<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-7655838855028235640</id><updated>2012-02-16T03:55:11.631-08:00</updated><title type='text'>blognya tinggibadan.com</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://tinggibadandotcom.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7655838855028235640/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tinggibadandotcom.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Blognya tinggibadan.com</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14939837788161814343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='12' src='http://4.bp.blogspot.com/_bmFIDlRlkQs/SUPFUVXZlLI/AAAAAAAAAAw/SEF9Xaki58s/S220/logo+elemen2.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>31</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7655838855028235640.post-274840203469245258</id><published>2009-02-25T02:39:00.000-08:00</published><updated>2009-02-25T02:40:04.525-08:00</updated><title type='text'>tidak susah kok!</title><content type='html'>&lt;span style="font-family: verdana;font-family:verdana,geneva;font-size:85%;"  &gt;Ada beberapa hal yang sering dilewatkan dalam menjalani gaya hidup, sehingga akibat buruk dari kebiasaan ini akan datang mengganggu kesehatan kita. Hal ini bisa terjadi hanya karena kebiasaan hidup yang tidak teratur. Kebiasaan tersebut adalah antara lain melewatkan sarapan, kurang minum air putih, kurang gerak sampai dengan ngemil snack berkalori tinggi.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;img style="font-family: verdana;" src="http://www.tinggibadan.com/images/stories/derajat%20kesehatan.gif" align="right" border="0" height="237" width="328" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: verdana;font-family:verdana,geneva;font-size:85%;"  &gt;Menurut Pete Cohen, psikolog dan physical trainer, bahwa tidak ada manusia lahir dengan kebiasaan buruk. Kebiasaan ini dipelajari saat tumbuh dewasa. Cara yang paling jitu untuk membuang kebiasaan buruk adalah dengan menggantinya dengan kebiasaan yang lebih baik. Menurut beberapa penelitian, diperlukan pengulangan 20 - 30 kali untuk kemudian menjadi kebiasaan baru.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: verdana;font-family:verdana,geneva;font-size:85%;"  &gt;Apakah semudah itu ?, sepertinya mudah saja, tapi kalau dijalani mengapa sulit?, karena kita memang hidup dilingkungan yang sudah mengesahkan kebiasaan-kebiasaan buruk itu menjadi hal yang biasa. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: verdana;font-family:verdana,geneva;font-size:85%;"  &gt;Ada beberapa tips dibawah ini, mengenai cara menghargai hidup dengan menjalani hidup secara sehat dan teratur, yaitu:&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong style="font-family: verdana;"&gt;1. Minum air putih secara cukup&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: verdana;font-family:verdana,geneva;font-size:85%;"  &gt;Kenapa begitu? tubuh manusia tidak akan memberi sinyal berupa rasa haus sampai tubuh benar-benar kekurangan air atau mengalami dehidrasi. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: verdana;font-family:verdana,geneva;font-size:85%;"  &gt;Mengapa air putih? karena dua per tiga tubuh kita terdiri dari air, maka air merupakan unsur terpenting bagi tubuh. Setiap hari kita kehilangan 1,5 liter air lewat kulit, paru-paru dan ginjal (berupa air kencing). Untuk kehilangan itu harus digantikan dengan jumlah yang cukup, sehingga tubuh akan terhindar dari kelelahan, sakit kepala, kulit kusam dan bad mood.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong style="font-family: verdana;"&gt;2. Sarapan pagi setiap hari&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: verdana;font-family:verdana,geneva;font-size:85%;"  &gt;Kenapa begitu? Alasan yang sering didengar adalah karena tidak cukup waktu untuk sarapan. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: verdana;font-family:verdana,geneva;font-size:85%;"  &gt;Mengapa sarapan? Kalau sarapan terlewatkan maka akan mempengaruhi produktivitas kerja. Untuk itu 'dengarkan' tubuh Anda dengan melakukan sarapan sehat secara rutin setiap hari. Sarapan sehat adalah makanan ringan yang cukup gizi seperti segelas susu atau jus buah atau sarapan siap saji yang kaya gizi dan rendah lemak.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong style="font-family: verdana;"&gt;3. Makan siang yang bergizi&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: verdana;font-family:verdana,geneva;font-size:85%;"  &gt;Kenapa begitu? Karena biasanya kelebihan karbohidrat sering terjadi saat makan siang, atau kurang mengkonsumsi makanan yang mengandung protein sebagai sumber energi.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: verdana;font-family:verdana,geneva;font-size:85%;"  &gt;Mengapa harus bergizi? Biasanya ngemil makanan tinggi kalori akan jadi pilihan utama apabila rasa lapar menyerang, seperti cokelat, keripik atau biskuit, yang banyak mengandung lemak, gula dan garam.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: verdana;font-family:verdana,geneva;font-size:85%;"  &gt;Untuk itu memilih makan siang yang bergizi adalah cara yang bijaksana untuk mengatasi rasa lapar. Cara yang bijaksana menurut Dr. Wendy Doyle, ahli diet, dengan cara menambah lauknya, makan sepotong buah atau segelas yoghurt.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong style="font-family: verdana;"&gt;4. Siasati makan malam&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: verdana;font-family:verdana,geneva;font-size:85%;"  &gt;Kenapa begitu? Biasanya setelah lelah bekerja seharian, maka akan malas kalau harus mempersiapkan makan malam. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: verdana;font-family:verdana,geneva;font-size:85%;"  &gt;Mengapa disiasati? Karena biasanya bila tidak mempersiapkan makan malam maka fast food atau take-away food, yang pasti mengandung tinggi lemak dan garam akan dikonsumsi. Cara mengatasinya?, makan sesuatu sebelum pulang kantor dan mengisi kulkas dengan bahan makanan yang lebih tahan lama simpan untuk keadaan darurat. Kalau terpaksa membeli makanan, lebih baik hindari makanan yang digoreng dan pikirkan makanan tersebut mengandung gizi, yang paling tidak, cukup.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7655838855028235640-274840203469245258?l=tinggibadandotcom.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tinggibadandotcom.blogspot.com/feeds/274840203469245258/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tinggibadandotcom.blogspot.com/2009/02/tidak-susah-kok.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7655838855028235640/posts/default/274840203469245258'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7655838855028235640/posts/default/274840203469245258'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tinggibadandotcom.blogspot.com/2009/02/tidak-susah-kok.html' title='tidak susah kok!'/><author><name>Blognya tinggibadan.com</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14939837788161814343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='12' src='http://4.bp.blogspot.com/_bmFIDlRlkQs/SUPFUVXZlLI/AAAAAAAAAAw/SEF9Xaki58s/S220/logo+elemen2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7655838855028235640.post-2532559674088577884</id><published>2009-02-25T02:38:00.002-08:00</published><updated>2009-02-25T02:39:31.629-08:00</updated><title type='text'>Gadis 19 tahun</title><content type='html'>&lt;div style="font-family: verdana;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Seorang gadis berusia 19 tahun mengeluhkan tinggi badannya yang "cuma" 150 cm. Dirinya ingin lebih tinggi lagi, setidaknya 160 cm, karena dia ingin bekerja di sebuah instansi yang menuntut tinggi badan tertentu sebagai syarat untuk memasukinya...&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: verdana;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; &lt;img src="http://www.tinggibadan.com/images/stories/cewek%20pendek.jpg" align="right" border="0" height="222" width="244" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-family: verdana;font-family:verdana,geneva;font-size:85%;"  &gt;Tinggi badan 150 cm untuk usia 19 tahun memang agak kurang, tapi cukup banyak juga wanita Indonesia dengan tinggi sekian. Tinggi ini masih dapat diharapkan untuk bertambah, apalagi pada usia tersebut.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Genetik&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Satu hal yang perlu dipahami terlebih dahulu bahwa tinggi badan sangat ditentukan oleh gen. Hasil penelitian terkini (seperti dilansir AFP tanggal 2 september 2007) menyebutkan bahwa terdapat gen yang menentukan tinggi-pendeknya seseorang.&lt;br /&gt;Gen itu dinamakan HMGA2. Perubahan sebuah "huruf" dasar di kode genetik HMGA2 yakni sebuah C (disingkat dengan Cytosine) akan mempengaruhi tinggi badan seseorang. Seseorang yang hanya mendapatkan C dari salah satu orang tuanya akan lebih tinggi setengah sentimeter dari yang hanya memiliki T (disingkat dari Thymin). Begitu pula, bila seseorang memiliki C ganda akan membuat mereka lebih tinggi satu sentimeter dari yang memiliki T ganda.&lt;br /&gt;Masih ada lagi gen-gen yang berkaitan dengan tinggi badan. HMGA2 hanya menjelaskan 0,3 persen dari keberagaman tinggi manusia.&lt;br /&gt;Untuk itulah saya sebelumnya berpesan, syukurilah apa yang Tuhan berikan, karena itu lebih baik daripada Anda menyesalinya. Masih banyak potensi lain yang ada pada diri Anda yang bisa Anda kembangkan sehingga menjadikan Anda sebagai manusia yang unggul.&lt;br /&gt;Pun begitu, tidak ada salahnya Anda mencoba tips-tips di bawah ini.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Nutrisi&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Ibarat membangun sebuah rumah, Anda tentu membutuhkan bahan bangunan. Begitu juga dengan tubuh, membutuhkan nutrisi yang cukup supaya dapat tumbuh dengan optimal.&lt;br /&gt;Tinggi badan menunjukkan kualitas gizi orang tersebut saat masa kanak-kanak dulu. Jika kualitas gizi orang itu kurang pada masa kanak-kanak dulu, orang tersebut cenderung pendek pada masa dewasanya, dan sebaliknya. Bukan bermaksud sombong, saat kanak-kanak hingga umur 5 tahun saya rutin mengkonsumsi susu dan tinggi badan saya sekarang 187 cm!&lt;br /&gt;Sangat dianjurkan untuk mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung protein dan kalsium untuk membantu pertumbuhan tulang.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Olahraga&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Dianjurkan untuk melakukan olah raga yang memberikan beban pada tulang panjang kaki, misalnya atletik, lari santai, lompat tali (skipping), basket, badminton dan olahraga lain yang sejenis. Dengan cara tersebut, tulang dirangsang tumbuh sedikit lagi karena hentakan berat badan. Renang bisa juga menambah tinggi badan seseorang, namun ada juga yang menyangkalnya dengan alasan bahwa berenang hanya membentuk badan supaya lebih proporsional sehingga tubuh kelihatan lebih tinggi, padahal tinggi masih tetap sama.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Alternatif Lain&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Ada juga suplemen maupun produk lain di pasaran yang menjanjikan penambahan tinggi badan secara instan (misalnya dengan meluruskan tulang belakang), tapi saya tidak menganjurkan hal tersebut karena saya memang belum memiliki data ilmiah mengenai produk tersebut, terutama mengenai tingkat keberhasilan dan keamanannya.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7655838855028235640-2532559674088577884?l=tinggibadandotcom.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tinggibadandotcom.blogspot.com/feeds/2532559674088577884/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tinggibadandotcom.blogspot.com/2009/02/gadis-19-tahun.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7655838855028235640/posts/default/2532559674088577884'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7655838855028235640/posts/default/2532559674088577884'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tinggibadandotcom.blogspot.com/2009/02/gadis-19-tahun.html' title='Gadis 19 tahun'/><author><name>Blognya tinggibadan.com</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14939837788161814343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='12' src='http://4.bp.blogspot.com/_bmFIDlRlkQs/SUPFUVXZlLI/AAAAAAAAAAw/SEF9Xaki58s/S220/logo+elemen2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7655838855028235640.post-820521958403734503</id><published>2009-02-25T02:38:00.001-08:00</published><updated>2009-02-25T02:38:36.549-08:00</updated><title type='text'>Tubuh saya pendek?</title><content type='html'>&lt;div style="font-family: verdana;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Tubuh pendek bisa terjadi karena beberapa hal selain karena faktor keturunan yakni kekurangan hormon pertumbuhan (somatotropin). Hormon ini dihasilkan oleh kelenjar pituitary (kelenjar dibawah otak) yang berfungsi mengendalikan pertumbuhan tulang Anda... &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: verdana;"&gt;  &lt;span style="font-size:85%;"&gt;Pada usia 12-14, kelenjar ini sangat aktif dan memproduksi banyak sekali hormon untuk merangsang pertumbuhan tulang. Setelah itu kelenjar hormon akan berkurang produksinya. Biasanya pada wanita kelenjar ini berhenti berproduksi pada usia 21 tahun dan pria 25 tahun kecuali anda mengetahui tehnik tertentu agar kelernjar ini tetap berproduksi untuk menambah tinggi badan anda. Cara-cara ini biasanya terdapat pada program-program penambah tinggi badan yang ada dipasaran.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-family: verdana;font-family:verdana,geneva;font-size:85%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: verdana;font-size:85%;" &gt;&lt;img src="http://www.tinggibadan.com/images/stories/taller.jpg" align="right" border="0" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: verdana;font-family:verdana,geneva;font-size:85%;"  &gt;Selain karena faktor usia hormon pertumbuhan juga bisa berhenti sebelum waktunya karena faktor stres dalam kehidupannya (sekolah, tempat kerja, rumah tangga dll). Faktor lainnya lagi adalah masalah kebiasaan yang tidak sehat seperti diet yang berlebihan, posisi tidur yang tidak baik, olahraga yang salah, postur badan yang tidak semestinya (cacat). Dengan demikian, untuk bertambah tinggi anda harus menghindari faktor-faktor tersebut : harus memiliki nutrisi yang cukup, tidur yang cukup dengan posisi yang baik, olahraga yang benar dan postur tubuh yang tidak cacat.&lt;br /&gt;Rumus matematika untuk menghitung potensi maksimum tinggi badan manusia&lt;br /&gt;Banyak orang bertanya : “Ayah saya tingginya X meter dan ibu saya tingginya Y meter, berapakah tinggi badan maksimum yang dapat saya miliki?”. Di masa lalu, pertanyaan seperti ini belum bisa dijawab secara ilmiah, namun sekarang telah ditemukan rumus matematikanya setelah dilakukan penelitian oleh para ilmuwan mengenai masalah tinggi badan manusia di berbagai negara dengan menyelediki hubungan antara tinggi badan seseorang dengan tinggi badan orang tuanya serta keturunan diatasnya.&lt;br /&gt;Kesimpulannya adalah, potensi maksimal tinggi badan manusia sesungguhnya ditentukan tidak hanya oleh faktor keturunan dari orang tua saja tapi juga mendapat pengaruh dari kakek/nenek dan keturunan diatasnya. Untuk menghitung potensi tinggi badan anda, gunakan rumus berikut ini :&lt;br /&gt;P = Potensi Tinggi Badan Maksimum&lt;br /&gt;A= Ayah&lt;br /&gt;I = Ibu&lt;br /&gt;AA = Ayahnya ayah (kakek anda dari pihak ayah)&lt;br /&gt;IA = Ibunya ayah (nenek anda dari pihak ayah)&lt;br /&gt;AI = Ayahnya ibu (kakek anda dari pihak ibu)&lt;br /&gt;II = Ibunya ibu (nenek anda dari pihak ibu)&lt;br /&gt;Jika anda pria (dengan akurasi 99%), maka rumusnya dalam centimeter :&lt;br /&gt;P = (A + I + AA + IA + AI + II) / 6 * 1.08 + 14 cm&lt;br /&gt;Jika anda wanita (dengan akurasi 99%), maka rumusnya dalam centimeter :&lt;br /&gt;P = (A + I + AA + IA + AI + II) / 6 * 0.92 + 11.4 cm&lt;br /&gt;Berdasarkan statistik dan penelitian para ilmuwan yang telah dilakukan, dikatakan bahwa tinggi rata-rata manusia sepadan dengan tinggi rata-rata orang tua mereka dan kakek/nenek mereka dibagi dengan faktor konversi 1.08 atau 0.92 ditambah 14cm atau 11.4cm. Hasil ini merupakan potensi tinggi badan yang maksimal dapat mereka raih. Akan tetapi 99 dari 100 orang baik pria maupun wanita ternyata hanya memiliki tinggi badan yang jauh lebih rendah (5-15 cm) dibandingkan potensi maksimum yang dapat mereka miliki berdasarkan rumus diatas. Jadi sangat jarang sekali manusia yang mampu mencapai potensi tinggi badan semaksimal yang seharusnya mereka dapatkan.&lt;br /&gt;Anda dapat bertambah tinggi meskipun orang tua anda pendek&lt;br /&gt;Tanpa menghiraukan berapapun tinggi badan orang tua anda, sebenarnya anda masih dapat bertambah tinggi jika memang kakek hingga buyut diatasnya ada yang postur badannya tinggi. Hal inilah yang menjelaskan kenapa ada anak yang tubuhnya lebih tinggi ketimbang orangtuanya. Jelaslah bahwa dalam hal ini ada faktor keberuntungan juga. Anak yang tinggi tersebut beruntung menerima warisan gen tinggi badan dari generasi diatas orang tua mereka sedangkan orang tua dia sendiri justru tidak mendapatkan gen tersebut. Jadi janganlah anda pesimis dengan mengatakan bahwa anda pasti pendek karena orang tua anda yang pendek juga. Sebisa mungkin anda harus periksa 3-4 generasi diatas orang tua anda apakah ada yang badannya tinggi atau tidak. Jika ada, maka anda masih punya kesempatan untuk menambah tinggi badan dengan berbagai program penambah tinggi badan yang ada dipasaran!&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7655838855028235640-820521958403734503?l=tinggibadandotcom.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tinggibadandotcom.blogspot.com/feeds/820521958403734503/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tinggibadandotcom.blogspot.com/2009/02/tubuh-saya-pendek.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7655838855028235640/posts/default/820521958403734503'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7655838855028235640/posts/default/820521958403734503'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tinggibadandotcom.blogspot.com/2009/02/tubuh-saya-pendek.html' title='Tubuh saya pendek?'/><author><name>Blognya tinggibadan.com</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14939837788161814343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='12' src='http://4.bp.blogspot.com/_bmFIDlRlkQs/SUPFUVXZlLI/AAAAAAAAAAw/SEF9Xaki58s/S220/logo+elemen2.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7655838855028235640.post-3306810085768295731</id><published>2009-02-25T02:37:00.002-08:00</published><updated>2009-02-25T02:38:09.512-08:00</updated><title type='text'>Tulang Rapuh</title><content type='html'>&lt;h3 style="font-family: verdana;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Lari memang olah raga menyehatkan. Namun kalau mengikuti kemajuan penelitian medis terbaru, agaknya para pecinta olah raga lari jarak jauh seperti maraton harus berolahraga lebih keras atau menambah konsumsi gizinya jika tak mau menderita kerusakan tulang... &lt;/span&gt;&lt;/h3&gt;  &lt;div style="font-family: verdana;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Nasihat ini muncul berdasar hasil riset terbaru yang menyatakan bahwa lari jarak jauh bisa menyebabkan kerusakan tulang. Penelitian yang diadakan ilmuwan Inggris belum lama ini menyebutkan, pada banyak kasus para pelari jarak jauh mempunyai tulang yang lebih lemah dibanding tulang kebanyakan orang.  &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-family: verdana;font-family:verdana,geneva;font-size:85%;"  &gt;Riset ini, seperti diberitakan BBC News, sangat bertentangan dengan anggapan banyak ahli medis bahwa berlari bisa meningkatkan kekuatan tulang dan menghindari osteoporosis serta patah tulang. Adalah tim ilmuwan dari University of East London yang telah melakukan riset pengukuran terhadap kepadatan tulang belakang dan pinggul pada 52 perempuan yang dalam satu minggu berlari sejauh lima hingga 70 kilometer. Semua partisipan yang berusia antara 18 dan 44 tahun itu sama-sama belum memasuki masa menoupase. Para peneliti juga mendata jenis makanan apa saja yang mereka konsumsi selama satu minggu, yakni mencakup kandungan nutrisi dan mineral seperti seng, magnesium dan kalsium. Ketiga nutrisi ini sangat besar peranannya terhadap pertumbuhan kesehatan tulang. Mereka juga mendata faktor lain yang berpengaruh pada tulang, yaitu bobot tubuh, siklus menstruasi atau konsumsi hormon tambahan. Hasilnya, perempuan yang lebih banyak berlari justru memiliki massa tulang lebih rendah dibanding mereka yang jarak tempuh larinya lebih kecil. Ada kira-kira sejumlah persentase kecil massa tulang yang berkurang dalam setiap jarak tempuh sepuluh kilometer.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: verdana;font-family:verdana,geneva;font-size:85%;"  &gt;      Namun dari sini didapati pula bahwa konsumsi magnesium yang tinggi dengan kadar seng lebih rendah mampu membuat massa tulang di sekitar paha lebih baik. Hal ini disebabkan magnesium cukup penting bagi aktivitas hormon tiroid. Sementara seng sendiri sebenarnya berguna bagi stimulasi sistem kekebalan tubuh ketika tulang sudah mulai rapuh di usia lanjut. Menurut Dr.Melanie Burrows, pemimpin riset tersebut, para atlit yang melakukan banyak olah raga seperti cabang olah raga senam, angkat berat dan bola voli, di mana tubuh melakukan dorongan sebesar sepuluh kali lipat dari berat badan, mempunyai massa tulang lebih tinggi dibanding dengan yang melakukan dorongan hanya lima sampai sepuluh kali berat badan.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: verdana;font-family:verdana,geneva;font-size:85%;"  &gt;      Aktivitas terakhir itu termasuk di dalamnya lari jarak jauh. Walaupun aktivitas lari melibatkan banyak gerakan kaki yang menahan berat badan di tanah ternyata besar dorongan yang ditimbulkan lebih kecil dan tidak mampu merangsang pertumbuhan tulang. ”Diperlukan lebih banyak aktivitas atau gerakan tubuh yang lebih keras lagi untuk menurunkan hubungan eksak antara lari jarak jauh dengan rendahnya masa mineral tulang,” ujar Burrows. Ia juga mengatakan, persoalan terletak pada para pelari jarak jauh yang sering melakukan kebiasaan diet ketat. Para pelari maraton, misalnya, kerap melakukan diet demi menjaga penampilan. Mereka termakan oleh mitos yang mengatakan bahwa pelari seharusnya bertubuh ramping dan kurus. Lebih dari itu tubuh ramping identik dengan kelincahan dan mengurangi beban di waktu berlari. ”Padahal saat kita berlari, terlebih lari jarak jauh, kita mengeluarkan lebih banyak energi dibanding kebanyakan orang,” komentar Burrows.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: verdana;font-family:verdana,geneva;font-size:85%;"  &gt;      Bukan berarti hasil riset ini membuat orang tidak boleh lagi melakukan aktivitas lari jarak jauh. Selama itu diimbangi dengan latihan dan konsumsi gizi yang tepat maka imbas kerapuhan massa tulang masih bisa diminimalkan. Demikian hasil penelitian yang secara rinci dipublikasikan dalam British Journal of Sports Medicine terbaru.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7655838855028235640-3306810085768295731?l=tinggibadandotcom.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tinggibadandotcom.blogspot.com/feeds/3306810085768295731/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tinggibadandotcom.blogspot.com/2009/02/tulang-rapuh.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7655838855028235640/posts/default/3306810085768295731'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7655838855028235640/posts/default/3306810085768295731'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tinggibadandotcom.blogspot.com/2009/02/tulang-rapuh.html' title='Tulang Rapuh'/><author><name>Blognya tinggibadan.com</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14939837788161814343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='12' src='http://4.bp.blogspot.com/_bmFIDlRlkQs/SUPFUVXZlLI/AAAAAAAAAAw/SEF9Xaki58s/S220/logo+elemen2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7655838855028235640.post-6655704666866884457</id><published>2009-02-25T02:37:00.001-08:00</published><updated>2009-02-25T02:37:38.834-08:00</updated><title type='text'>Sudah Lewat Masa Pubertas</title><content type='html'>&lt;p style="font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Kalau kamu masih berharap bisa menambah tinggi badan di usia yang sudah nggak muda-muda amat (20 tahunan, misalnya), berarti kita sama.&lt;br /&gt;Haha, agak geli juga, padahal sains bilang, pertumbuhan kita akan terhenti setelah melewati masa pubertas.&lt;br /&gt;Ah, masa? Masih nggak percaya ah! Aku tau. Kamu selalu ingin bukti untuk semua hal&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;  &lt;span style="font-family: verdana;font-family:verdana,geneva;font-size:85%;"  &gt;Tahu tidak, ada beberapa metode perkiraan tinggi badan yang sering digunakan oleh para ilmuwan.&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: center; font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;img src="http://www.tinggibadan.com/images/stories/male-puberty.jpg" border="0" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: verdana;font-family:verdana,geneva;font-size:85%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Pertama&lt;/strong&gt;, estimasi kasar tinggi badan seseorang dapat dibuat berdasarkan pola pertumbuhan dari sejumlah anak. Metode-metode ini memiliki asumsi tidak ada penyakit atau masalah hormonal yang merintangi potensi genetis. Karena pada umur tiga tahun tinggi badan anak perempuan adalah sekitar 60 % dari tinggi badan ketika dewasa, dan 55 % untuk anak laki-laki, maka tinggi badan kita setelah dewasa adalah sekitar 2 kali tinggi badan saat pada saat berumur 3 tahun. Lha, koq agak aneh ya? Tampaknya hal ini berlaku hanya pada mereka genre bule, hehehe&lt;/span&gt;&lt;p style="font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Lantas, cara lain adalah dengan menggunakan tinggi orangtua kita. Katanya, tambahkan tinggi Mama Papa, bagi dua, lalu tambah 3 inci untuk anak laki-laki atau dikurangi 3 inci untuk anak perempuan. Hasilnya, sekitar 95 % mendekati kebenaran dengan kisaran 2 inci.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Metode mana yang paling banyak digunakan oleh dokter?&lt;/strong&gt; Nah, mereka menggunakan rujukan tabel pertumbuhan standar, dimana tinggi dan umur kita sekarang memberikan indikasi tentang umur relatif kita nanti berdasarkan hasil perhitungan tinggi rata-rata anak-anak pada usia dan jenis kelamin yang sama dengan kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena kita akan cenderung berada dalam ranking yang sama dengan yang ada pada tabel tersebut ketika kita tumbuh, kita akan dapat memperkirakan tinggi badan akhir kita nanti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hasil foto sinar epifis, atau celah antara ujung tulang kita tidak akan meramalkan tinggi badan seseorang, tetapi dapat menentukan jika ada suatu kondisi yang akan menghambat pertumbuhan lebih lanjut. Seiring dengan pertumbuhan, celah-celah tersebut akan mengerut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada waktu kita telah melewati pubertas, tulang-tulang tersebut menyatu, dan tidak lagi terjadi pertumbuhan. Nah, ini intinya!&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7655838855028235640-6655704666866884457?l=tinggibadandotcom.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tinggibadandotcom.blogspot.com/feeds/6655704666866884457/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tinggibadandotcom.blogspot.com/2009/02/sudah-lewat-masa-pubertas.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7655838855028235640/posts/default/6655704666866884457'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7655838855028235640/posts/default/6655704666866884457'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tinggibadandotcom.blogspot.com/2009/02/sudah-lewat-masa-pubertas.html' title='Sudah Lewat Masa Pubertas'/><author><name>Blognya tinggibadan.com</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14939837788161814343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='12' src='http://4.bp.blogspot.com/_bmFIDlRlkQs/SUPFUVXZlLI/AAAAAAAAAAw/SEF9Xaki58s/S220/logo+elemen2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7655838855028235640.post-1944454192860391548</id><published>2009-02-25T02:36:00.001-08:00</published><updated>2009-02-25T02:36:34.725-08:00</updated><title type='text'>Penyerapan Kalsium</title><content type='html'>&lt;div align="center"&gt;&lt;h3&gt;&lt;span style="font-family:verdana,geneva;font-size:85%;"&gt;Kesehatan tulang selain tergantung pada kalsium juga pada zat-zat lain seperti protein, fosfor, zinc, mangan, cuprum (tembaga), vitamin C, dan vitamin D. Bila kalsium diberikan sebagai suplemen, maka penyerapan yang terbaik adalah bila suplemen itu dimakan bersama makanan lain...&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt;&lt;/div&gt;  &lt;h3 align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Namun demikian, ada zat-zat lain yang menghambat penyerapan kalsium yang terkandung dalam makanan yang kita asup, misalnya zat besi dengan kadar tinggi, asam fitat(ada dalam kacang-kacangan, biji-bijian seperti gandum), asam oksalat (ada dalam cokelat dan sayuran tertentu seperti bayam dan pucuk umbi). Intinya, bahan-bahan makanan itu adalah bahan yang berserat tinggi. Serat dalam makanan membuat makanan terlalu cepat meninggalkan usus sehingga tidak cukup waktu banyak untuk mengadakan penyerapan kalsium ke dalam badan. Jadi sebaiknya jangan mengkonsumsi serat berlebihan.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:verdana,geneva;font-size:85%;color:#000000;"&gt;Selain itu kebiasan merokok, minum alcohol, dan minuman berkafein dapat mengurangi efisiensi penyerapan kalsium di dalam tubuh. Bahan-bahan yang kita asup ini bisa meningkatkan ekskresi kalsium lewat ginjal sehingga kebutuhan akan kalsium harus ditingkatkan. Beberapa minuman ringan mengandung fosfat sehingga bisa mengubah rasio kalsium dan fosfor dalam tubuh. Rasio kalsium dan fosfor yang seimbang adalah 1:1, kalau rasio ini menjauhi angka tersebut kalsium tidak akan terserap dalam tubuh secara optimal.&lt;br /&gt;Bahan-bahan lain yang bisa mempengaruhi penyerapan kalsium dalam tubuh adalah obat-obatan seperti antasid (maag), tetrasiklin, diuretic dan heparin. Karena itu sedapat mungkin hindari penggunaan obat-obatan tersebut secara berlebihan. Bila terpaksa minum obat tersebut, maka konsumsi kalsium harus ditingkatkan untuk mengatasi ketidakefisien penyerapannya. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7655838855028235640-1944454192860391548?l=tinggibadandotcom.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tinggibadandotcom.blogspot.com/feeds/1944454192860391548/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tinggibadandotcom.blogspot.com/2009/02/penyerapan-kalsium.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7655838855028235640/posts/default/1944454192860391548'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7655838855028235640/posts/default/1944454192860391548'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tinggibadandotcom.blogspot.com/2009/02/penyerapan-kalsium.html' title='Penyerapan Kalsium'/><author><name>Blognya tinggibadan.com</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14939837788161814343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='12' src='http://4.bp.blogspot.com/_bmFIDlRlkQs/SUPFUVXZlLI/AAAAAAAAAAw/SEF9Xaki58s/S220/logo+elemen2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7655838855028235640.post-7327475289681678803</id><published>2009-02-25T02:35:00.002-08:00</published><updated>2009-02-25T02:36:09.644-08:00</updated><title type='text'>Menambah Tinggi Badan Dengan Hypnosis</title><content type='html'>Meskipun terdengar mustahil, Hypnosis ternyata bisa membantu Anda untuk menambah tinggi badan.&lt;br /&gt;Cerita yang paling terkenal tentang keberhasilan hypnosis untuk menambah tinggi badan bisa Anda baca di buku Ericksonian Approaches yang merupakan ringkasan dari ajaran Dr. Milton H. Erickson, seorang psikolog, psikiater, sekaligus hypnotherapist legendaris. &lt;table id="table65" border="0" cellpadding="0" cellspacing="0" width="551"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;table id="table66" border="0" cellpadding="0" cellspacing="0" width="90%"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;p style="line-height: 150%; margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;" align="justify"&gt;      &lt;span style="font-family:verdana,geneva;font-size:85%;"&gt;Di tahun 1960, Erickson bercerita kepada koleganya tentang seorang pemuda berusia 20 tahun yang bertambah tinggi badan 12 inch (30 cm) dalam jangka waktu 12 bulan. Dalam hypnosis, pada awal sesi terapi, diketahui pikiran bawah sadar pemuda kerdil ini ternyata tidak ingin tumbuh sebagai dewasa. Mungkin karena ketika pemuda ini masih anak-anak, dia punya pemikiran bahwa hidup orang dewasa itu rumit, susah, dan tidak menyenangkan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;      &lt;p style="line-height: 150%; margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana,geneva;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;      &lt;p style="line-height: 150%; margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;" align="justify"&gt;      &lt;span style="font-family:verdana,geneva;font-size:85%;"&gt;Pertambahan tinggi mulai terjadi setelah Erickson merubah persepsi pemuda ini tentang dunia dan dirinya. Sebuah cara yang unik untuk meninggikan badan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;      &lt;p style="line-height: 150%; margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana,geneva;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;      &lt;p style="line-height: 150%; margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;"&gt;      &lt;span style="font-family:verdana,geneva;font-size:85%;"&gt;Ketika Erickson ditanya       oleh koleganya,&lt;em&gt; "Mengapa Anda tidak membeberkan       cerita ini di sebuah literatur ?"&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;      &lt;p style="line-height: 150%; margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;"&gt;      &lt;span style="font-family:verdana,geneva;font-size:85%;"&gt;Erickson tersenyum dan       menjawab, &lt;em&gt;"Tidak ada editor dari jurnal ilmiah yang       disegani dan bersedia mempublikasikan hal mustahil seperti       ini."&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;      &lt;p style="line-height: 150%; margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;"&gt;      &lt;span style="font-family:verdana,geneva;font-size:85%;"&gt;Teman Erickson menjawab,&lt;em&gt; "Anda       adalah editor yang disegani itu."&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;      &lt;p style="line-height: 150%; margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;"&gt;      &lt;span style="font-family:verdana,geneva;font-size:85%;"&gt;Erickson tersenyum lagi       dan menjawab, &lt;em&gt;"Saya suka merahasiakan pekerjaan saya" &lt;/em&gt;      &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;/td&gt;       &lt;/tr&gt;      &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;     &lt;/div&gt;     &lt;/td&gt;    &lt;/tr&gt;    &lt;tr&gt;     &lt;td&gt;     &lt;img src="http://www.hypnosis45.com/images/pelatihan_hipnotis.gif" alt="Pelatihan Hipnotis Indonesia" border="0" height="22" width="551" /&gt;&lt;/td&gt;    &lt;/tr&gt;   &lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;    &lt;p style="margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;" align="center"&gt; &lt;/p&gt;      &lt;p style="line-height: 150%; margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;" align="justify"&gt;      &lt;span style="font-family:verdana,geneva;font-size:85%;"&gt;Pikiran bawah sadar kadang punya keinginan yang berbeda dari pikiran sadar kita. Masa kecil adalah masa dimana program-program dasar tertanam di pikiran bawah sadar. Banyak orang kesulitan menyadari apa yang diinginkan pikiran bawah sadar. Itulah mengapa, bagian ini disebut "pikiran bawah sadar", pikiran yang tidak anda sadari prosesnya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;      &lt;p style="line-height: 150%; margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana,geneva;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;      &lt;p style="line-height: 150%; margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;" align="justify"&gt;      &lt;span style="font-family:verdana,geneva;font-size:85%;"&gt;Seorang yang secara tidak sadar ingin menjadi kerdil, mungkin secara sadar ia tidak merasa dirinya punya keinginan untuk kerdil. Sayangnya, pikiran bawah sadar lebih kuat pengaruhnya terhadap tubuh. Para pakar pikiran percaya kalau pikiran bawah sadar punya pengaruh 88% terhadap proses kehidupan manusia. Pikiran bawah sadar mempengaruhi 9 kali lebih kuat dibanding pikiran sadar. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;      &lt;p style="line-height: 150%; margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana,geneva;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;      &lt;p style="line-height: 150%; margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;" align="justify"&gt;      &lt;span style="font-family:verdana,geneva;font-size:85%;"&gt;Kalangan medis mungkin percaya bahwa tinggi badan dipengaruhi oleh faktor gen (keturunan), tingkat kesehatan, dan asupan nutrisi yang didapatkan seseorang ketika dalam masa pertumbuhan. Dan tulang akan berhenti tumbuh setelah seseorang mencapai usia tertentu. Kami tidak menyangkal argumen ini.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;      &lt;p style="line-height: 150%; margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana,geneva;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;      &lt;p style="line-height: 150%; margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;" align="justify"&gt;      &lt;span style="font-family:verdana,geneva;font-size:85%;"&gt;Kami hanya berpikir       alternatif. &lt;strong&gt;"Semua berawal dari pikiran, kemudian       terwujud dalam kenyataan." &lt;/strong&gt;Gen memang berpengaruh terhadap tinggi badan seseorang. Namun keberhasilan eksperimen Erickson juga tidak bisa kita abaikan. Apabila menurut medis menambah tinggi badan setelah melewati masa puber adalah mustahil, mengapa kita tidak coba metode psikologis yang mungkin bisa membantu. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;      &lt;p style="line-height: 150%; margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;" align="left"&gt;&lt;span style="font-family:verdana,geneva;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;      &lt;p style="line-height: 150%; margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;" align="justify"&gt;      &lt;span style="font-family:verdana,geneva;font-size:85%;"&gt;Apakah tidak terpikirkan oleh kita? Kalau beberapa penyakit fisik bisa disebabkan oleh masalah emosi atau program pikiran negatif (psikosomatis), apakah tidak mungkin apabila terhambatnya pertumbuhan bisa disebabkan oleh program pikiran negatif juga?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;      &lt;p style="line-height: 150%; margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana,geneva;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;      &lt;p style="line-height: 150%; margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;" align="justify"&gt;      &lt;span style="font-family:verdana,geneva;font-size:85%;"&gt;Hasil penelitian di sebuah rumah sakit mengatakan bahwa 85% penyakit fisik yang diderita pasien disebabkan masalah psikologis. Apabila penelitian ini benar, apakah terlalu berlebihan apabila kami berspekulasi dengan argument bahwa 85% kerdilnya seseorang disebabkan faktor psikologis.&lt;br /&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;      &lt;p style="line-height: 150%; margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;" align="justify"&gt;      &lt;span style="font-family:verdana,geneva;font-size:85%;"&gt;Cerita tentang pemuda yang diterapi oleh Dr. Milton Erickson adalah salah satu contoh yang dapat dipercaya bahwa program pikiran negatif bisa menyebabkan kerdilnya seseorang.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;      &lt;p style="line-height: 150%; margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana,geneva;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;      &lt;p style="line-height: 150%; margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;" align="justify"&gt;      &lt;span style="font-family:verdana,geneva;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Ingin ikut serta dalam       eksperimen meninggikan badan dengan hypnosis?&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;      &lt;p style="line-height: 150%; margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana,geneva;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;      &lt;p style="line-height: 150%; margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana,geneva;font-size:85%;"&gt;Anda tidak perlu takut dengan efek samping, karena pertumbuhan yang terjadi merupakan pertumbuhan alami. Bukan hasil rangsangan obat-obatan atau peralatan. Pertambahan tinggi berasal dari pikiran anda sendiri. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;      &lt;p style="line-height: 150%; margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;" align="justify"&gt;      &lt;span style="font-family:verdana,geneva;font-size:85%;"&gt;Syarat: usia dibawah 30 tahun.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;      &lt;p style="line-height: 150%; margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana,geneva;"&gt;       &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;      &lt;p style="line-height: 150%; margin-top: 0pt; margin-bottom: 0pt;" align="justify"&gt;      &lt;span style="font-family:verdana,geneva;font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;Gambaran mental adalah       kuncinya.&lt;/strong&gt; Apa yang dilakukan Erickson dan pakar hypnosis lain dalam meninggikan badan, meskipun langkah kerjanya berbeda-beda, intinya hanyalah mengubah gambaran mental tentang diri orang yang bersangkutan.  &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7655838855028235640-7327475289681678803?l=tinggibadandotcom.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tinggibadandotcom.blogspot.com/feeds/7327475289681678803/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tinggibadandotcom.blogspot.com/2009/02/menambah-tinggi-badan-dengan-hypnosis.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7655838855028235640/posts/default/7327475289681678803'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7655838855028235640/posts/default/7327475289681678803'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tinggibadandotcom.blogspot.com/2009/02/menambah-tinggi-badan-dengan-hypnosis.html' title='Menambah Tinggi Badan Dengan Hypnosis'/><author><name>Blognya tinggibadan.com</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14939837788161814343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='12' src='http://4.bp.blogspot.com/_bmFIDlRlkQs/SUPFUVXZlLI/AAAAAAAAAAw/SEF9Xaki58s/S220/logo+elemen2.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7655838855028235640.post-6572388813818453068</id><published>2009-02-25T02:35:00.001-08:00</published><updated>2009-02-25T02:35:45.595-08:00</updated><title type='text'>Siapa bilang TELANJANG KAKI itu tidak sehat!</title><content type='html'>&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:verdana,geneva;"&gt;Kaki berfungsi sebagai organ penyangga tubuh, pengatur keseimbangan dan untuk mobilitas. Seringkali tanpa disadari, kita telah menuntut kaki untuk selalu dapat melakukan fungsinya tanpa adanya perawatan yang cukup. Tahukah Anda, bahwa di telapak kaki terdapat lebih banyak urat saraf , dibandingkan dengan diwajah?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;span style="font-family:verdana,geneva;"&gt;Ribuan urat saraf dan sensor terdapat pada telapak kaki, sehingga butiran kecil pasir pun dapat kita rasakan , kalau sekiranya ini masuk kedalam sepatu yang sedang kita pakai.&lt;/span&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana,geneva;"&gt;&lt;img src="http://www.tinggibadan.com/images/stories/syaraf%20kaki.jpg" border="0" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana,geneva;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana,geneva;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:verdana,geneva;"&gt;Hampir 30 tulang, 30 sambungan(joint), 60 otot, lebih dari 100 ikatan dan lebih dari 200 jaringan terdapat pada telapak kaki. Ini merupakan konstruksi yang sangat komplek, yang membuat kaki menjadi&lt;strong&gt; suatu sistim yang teramat istimewa.&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Telapak kaki dan cekungannya&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:verdana,geneva;"&gt;Telapak kaki dibagi menjadi tiga bagian, telapak kaki bagian depan, tengah dan belakang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal yang istimewa pada telapak kaki adalah susunan tulangnya, sehingga &lt;strong&gt; terbentuk cekungan pada telapak kaki&lt;/strong&gt;. Cekungan ini penting, sehingga &lt;strong&gt;berat tubuh dapat terbagi secara optimal dan juga agar benturan ketika  melakukan aktifitas dapat diredam dengan baik.&lt;/strong&gt; Telapak kaki memiliki tiga buah cekungan, dua arah yang memanjang dan satu arah menyamping.&lt;strong&gt;Jika pada cekungan ini terjadi penurunan&lt;/strong&gt;, yang disebabkan oleh melemahnya otot, maka keseimbangan telapak kaki akan terganggu, sehingga dapat menyebabkan tekanan yang berlebihan, perubahan posisi (&lt;strong&gt;deformasi&lt;/strong&gt;) , yang akhirnya  dapat menimbulkan rasa  sakit.   &lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;div&gt;&lt;h3&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:verdana,geneva;"&gt;Istilah deformasi (perubahan) telapak kaki dalam dunia kedokteran&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/h3&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;-Pes transversus (spreadfoot) &lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:verdana,geneva;"&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;img src="http://www.tinggibadan.com/images/stories/spreadfoot.gif" border="0" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-family:verdana,geneva;"&gt;jika terjadi penurunan pada cekungan depan&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt; &lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;strong&gt;-Pes valgo (splayfoot)&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:verdana,geneva;"&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;img src="http://www.tinggibadan.com/images/stories/splayfoot.gif" border="0" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-family:verdana,geneva;"&gt;jika terjadi penurunan pada cekungan dalam&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:verdana,geneva;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;-Pes planus (flatfoot)&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;   &lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana,geneva;"&gt;&lt;img src="http://www.tinggibadan.com/images/stories/foot_posterior_tibial_tendon_surgery02.jpg" border="0" /&gt;               jika terjadi penurunan pada cekungan dalam dan cekungan luar. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;h3&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:verdana,geneva;"&gt;Perbandingan telapak kaki normal dan telapak kaki rata (flatfoot)&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/h3&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-family:verdana,geneva;"&gt;&lt;img src="http://www.tinggibadan.com/images/stories/tnfuss3.gif" border="0" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:verdana,geneva;"&gt;gambar atas normal&lt;br /&gt;gambar bawah rata (flatfoot)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada telapak kaki normal, terdapat cekungan, sehingga kaki tidak sepenuhnya menyentuh permukaan yang dipijak.Bentuk ini seperti yang telah dijelaskan diatas, menyebabkan gerakan kaki lebih elastis dan lebih seimbang. Bentuk telapak kaki ini akan berpengaruh terhadap struktur kaki.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;  &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:verdana,geneva;"&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;img src="http://www.tinggibadan.com/images/stories/beinstellung.jpg" border="0" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-family:verdana,geneva;"&gt;kiri = kaki normal&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;span style="font-family:verdana,geneva;"&gt; tengah= kaki bentuk X&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-family:verdana,geneva;"&gt; kanan= kaki bentuk O   &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7655838855028235640-6572388813818453068?l=tinggibadandotcom.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tinggibadandotcom.blogspot.com/feeds/6572388813818453068/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tinggibadandotcom.blogspot.com/2009/02/siapa-bilang-telanjang-kaki-itu-tidak.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7655838855028235640/posts/default/6572388813818453068'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7655838855028235640/posts/default/6572388813818453068'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tinggibadandotcom.blogspot.com/2009/02/siapa-bilang-telanjang-kaki-itu-tidak.html' title='Siapa bilang TELANJANG KAKI itu tidak sehat!'/><author><name>Blognya tinggibadan.com</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14939837788161814343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='12' src='http://4.bp.blogspot.com/_bmFIDlRlkQs/SUPFUVXZlLI/AAAAAAAAAAw/SEF9Xaki58s/S220/logo+elemen2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7655838855028235640.post-4130763068796409477</id><published>2009-02-25T02:34:00.000-08:00</published><updated>2009-02-25T02:35:20.138-08:00</updated><title type='text'>Struktur tulang punggung</title><content type='html'>&lt;strong&gt;Tulang punggung&lt;/strong&gt; atau &lt;strong&gt;vertebra&lt;/strong&gt; adalah tulang tak beraturan yang membentuk &lt;a class="new" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Punggung&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" title="Punggung (belum dibuat)"&gt;punggung&lt;/a&gt; yang mudah digerakkan. terdapat 33 tulang punggung pada &lt;a href="http://www.ency.tcv.pl/id/wiki/Manusia.html" title="Manusia"&gt;manusia&lt;/a&gt;, 5 di antaranya bergabung membentuk bagian sacral, dan 4 tulang membentuk &lt;a class="new" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Tulang_ekor&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" title="Tulang ekor (belum dibuat)"&gt;tulang ekor&lt;/a&gt; (coccyx).Tiga bagian di atasnya terdiri dari 24 tulang yang dibagi menjadi 7 tulang cervical (leher), 12 tulang thorax (thoraks atau dada) dan, 5 tulang lumbal. Banyaknya tulang belakang dapat saja terjadi ketidaknormalan. Bagian terjarang terjadi ketidaknormalan adalah bagian leher. &lt;h2&gt;&lt;img src="http://www.tinggibadan.com/images/stories/200px-tulang_belakang.png" align="right" border="0" /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span class="mw-headline"&gt; Struktur umum&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/h2&gt; &lt;p&gt;Sebuah tulang punggung terdiri atas dua bagian yakni bagian &lt;a href="http://www.ency.tcv.pl/id/wiki/Istilah_lokasi_anatomi.html" title="Istilah lokasi anatomi"&gt;anterior&lt;/a&gt; yang terdiri dari &lt;em&gt;badan tulang&lt;/em&gt; atau &lt;em&gt;corpus vertebrae&lt;/em&gt;, dan bagian &lt;a href="http://www.ency.tcv.pl/id/wiki/Istilah_lokasi_anatomi.html" title="Istilah lokasi anatomi"&gt;posterior&lt;/a&gt; yang terdiri dari arcus &lt;em&gt;vertebrae&lt;/em&gt;. Arcus vertebrae dibentuk oleh dua "kaki" atau &lt;em&gt;pediculus&lt;/em&gt; dan dua &lt;a class="new" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Lamina&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" title="Lamina (belum dibuat)"&gt;lamina&lt;/a&gt;, serta didukung oleh penonjolan atau procesus yakni procesus articularis, procesus transversus, dan procesus spinosus. Procesus tersebut membentuk lubang yang disebut &lt;em&gt;foramen vertebrale&lt;/em&gt;. Ketika tulang punggung disusun, foramen ini akan membentuk saluran sebagai tempat &lt;a href="http://www.ency.tcv.pl/id/wiki/Sumsum_tulang_belakang.html" title="Sumsum tulang belakang"&gt;sumsum tulang belakang&lt;/a&gt; atau &lt;em&gt;medulla spinalis&lt;/em&gt;. Di antara dua tulang punggung dapat ditemui celah yang disebut &lt;em&gt;foramen intervertebrale&lt;/em&gt;.&lt;/p&gt;&lt;h2&gt;&lt;strong&gt;&lt;span class="mw-headline"&gt;Tulang punggung cervical&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/h2&gt; &lt;p&gt;Secara umum memiliki bentuk tulang yang kecil dengan spina atau procesus spinosus (bagian seperti sayap pada belakang tulang) yang pendek, kecuali tulang ke-2 dan 7 yang procesus spinosusnya pendek. Diberi nomor sesuai dengan urutannya dari C1-C7 (C dari cervical), namun beberapa memiliki sebutan khusus seperti C1 atau atlas, C2 atau aksis.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Setiap &lt;a class="mw-redirect" href="http://www.ency.tcv.pl/id/wiki/Mamalia.html" title="Mamalia"&gt;mamalia&lt;/a&gt; memiliki 7 tulang punggung leher, seberapapun panjang lehernya.&lt;/p&gt;&lt;h2&gt;&lt;strong&gt;&lt;span class="mw-headline"&gt;Tulang punggung thorax&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/h2&gt;&lt;p&gt;Procesus spinosusnya akan berhubungan dengan &lt;a href="http://www.ency.tcv.pl/id/wiki/Tulang_rusuk.html" title="Tulang rusuk"&gt;tulang rusuk&lt;/a&gt;. Beberapa gerakan memutar dapat terjadi. Bagian ini dikenal juga sebagai 'tulang punggung dorsal' dalam konteks manusia. Bagian ini diberi nomor T1 hingga T12.&lt;/p&gt;&lt;h2&gt;&lt;strong&gt;&lt;span class="mw-headline"&gt;Tulang punggung lumbal&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/h2&gt;&lt;p&gt;Bagian ini (L1-L5) merupakan bagian paling tegap konstruksinya dan menanggung beban terberat dari yang lainnya. Bagian ini memungkinkan gerakan fleksi dan ekstensi tubuh, dan beberapa gerakan rotasi dengan derajat yang kecil.&lt;/p&gt;&lt;h2&gt;&lt;strong&gt;&lt;span class="mw-headline"&gt;Tulang punggung sacral&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/h2&gt;&lt;p&gt;Terdapat 5 tulang di bagian ini (S1-S5). Tulang-tulang bergabung dan tidak memiliki celah atau &lt;a class="new" href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Diskus_intervertebralis&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" title="Diskus intervertebralis (belum dibuat)"&gt;diskus intervertebralis&lt;/a&gt; satu sama lainnya.&lt;/p&gt;&lt;h2&gt;&lt;strong&gt;&lt;span class="mw-headline"&gt;Tulang punggung coccygeal&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/h2&gt;&lt;p&gt;Terdapat 3 hingga 5 tulang (Co1-Co5) yang saling bergabung dan tanpa celah. Beberapa hewan memiliki tulang coccyx atau tulang ekor yang banyak, maka dari itu disebut &lt;em&gt;tulang punggung kaudal&lt;/em&gt; (kaudal berarti &lt;a href="http://www.ency.tcv.pl/id/wiki/Ekor.html" title="Ekor"&gt;ekor&lt;/a&gt;). &lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7655838855028235640-4130763068796409477?l=tinggibadandotcom.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tinggibadandotcom.blogspot.com/feeds/4130763068796409477/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tinggibadandotcom.blogspot.com/2009/02/struktur-tulang-punggung.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7655838855028235640/posts/default/4130763068796409477'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7655838855028235640/posts/default/4130763068796409477'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tinggibadandotcom.blogspot.com/2009/02/struktur-tulang-punggung.html' title='Struktur tulang punggung'/><author><name>Blognya tinggibadan.com</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14939837788161814343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='12' src='http://4.bp.blogspot.com/_bmFIDlRlkQs/SUPFUVXZlLI/AAAAAAAAAAw/SEF9Xaki58s/S220/logo+elemen2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7655838855028235640.post-2148873742647364037</id><published>2009-02-25T02:29:00.000-08:00</published><updated>2009-02-25T02:34:56.212-08:00</updated><title type='text'>Duduk Tegak, Punggung Terganggu</title><content type='html'>Jika selama ini banyak orang beraganggapan posisi duduk tegak saat bekerja adalah posisi terbaik untuk mencegah punggung cedera, namun ternyata kita keliru. Menurut survei yang dilakukan peneliti dari Skotlandia dan Kanada, posisi duduk tegak dengan sikap tubuh sempurna dalam tempo waktu lama justru menimbulkan gangguan punggung yang cukup kronis. &lt;p&gt;Dengan menggunakan teknik &lt;em&gt;magnetic resonance imaging&lt;/em&gt; (MRI), para peneliti menunjukkan gangguan ketegangan yang diderita punggung karena dipaksa duduk tegak dengan sikap sempurna.&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;Dalam wacana mereka yang dijabarkan dihadapan masyarakat Radiological Society of North America, para peneliti menyakinkan bahwa posisi duduk terbaik adalah di depan meja kerja adalah sekitar 135 derajat, yang terbukti bisa membantu menimalkan cedera pada punggung bagian bawah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Data yang diambil dari British Chiropractic Association ini menyebutkan sekitat 32 persen populasi menghabiskan waktu lebih dari 10 jam sehari untuk duduk di depan meja kerja. Setengah dari mereka tak pernah meninggalkan meja kerja mereka, bahkan saat makan siang. Sementara dua pertiga menambah porsi duduk tegak saat mereka berada di rumah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Penelitian yang dilakukan dengan bantuan Woodend Hospital, Aberdeen, Skotlkandia ini melakukan percobaan pada 22 sukarelawan yang memiliki punggung sehat. Punggung mereka discan dengan mesin MRI, yang memudahkan pasien bergerak bebas, sehingga mereka bisa tetap berdiri maupun duduk, selama tes berlangsung.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Lain dengan scanners tradisional yang mengharuskan pasien untuk berbaring, yang justru menyebabkan rasa sakit yang timbul karena gerakan atau postur tubuh yang berbeda.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam studi ini, pasien diminta duduk dalam tiga posisi: membungkuk (di mana posisi tubuh condong ke depan dengan sudut kemiringan sekitar 70 derajad, posisi duduk tegak (90 derajad), dan duduk santai dengan postur miring 135 derajad.&lt;img src="http://www.tinggibadan.com/images/stories/seating_position_bbc.jpg" align="right" border="0" /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="justify"&gt;Para peneliti mengukur sudut tulang belakang, tinggi dan pergerakan piringan tulang belakang dalam berbagai posisi. Piringan tulang belakang bergerak saat ‘tumpuan beban berat badan’ terpusat semuanya pada tulang belakang, sehingga membuat piringan sendi keluar dari tempatnya.&lt;/p&gt; &lt;p align="justify"&gt;Pergerakan piringan sendi ini ditemukan pada posisi duduk 90 derajad dari kursi (posisi tegak sempurna). Sementara posisi 135 derajad bisa mengurangi ketegangan piringan sendi dan membuat tendon dan otot jadi lebih rileks. Sementara posisi membungkuk menyebabkan pengurangan tinggi tulang belakang, dan mengakibatkan kerusakan tulang belakang bagian bawah.&lt;/p&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p align="justify"&gt;Dengan hasil studi tersebut, para peneliti meyakini bahwa posisi duduk 135 derajad adalah yang terbaik, karena posisi tersebut tidak menyebabkan tekanan pada tulang ligamen, dan otot-otot tetap berada dalam posisi baik di punggung.&lt;/p&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p align="justify"&gt;Pemimpin studi Dr Waseem Bashir dari Department of Radiology and Diagnostic Imaging, dari University of Alberta Hospital, Kanada, mengatakan: “Duduk dalam posisi anatomis adalah sangat penting, karena jaringan pada tulang belakang terhubung dengan ligamen yang bisa memicu rasa sakit jika posisi tidak pada tempatnya, dan bisa berkembang menjadi penyakit kronis.”&lt;/p&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p align="justify"&gt;“Kami tidak mengusulkan untuk duduk santai selama berjam-jam. Namun kehidupan modern cenderung menuntut orang untuk bekerja dalam posisi duduk, untuk itu posisi duduk yang optimal sangat penting bagi kesehatan punggung,” tambah Bashir seperti dilansir dari BBC.&lt;/p&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p align="justify"&gt;Senada dengan Bashir, Rishi Loatey dari British Chiropractic Association menyatakan: “Satu dari tiga orang menderita sakit punggung bagian bawah, dan duduk terlalu lama bisa gangguan tersebut, karena memang tubuh kita tidak dirancang untuk diam terlalu lama. Selain itu sikap duduk yang benar bisa mengurangi dan mencegah rasa nyeri pada punggung. Cara ini jauh lebih baik daripada mengobati sakit yang sudah kronis sebagai akibat dari posisi tubuh yang salah dalam tempo lama.&lt;/p&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p align="justify"&gt;Sementara Levent Caglar dari BackCare menyarankan duduk dengan paha dan batang tubuh membentuk sudut seimbang, karena postur tersebut sangat baik untuk tulang belakang. Caglar juga menyarankan duduk dengan kemiringan 120 derajad karena duduk dengan sudut kemiringan 135 derajad akan mempermudah tubuh tergelincir dari kursi.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7655838855028235640-2148873742647364037?l=tinggibadandotcom.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tinggibadandotcom.blogspot.com/feeds/2148873742647364037/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tinggibadandotcom.blogspot.com/2009/02/duduk-tegak-punggung-terganggu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7655838855028235640/posts/default/2148873742647364037'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7655838855028235640/posts/default/2148873742647364037'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tinggibadandotcom.blogspot.com/2009/02/duduk-tegak-punggung-terganggu.html' title='Duduk Tegak, Punggung Terganggu'/><author><name>Blognya tinggibadan.com</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14939837788161814343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='12' src='http://4.bp.blogspot.com/_bmFIDlRlkQs/SUPFUVXZlLI/AAAAAAAAAAw/SEF9Xaki58s/S220/logo+elemen2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7655838855028235640.post-4610203343789352077</id><published>2009-02-25T02:28:00.002-08:00</published><updated>2009-02-25T02:29:27.766-08:00</updated><title type='text'>Back Pain yang Mengancam Tulang</title><content type='html'>&lt;span style="font-family: verdana;font-family:verdana,geneva;font-size:85%;"  &gt;NYERI tulang belakang (back pain) sering diderita pekerja kantoran yang banyak menghabiskan waktu dengan duduk. Apa bahayanya bila dibiarkan?&lt;br /&gt;Tulang belakang berfungsi sebagai penopang berat badan manusia sehingga bisa berdiri dengan seimbang. Jadi, jika terjadi sesuatu dengan tulang belakang, akan berdampak terganggunya kegiatan sehari-hari. Seperti yang dirasakan seorang sekretaris perusahaan swasta, Mita, 25.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;  &lt;span style="font-family: verdana;font-family:verdana,geneva;font-size:85%;"  &gt;"Badan saya selalu pegal dari telungkup leher sampai pinggang, padahal di kantor enggak ngapa-ngapain, cuma duduk, angkat telepon, udah," ujarnya dengan nada heran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang dialami Mita, sering kali dialami banyak orang yang kurang berolahraga. Seperti diungkapkan spesialis bedah ortopedi dari Rumah Sakit Jakarta, Dr Jose Rizal Jurnalis. Dia mengatakan, nyeri pada tulang belakang sering ditemui dalam kehidupan sehari-hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut dia, kondisi tersebut bisa saja karena kejepit sesuatu gara-gara angkat barang atau jatuh terduduk (terpeleset). "Dari situ jika nyerinya dibiarkan, akan berdampak pada kegiatan kita, malah bisa saja jalan menjadi miring, jadi kaku," ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kejadian yang diungkapkan dr Jose Rizal terdengar sepele, tapi itulah yang menyebabkan terjadinya nyeri pada tulang belakang. Akan tetapi, jika dibiarkan begitu saja, maka tulang lama-kelamaan akan rusak.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;img style="font-family: verdana;" src="http://www.tinggibadan.com/images/stories/duduk%20pegal.jpg" align="right" border="0" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: verdana;font-family:verdana,geneva;font-size:85%;"  &gt;&lt;br /&gt;"Nyeri pada tulang belakang adalah nyeri yang berlokasi di sepanjang tulang belakang, dari leher sampai panggul yang dikombinasikan dengan nyeri sampai ke kaki(biasanya ada saraf yang kejepit yang dikenal dengan kesemutan," sebut Jose Rizal yang juga masih aktif menjadi relawan di lembaga swadaya masyarakat Medical Emergency Rescue Committee (Mer-C).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padatnya aktivitas, kurangnya gerak, dan faktor umur juga memengaruhi timbulnya penyakit ini dan menjadi sebagian besar alasan terjadinya nyeri tulang belakang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Penyakit back pain berasal dari tulang, bantalan, faset (sendi antara tulang belakang), saraf yang kejepit dan otot," kata Jose Rizal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gejala adanya penyakit tersebut, menurut spesial ahli bedah saraf Alfred Sutrisno SpBs yang ditemui pada seminar bertema&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Update On Back Pain Management" di RS Omni Internasional, timbulnya kekakuan di daerah tertentu, seperti pegal pada pundak, gangguan sensorik bisa berupa otot yang kram. Untuk penyembuhan, dr Jose Rizal menyebutkan, penyembuhan bisa melalui konsultasi ke dokter saja, apabila penyakitnya kurang serius. "Tetapi bisa juga dengan cara operasi," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara Alfred mengatakan, back painter nyata bisa disembuhkan dengan cara yang simpel, yaitu memperbaiki nutrisi dalam tubuh. Menurut dia, adanya operasi akibat penyakit back pain dapat menimbulkan penyakit failed back syndrome.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Yaitu suatu gejala yang menetap setelah pasien melakukan beberapa kali operasi atau adanya satu nyeri yang menetap atau bertambah. Jangankan untuk berjalan, untuk tidur saja susah, juga adanya kelainan yang kompleks," kata Alfred. Karena failed back syndrome tidak bisa disembuhkan, akhirnya ditemukan kenapa pasien masih merasakan nyeri, ternyata ada kelainan di tempat tertentu yang mengantarkan nyeri sampai ke otak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara penanganannya adalah dengan alat spinalcord neurostimulator yang berfungsi untuk menghapus informasi nyeri menuju ke otak.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7655838855028235640-4610203343789352077?l=tinggibadandotcom.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tinggibadandotcom.blogspot.com/feeds/4610203343789352077/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tinggibadandotcom.blogspot.com/2009/02/back-pain-yang-mengancam-tulang.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7655838855028235640/posts/default/4610203343789352077'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7655838855028235640/posts/default/4610203343789352077'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tinggibadandotcom.blogspot.com/2009/02/back-pain-yang-mengancam-tulang.html' title='Back Pain yang Mengancam Tulang'/><author><name>Blognya tinggibadan.com</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14939837788161814343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='12' src='http://4.bp.blogspot.com/_bmFIDlRlkQs/SUPFUVXZlLI/AAAAAAAAAAw/SEF9Xaki58s/S220/logo+elemen2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7655838855028235640.post-5563208899887344538</id><published>2009-02-25T02:28:00.001-08:00</published><updated>2009-02-25T02:28:54.455-08:00</updated><title type='text'>Segar dan Bugar</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt;Semakin bertambahnya usia manusia, maka akan semakin adanya perubahan yang terjadi pada badan kita seperti pinggang yang makin melebar , perut yang mulai membesar , serta kenaikan berat badan. Namun, Sekalipun terdapat gejala berat badan tidak meningkat , lemak tubuh kita tetap semakin bertambah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana;"&gt; Peningkatan lemak disekitar perut dapat meningkatkan resiko terjadinya berbagai penyakit jantung, komplikasi diabetes, beberapa macam kanker dan lain sebagainya. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="font-family: verdana;" align="justify"&gt; &lt;p&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Namun hal tersebut tidaklah menjadi ancaman untuk Anda jika dapat mengikuti beberapa tips sehat dan bugar pada usia lanjut sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang perlu dilakukan :&lt;/span&gt; &lt;/p&gt; &lt;/div&gt; &lt;ol style="font-family: verdana;"&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Makanlah makanan yang sehat , rendah lemak , rendah kalori dan tinggi serat .&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Olah raga teratur 3-5 kali seminggu , paling sedikit berjalan kaki selama 45 menit.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Melakukan latihan-latihan beban .&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt; &lt;p style="font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;Mengatur makanan sehat sehari – hari &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Banyak yang sudah mengetahuinya namun tidak melakukannya .&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;img src="http://www.tinggibadan.com/images/stories/4%20sehat%205%20sempurna.jpg" align="left" border="0" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: center; font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;Komponen makanan sehat : &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center; font-family: verdana;"&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;Karbohidrat&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;     &lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Sumber kalori /energi , bila melakukan aktifitas olahraga .&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Sebaiknya 60% dari makanan yang dikonsumsi terdiri dari karbohidrat seperti :nasi , roti , buah , sayur dan lain-lain .&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;     &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;Lemak     &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Sumber energi pada waktu melakukan aktifitas fisik ringan seperti membaca , tidur .&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Lemak berasal dari lemak binatang dan tumbuh-tumbuhan .&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Lemak binatang : mentega,lemak dalam daging ( lemak jenuh ) , bila berlebihan dapat mengakibatkan serangan jantung dan beberapa penyakit kanker .&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Lemak tumbuh-tumbuhan : minyak jagung , minyak kacang , minyak kedelai , merupakan minyak tidak jenuh dan lebih kecil bahayanya .&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Konsumsi lemak per hari sebiknya sampai 25% dari total kalori sehari .&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;     &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;Protein :&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;     &lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Penting untuk membentuk dan memperbaiki otot , sl darah merah , rambut dan jaringan yang lain , juga membentuk hormon .&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Merupakan sumber energi bila karbohidrat tidak cukup tersedia misalnya pada waktu olahraga &lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Kira-kira 15% dari total kalori sehari&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Makanan tinggi protein : daging ,ikan , ayam ,kacang-kacangan .&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;     &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;Vitamin&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;     &lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Merupakan katalisator , yang mengatur reaksi kimia didalam tubuh .&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Macamnya : A,B komplek,C,D,E,K&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Vitamin bukan sumber energi atau kalori .&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;     &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;Mineral&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;     &lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Berasal dari makanan&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Untuk membentuk struktur badan&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Macamnya : Fe,Ca,P,Sodium,Pottasium dan seng .&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Mineral tidak memberikan energi .&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;     &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;Air     &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;50-55% dari berat badan .&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Fungsinya untuk menstabilkan suhu badan , membawa nutrient ke dalam sel , membuang sisa makanan dari sel .&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Bukan merupakan sumber energi .&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;     &lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7655838855028235640-5563208899887344538?l=tinggibadandotcom.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tinggibadandotcom.blogspot.com/feeds/5563208899887344538/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tinggibadandotcom.blogspot.com/2009/02/segar-dan-bugar.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7655838855028235640/posts/default/5563208899887344538'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7655838855028235640/posts/default/5563208899887344538'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tinggibadandotcom.blogspot.com/2009/02/segar-dan-bugar.html' title='Segar dan Bugar'/><author><name>Blognya tinggibadan.com</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14939837788161814343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='12' src='http://4.bp.blogspot.com/_bmFIDlRlkQs/SUPFUVXZlLI/AAAAAAAAAAw/SEF9Xaki58s/S220/logo+elemen2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7655838855028235640.post-976307105140960637</id><published>2009-02-25T02:26:00.000-08:00</published><updated>2009-02-25T02:27:43.467-08:00</updated><title type='text'>Tabel Tinggi dan Berat Badan</title><content type='html'>&lt;div align="right"&gt;&lt;span style="font-family:verdana,geneva;"&gt;Apa yang Anda harapkan ketika Anda mempunyai tubuh yang ideal? Pastinya banyak kemudahan-kemudahan akan Anda dapatkan, baik itu karir, cinta, harapan, mental dan masa depan yang lebih cerah dan bahagia.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;  &lt;div align="center"&gt;&lt;strong&gt;THE BODY MASS INDEX (BMI)&lt;br /&gt;Index Berat Badan&lt;br /&gt;(Merupakan metode yang dikenal untuk mengidentifikasikan berat badan yang sehat)&lt;br /&gt;Berat badan kg : (Tinggi badan)2 m&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;strong&gt;Contoh : Berat badan 59 kg dengan tinggi badan 148 cm = 59 kg : (1,48)2m = 26,93 BM&lt;/strong&gt; &lt;div align="center"&gt; &lt;/div&gt; &lt;img src="http://www.tinggibadan.com/images/stories/index%20bmi.gif" border="0" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: center;" class="MsoNormal"&gt; &lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS;font-size:85%;color:#996600;"&gt;TABEL  BERAT BADAN DAN&lt;br /&gt;TINGGI BADAN YANG DIANJURKAN&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;   &lt;table style="width: 482px; height: 370px;" id="table2" border="1"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;   &lt;td colspan="2" align="center" height="25"&gt;&lt;strong&gt;   &lt;span style="font-family: Trebuchet MS;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;color:#000000;"&gt;   LAKI-LAKI&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td colspan="2" align="center" height="25"&gt;&lt;strong&gt;   &lt;span style="font-family: Trebuchet MS;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;color:#000000;"&gt;   PEREMPUAN&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr&gt;   &lt;td align="center" bg height="25" width="22%" style="color:#ff9900;"&gt;   &lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS;font-size:85%;"&gt;158 cm&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td align="center" bg height="25" width="25%" style="color:#ff9900;"&gt;   &lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: Trebuchet MS; color: rgb(102, 102, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;   51-64 kg &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td align="center" bg height="25" width="26%" style="color:#ff9900;"&gt;   &lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS;font-size:85%;"&gt;150 cm&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td align="center" bg height="25" width="20%" style="color:#ff9900;"&gt;   &lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: Trebuchet MS; color: rgb(102, 102, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;   44-55 kg&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr&gt;   &lt;td align="center" width="22%"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS;font-size:85%;"&gt;160 cm&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td align="center" width="25%"&gt;   &lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: Trebuchet MS; color: rgb(102, 102, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;   52-66 kg&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td align="center" width="26%"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS;font-size:85%;"&gt;153 cm&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td align="center" width="20%"&gt;   &lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: Trebuchet MS; color: rgb(102, 102, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;   45-57 kg&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr&gt;   &lt;td align="center" bg width="22%" style="color:#ff9900;"&gt;   &lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS;font-size:85%;"&gt;163 cm&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td align="center" bg width="25%" style="color:#ff9900;"&gt;   &lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: Trebuchet MS; color: rgb(102, 102, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;   54-69 kg&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td align="center" bg width="26%" style="color:#ff9900;"&gt;   &lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS;font-size:85%;"&gt;155 cm&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td style="text-align: center;color:#ff9900;" bg width="20%"&gt;   &lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: Trebuchet MS; color: rgb(102, 102, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;   47-59 kg&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr&gt;   &lt;td align="center" width="22%"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS;font-size:85%;"&gt;165 cm&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td align="center" width="25%"&gt;   &lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: Trebuchet MS; color: rgb(102, 102, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;   55-70 kg&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td align="center" width="26%"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS;font-size:85%;"&gt;158 cm&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td align="center" width="20%"&gt;   &lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: Trebuchet MS; color: rgb(102, 102, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;   48-61 kg&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr&gt;   &lt;td align="center" bg width="22%" style="color:#ff9900;"&gt;   &lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS;font-size:85%;"&gt;168 cm &lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td align="center" bg width="25%" style="color:#ff9900;"&gt;   &lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: Trebuchet MS; color: rgb(102, 102, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;   57-71 kg&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td align="center" bg width="26%" style="color:#ff9900;"&gt;   &lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS;font-size:85%;"&gt;160 cm&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td align="center" bg width="20%" style="color:#ff9900;"&gt;   &lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: Trebuchet MS; color: rgb(102, 102, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;   49-63 kg&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr&gt;   &lt;td align="center" width="22%"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS;font-size:85%;"&gt;170 cm&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td align="center" width="25%"&gt;   &lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: Trebuchet MS; color: rgb(102, 102, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;   59-73 kg&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td align="center" width="26%"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS;font-size:85%;"&gt;163 cm&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td align="center" width="20%"&gt;   &lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: Trebuchet MS; color: rgb(102, 102, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;   50-64 kg&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr&gt;   &lt;td align="center" bg width="22%" style="color:#ff9900;"&gt;   &lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS;font-size:85%;"&gt;173 cm&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td align="center" bg width="25%" style="color:#ff9900;"&gt;   &lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: Trebuchet MS; color: rgb(102, 102, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;   61-75 kg&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td align="center" bg width="26%" style="color:#ff9900;"&gt;   &lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS;font-size:85%;"&gt;165 cm&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td align="center" bg width="20%" style="color:#ff9900;"&gt;   &lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: Trebuchet MS; color: rgb(102, 102, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;   52-66 kg&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr&gt;   &lt;td align="center" width="22%"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS;font-size:85%;"&gt;175 cm&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td align="center" width="25%"&gt;   &lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: Trebuchet MS; color: rgb(102, 102, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;   63-77 kg&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td align="center" width="26%"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS;font-size:85%;"&gt;168 cm&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td align="center" width="20%"&gt;   &lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: Trebuchet MS; color: rgb(102, 102, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;   53-67 kg&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr&gt;   &lt;td align="center" bg width="22%" style="color:#ff9900;"&gt;   &lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS;font-size:85%;"&gt;178 cm&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td align="center" bg width="25%" style="color:#ff9900;"&gt;   &lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: Trebuchet MS; color: rgb(102, 102, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;   64-79 kg&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td align="center" bg width="26%" style="color:#ff9900;"&gt;   &lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS;font-size:85%;"&gt;170 cm&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td align="center" bg width="20%" style="color:#ff9900;"&gt;   &lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: Trebuchet MS; color: rgb(102, 102, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;   55-70 kg&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr&gt;   &lt;td align="center" width="22%"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS;font-size:85%;"&gt;180 cm&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td align="center" width="25%"&gt;   &lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: Trebuchet MS; color: rgb(102, 102, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;   66-81 kg&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td align="center" width="26%"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS;font-size:85%;"&gt;173 cm&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td align="center" width="20%"&gt;   &lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: Trebuchet MS; color: rgb(102, 102, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;   57-73 kg&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr&gt;   &lt;td align="center" bg width="22%" style="color:#ff9900;"&gt;   &lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS;font-size:85%;"&gt;183 cm&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td align="center" bg width="25%" style="color:#ff9900;"&gt;   &lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: Trebuchet MS; color: rgb(102, 102, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;   68-84 kg&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td align="center" bg width="26%" style="color:#ff9900;"&gt;   &lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS;font-size:85%;"&gt;175 cm&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td align="center" bg width="20%" style="color:#ff9900;"&gt;   &lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: Trebuchet MS; color: rgb(102, 102, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;   59-75 kg&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr&gt;   &lt;td align="center" width="22%"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS;font-size:85%;"&gt;185 cm&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td align="center" width="25%"&gt;   &lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: Trebuchet MS; color: rgb(102, 102, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;   70-86 kg&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td align="center" width="26%"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS;font-size:85%;"&gt;178 cm&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td align="center" width="20%"&gt;   &lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: Trebuchet MS; color: rgb(102, 102, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;   61-77 kg&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr&gt;   &lt;td align="center" bg width="22%" style="color:#ff9900;"&gt;   &lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS;font-size:85%;"&gt;188 cm&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td align="center" bg width="25%" style="color:#ff9900;"&gt;   &lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: Trebuchet MS; color: rgb(102, 102, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;   72-88 kg&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td align="center" bg width="26%" style="color:#ff9900;"&gt;   &lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS;font-size:85%;"&gt;180 cm&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td align="center" bg width="20%" style="color:#ff9900;"&gt;   &lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: Trebuchet MS; color: rgb(102, 102, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;   63-79 kg&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/td&gt;  &lt;/tr&gt;  &lt;tr&gt;   &lt;td align="center" width="22%"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS;font-size:85%;"&gt;190 cm&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td align="center" width="25%"&gt;   &lt;strong&gt;&lt;span style="font-family: Trebuchet MS; color: rgb(102, 102, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;   74-91 kg&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td align="center" width="26%"&gt;&lt;strong&gt; &lt;/strong&gt;&lt;/td&gt;   &lt;td align="center" width="20%"&gt;&lt;strong&gt; &lt;/strong&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7655838855028235640-976307105140960637?l=tinggibadandotcom.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tinggibadandotcom.blogspot.com/feeds/976307105140960637/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tinggibadandotcom.blogspot.com/2009/02/tabel-tinggi-dan-berat-badan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7655838855028235640/posts/default/976307105140960637'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7655838855028235640/posts/default/976307105140960637'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tinggibadandotcom.blogspot.com/2009/02/tabel-tinggi-dan-berat-badan.html' title='Tabel Tinggi dan Berat Badan'/><author><name>Blognya tinggibadan.com</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14939837788161814343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='12' src='http://4.bp.blogspot.com/_bmFIDlRlkQs/SUPFUVXZlLI/AAAAAAAAAAw/SEF9Xaki58s/S220/logo+elemen2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7655838855028235640.post-2467185240430715786</id><published>2009-02-25T02:25:00.000-08:00</published><updated>2009-02-25T02:26:31.753-08:00</updated><title type='text'>Mengatur Kesehatan Anda</title><content type='html'>&lt;div style="font-family: verdana;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Latihan olahraga yang dilakukan secara teratur dan cukup takarannya dapat bermanfaat untuk membuat badan sehat dan bugar serta dapat mencegah beberapa macam penyakit seprti stroke,darah tinggi , kencing manis ,bahkan kanker . Yang dimaksud dengan olah raga teratur adalah teratur frekwensi latihannya , lamanya , dan intensitasnya sesuai dengan peningkatan intensitas yag teratur pula .&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;  &lt;span style="font-family: verdana;font-family:verdana,geneva;font-size:85%;"  &gt;Sedangkan yang dimaksud dengan takaran yang cukup adalah latihan yang cukup sesuai dengan kemampuan , usia dan kebutuhan . Misalnya seorang yang baru mulai olahraga tentu berbeda latihannya dengan yang telah biasa berolahraga .&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: verdana;font-size:85%;" &gt;  &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: verdana;font-family:verdana,geneva;font-size:85%;"  &gt;&lt;strong&gt;Sebelum Memulai Program Berolahraga &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebaiknya sebelum memulai melakukan program latihan olahraga pertama kali, khususnya untuk usia yang lebih dari 35 tahun atau bagi yang sudah lebih dari 6 bulan tidak pernah berolahraga. Yang perlu dilakukan adalah melakukan medical check up terlebih dahulu untuk mengetahui kondisi Anda saat ini, tujuannya adalah agar anda dapat memilih latihan – latihan olahraga yang sesuai dengan kondisi tubuh anda saat ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun jika anda tidak sempat melakukan medical check up, anda perlu melakukan mendata test jalan terlebih dahulu, meskipun hasilnya tidak setepat dengan pemeriksaan-pemeriksaan dengan peralatan canggih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara melakukan test jalan sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jalan kaki secepat-cepatnya secara santai, lakukan dengan tempo pernafasan rileks seperti halnya anda sedang berjalan agak cepat sambil berbincang-bincang dengan teman jalan anda atau dengan bernyanyi. Lakukan aktifitas ini selama 5 menit , kemudian istirahat 10 menit.&lt;br /&gt;Selama istirahat Anda hindari posisi duduk. Lakukan gerakan ringan pada kaki. Setelah 10 menit istirahat, hitunglah jumlah denyut nadi Anda dalam durasi 1 menit. Bila denyut nadi Anda &lt; 100 kali per menit , berarti Ada dapat melakukan aktifitas lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika denyut nadi Anda &gt; 100 kali per menit, terdapat kemungkinan kelainan pada peredaran darah anda atau dapat pula disebabkan karena tingkat kebugaran anda rendah karena tidak pernah melakukan olahraga .&lt;/span&gt;        &lt;p style="font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;Program Olahraga&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;PEMANASAN &lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum melakukan aktifitas olahraga, apapun bentuk olahraga yang akan kita lakukan sebaiknya kita melakukan pemanasan terlebih dahulu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara pemanasan :&lt;br /&gt;Menggerak-gerakan badan kita semuanya dengan intensitas yang bertahap,selama kurang lebih 5-10 menit . Makin tinggi tingkat kebugaran seseorang akan membutuhkan waktu pemanasan yang lebih lama . Pemanasan sebaiknya diakhiri dengan peregangan .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemanasan sebelum melakukan latihan , harus dilakukan agar tidak terjadi cedera jaringan lunak ( otot,tendon,ligament ) . Otot apabila sering digunakan akan memendek sehingga kelenturannya akan berkurang dan dapat mengakibatkan cedera .Untuk itu peregangan sangat dianjurkan pada akhir pemanasan .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;TAKARAN LATIHAN OLAHRAGA&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Olahraga haruslah dilakukan sesuai takaran, karena bila berlebihan dapat membahayakan. Sedangkan sebaliknya, apabila melakukan latihan dengan takaran yang kurang , tidak akan meningkatkan kebugaran .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang perlu diperhatikan :&lt;/span&gt;         &lt;/p&gt; &lt;ol style="font-family: verdana;"&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Intensitas latihan&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Lama latihan&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Frekwensi latihan&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt; &lt;span style="font-family: verdana;font-family:verdana,geneva;font-size:85%;"  &gt;&lt;em&gt;INTENSITAS LATIHAN &lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt; &lt;ul style="font-family: verdana;"&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Merupakan hal yang paling penting&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Digunakan untuk latihan –latihan aerobic seperti : jalan kaki,jogging,sepeda stasioner,sepeda,senam,renang,dll&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Dapat dihitung dengan menggunakan denyut nadi .Denyut nadi maksimal diperkirakan adalah 220 dikurangi dengan umur dalam tahun .&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Sebaiknya melakukan latihan sampai denyut nadi 60-80% dari denyut nadi maksimal .Ini disebut dengan ZONE LATIHAN .&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Tapi sebenarnya denyut nadi maksimal untuk berbagai tujuan olah raga berbeda misalnya :&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p style="font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;blockquote style="font-family: verdana;"&gt; &lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Menurunkan BB , zone latihan antara 60-80%&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Rehabilitasi penyakit jantung , zone latihan 60-70%&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Atlet , zone latihan 70-90%&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt; &lt;/blockquote&gt;&lt;span style="font-family: verdana;font-family:verdana,geneva;font-size:85%;"  &gt;Contoh :&lt;br /&gt;seseorang usia 40 tahun , ingin menurunkan BB dengan olahraga dengan pengaturan makan ,zona latihan antara 60-80% denyut nadi maksimal ,sekitar 108-144 kali per menit . &lt;/span&gt;&lt;p style="font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;Lama Latihan &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bermanfaat untuk meningkatkan dan mempertahankan daya tahan jantung serta peredaran darah . Sebaiknya berlatih sampai denyut nadi masuk dalamzone latihan dan biasanya paling sedikit antara 20-45 menit .Makin lama dalam zona latihan , akan makin baik .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Frekwensi latihan &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Olahraga sebaiknya dilakukan 3 kali seminggu , karena setelah 48 jam daya tahan seseorang akan menurun .Jadi sebelum daya tahan mulai menurun , sebaiknya melakukan latihan lagi . 4 kali per minggu , mempunyai hasil lebih baik , dan 5 kali per minggu lebih baik dari 4 kali per minggu . Latihan 6 kali per minggu hanya dianjurkan untuk keperluan tertentu .Sedangkan latihan setiap hari dalam 1 minggu tidak dianjurkan karena tidak cukup waktu untuk pemulihan , sehingga menyebabkan mudah sakit atau cedera .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Cooling Down &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;      &lt;/p&gt; &lt;p style="font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Setelah selesai melakukan latihan olahraga, lakukanlah pendinginan / cooling down dengan cara menurunkan intensitas latihan secara bertahap diikuti dengan peregangan otot.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh sebab itu hindari aktifitas yang langsung berhenti atau duduk atau berdiam diri setelah melakukan latihan . Lakukan cooling down kira-kira 5-10 menit , sehingga tidak akan terjadi pegal-pegal atau ngilu pada otot , kram atau kejang-kejang setelah latihan . Apabila pendinginan / cooling down yang dilakukan kurang , anda akan mendapatkan rasa pegal yang akan terjadi kira-kira 6-8 jam kemudian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang perlu diperhatikan pada waktu melakukan latihan :&lt;br /&gt;Kurangi porsi latihan , bila anda merasa hal seperti berikut :&lt;/span&gt;  &lt;/p&gt; &lt;ul style="font-family: verdana;"&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Denyut nadi mendadak naik atau turun&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Rasa nyeri didada&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Merasa pusing , kepala terasa ringan atau kluar keringat dingin .&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Mual atau muntah&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Sehari setelah latihan sepanjang hari masih terlalu lelah .&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Tidak dapat tidur .Dianjurkan agar selesai latihan maksimal 3 jam sebelum tidur&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p style="font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;Makan dan Minum &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada waktu melakukan olahraga sebaiknya dalam keadaan lambung kosong . Dianjurkan agar 2 jam sebelum olahraga telah selesai makan , karena setelah 2 jam lambung dalam kondisi keadaan kosong. Setelah latihan sebaiknya tidak langsung makan, tunggulah sekitar 20 menit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penting dilakukan setelah latihan adalah minum, karena dengan minum cairan yang masuk ke tubuh bekerja membantu menurunkan suhu tubuh yang naik karena aktifitas fisik serta mengganti cairan tubuh yang hilang , minum air bersuhu sejuk, jangan air hangat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Pakaian dan sepatu &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gunakan pakaian yang tidak mengganggu gerakan , hindari penggunaan pakaian yang terlalu ketat atau terlalu berbahan tebal seperti jaket (karena pada waktu berolahraga suhu badan meningkat ). Mengenakan jaket pada waktu jogging adalah salah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemilihan sepatu disesuaikan dengan macam latihan yang akan dilakukan. Perhatikan perbedaan antara sepatu untuk senam aerobik dengan sepatu untuk jogging. Anda data menggunakan sepatu cross training untuk jogging.senam aerobic,jalan dan sepeda .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Tidur serta hubungan sex&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebaiknya anda memiliki waktu istirahat yang cukup sebelum melakukan latihan , waktu minimal istirahat kira-kira tidak boleh kurang dari 4 jam. Sedangkan hubungan sex yang dilakukan sebelum latihan, bukan merupakan halangan jika istirahat tidak kurang dari 5 jam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manfaat melakukan olahraga secara teratur :&lt;/span&gt;          &lt;/p&gt; &lt;ol style="font-family: verdana;"&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Lebih produktif karena lebih bugar dan sehat&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Mengurangi resiko penyakit jantung , diabetes , hipertensi&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Memperbaki kemampuan dan kemauan seksual&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Menjaga BB ideal&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Tulang lebih elastis , mencegah osteoporosis&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Kwalitas tidur lebih baik&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;lebih tahan terhadap stress&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;mempertahankan postur tubuh&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt; &lt;p style="font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;Latihan Beban &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hasil penelitian menyatakan melakukan latihan beban dapat mengurangi lemak dan meningkatkan otot-otot meskipun sudah berumur lebih dari 60 tahun. Bagian tubuh yang banyak berkurang lemaknya adalah dari bagian tengah tubuh yang merupakan bagian yang berbahaya bila teralu besar volume lemaknya.&lt;/span&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;Diperlukan kalori yang lebih besar &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan penelitian dinyatakan bahwa badan para usia lanjut yang melakukan latihan beban memerlukan kalori 15% lebih banyak dari yang mereka perlukan sebelum aktif melakukan latihan beban . Ini penting untuk menjaga berat badan .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt; Perbandingan Beberapa Jenis Olahraga&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;     &lt;/p&gt;&lt;div style="font-family: verdana;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;table class="MsoNormalTable" style="border: medium none ; border-collapse: collapse; font-family: verdana;" align="justify" border="1" cellpadding="0" cellspacing="0"&gt;     &lt;tbody&gt;         &lt;tr&gt;             &lt;td style="border: 1pt solid windowtext; padding: 0in 5.4pt; width: 137.45pt;" valign="top" width="183"&gt;             &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;"&gt;Jenis Olahraga&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;             &lt;/td&gt;             &lt;td style="border-style: solid solid solid none; border-color: windowtext windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: 1pt 1pt 1pt medium; padding: 0in 5.4pt; width: 101.95pt;" valign="top" width="136"&gt;             &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;"&gt;Stamina/Fitness&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;             &lt;/td&gt;             &lt;td style="border-style: solid solid solid none; border-color: windowtext windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: 1pt 1pt 1pt medium; padding: 0in 5.4pt; width: 109.1pt;" valign="top" width="145"&gt;             &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;"&gt;Kekuatan Otot&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;             &lt;/td&gt;             &lt;td style="border-style: solid solid solid none; border-color: windowtext windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: 1pt 1pt 1pt medium; padding: 0in 5.4pt; width: 94.3pt;" valign="top" width="126"&gt;             &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;"&gt;Kelenturan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;             &lt;/td&gt;         &lt;/tr&gt;         &lt;tr&gt;             &lt;td style="border-style: none solid solid; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0in 5.4pt; width: 137.45pt;" valign="top" width="183"&gt;             &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;             &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;"&gt;Jogging&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;             &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;"&gt;Lari&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;             &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;"&gt;Sepeda&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;             &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;"&gt;Dayung&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;             &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;"&gt;Ski,Cross Country&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;             &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;"&gt;Renang&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;             &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;"&gt;Senam Aerobik &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;             &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;"&gt;Jalan Cepat &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;             &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;"&gt;Sepak Bola &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;             &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;"&gt;Disko&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;             &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;"&gt;Squash&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;             &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;"&gt;Tenis&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;             &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;"&gt;Angkat besi&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;             &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;"&gt;Judo&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;             &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;"&gt;Golf&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;             &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;             &lt;/td&gt;             &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0in 5.4pt; width: 101.95pt;" valign="top" width="136"&gt;             &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;             &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;"&gt;***&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;             &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;"&gt;***&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;             &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;"&gt;***&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;             &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;"&gt;***&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;             &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;"&gt;***&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;             &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;"&gt;***&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;             &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;"&gt;***&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;             &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;"&gt;**(*)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;             &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;"&gt;**&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;             &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;"&gt;**&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;             &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;"&gt;**&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;             &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;"&gt;*(*)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;             &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;"&gt;*&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;             &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;"&gt;*&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;             &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;"&gt;*&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;             &lt;/td&gt;             &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0in 5.4pt; width: 109.1pt;" valign="top" width="145"&gt;             &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;             &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;"&gt;*&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;             &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;"&gt;*&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;             &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;"&gt;**&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;             &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;"&gt;**(*)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;             &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;"&gt;**(*)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;             &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;"&gt;**&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;             &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;"&gt;*(*)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;             &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;"&gt;*&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;             &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;"&gt;*(*)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;             &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;"&gt;*&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;             &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;"&gt;*(*)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;             &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;"&gt;*(*)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;             &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;"&gt;***&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;             &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;"&gt;**&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;             &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;"&gt;*(*)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;             &lt;/td&gt;             &lt;td style="border-style: none solid solid none; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext -moz-use-text-color; border-width: medium 1pt 1pt medium; padding: 0in 5.4pt; width: 94.3pt;" valign="top" width="126"&gt;             &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;             &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;"&gt;-&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;             &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;"&gt;*&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;             &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;"&gt;*&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;             &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;"&gt;*(*)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;             &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;"&gt;**&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;             &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;"&gt;**&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;             &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;"&gt;***&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;             &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;"&gt;*&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;             &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;"&gt;*&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;             &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;"&gt;**&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;             &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;"&gt;***&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;             &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;"&gt;**&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;             &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;"&gt;*&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;             &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;"&gt;**&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;             &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;"&gt;*&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;             &lt;/td&gt;         &lt;/tr&gt;         &lt;tr&gt;             &lt;td colspan="4" style="border-style: none solid solid; border-color: -moz-use-text-color windowtext windowtext; border-width: medium 1pt 1pt; padding: 0in 5.4pt; width: 6.15in;" valign="top" width="590"&gt;             &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;"&gt;Keterangan :&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;             &lt;ol style="margin-top: 0in;"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;"&gt;Bintang        3/***&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;: sangat baik&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;"&gt;Bintang        2/**&lt;span&gt;    &lt;/span&gt;: cukup&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;"&gt;Bintang        1/*&lt;span&gt;      &lt;/span&gt;: kurang&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;"&gt;Bintang        (*)&lt;span&gt;      &lt;/span&gt;: dengan intensitas        tinggi dapat memberikan manfaat lebih &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;             &lt;p style="margin-left: 0.25in; text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;             &lt;/td&gt;         &lt;/tr&gt;     &lt;/tbody&gt; &lt;/table&gt; &lt;div style="font-family: verdana;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;div style="font-family: verdana;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;table class="MsoNormalTable" style="border: medium none ; border-collapse: collapse; font-family: verdana;" align="justify" border="1" cellpadding="0" cellspacing="0"&gt;     &lt;tbody&gt;         &lt;tr&gt;             &lt;td style="border: 1pt solid windowtext; padding: 0in 5.4pt; width: 6.15in;" valign="top" width="590"&gt;             &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;"&gt;GOLDEN&lt;span&gt;    &lt;/span&gt;RULE&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;             &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;"&gt;Denyut nadi waktu latihan harus mencapai   60-80% dari denyu nadi maksimal , selama 15-20 menit terus menerus ( zona   latihan )&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;             &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;"&gt;&lt;span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;             &lt;/td&gt;         &lt;/tr&gt;     &lt;/tbody&gt; &lt;/table&gt; &lt;div style="font-family: verdana;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt; &lt;p style="text-align: justify; font-family: verdana;" class="MsoNormal" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;table class="MsoNormalTable" style="border: medium none ; border-collapse: collapse; font-family: verdana;" align="justify" border="1" cellpadding="0" cellspacing="0"&gt;     &lt;tbody&gt;         &lt;tr&gt;             &lt;td style="border: 1pt solid windowtext; padding: 0in 5.4pt; width: 6.15in;" valign="top" width="590"&gt;             &lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;"&gt;KEUNTUNGAN BERBAGAI&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;JENIS&lt;span&gt;    &lt;/span&gt;LATIHAN&lt;span&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;             &lt;ol style="margin-top: 0in;"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;"&gt;Jalan&lt;span&gt;   &lt;/span&gt;: sangat baik untuk yang berumur ,        yang kurang fit dan masa penyembuhan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;"&gt;Jogging        : sangat baik sampai dengan umur 60 tahun &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;"&gt;Lari&lt;span&gt;     &lt;/span&gt;: sangat baik sampai dengan umur 50        tahun &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;"&gt;Sepeda        : sangat baik untuk semua umur&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;"&gt;Dayung        : sangat baik sampai dengan 60 tahun &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;"&gt;Renang        : sangat baik untuk semua umur &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div style="font-family: verdana;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: verdana;" align="center"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; &lt;strong&gt;TABEL PENGUKURAN BODY MASS INDEX ( BMI ) ATAU INDEX MASSA TUBUH ( IMT ) &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt; IMT = Berat Badan dalam (kg) / Tinggi Badan dalam (meter)² .&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: center; font-family: verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;img src="http://www.tinggibadan.com/images/stories/berat.jpg" border="0" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7655838855028235640-2467185240430715786?l=tinggibadandotcom.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tinggibadandotcom.blogspot.com/feeds/2467185240430715786/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tinggibadandotcom.blogspot.com/2009/02/mengatur-kesehatan-anda.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7655838855028235640/posts/default/2467185240430715786'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7655838855028235640/posts/default/2467185240430715786'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tinggibadandotcom.blogspot.com/2009/02/mengatur-kesehatan-anda.html' title='Mengatur Kesehatan Anda'/><author><name>Blognya tinggibadan.com</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14939837788161814343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='12' src='http://4.bp.blogspot.com/_bmFIDlRlkQs/SUPFUVXZlLI/AAAAAAAAAAw/SEF9Xaki58s/S220/logo+elemen2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7655838855028235640.post-5515060157965134110</id><published>2009-02-25T02:23:00.001-08:00</published><updated>2009-02-25T02:24:59.277-08:00</updated><title type='text'>Penyakit Yang Timbul Akibat Kelainan Ruas Tulang Belakang</title><content type='html'>&lt;p&gt;Berikut adalah Penyakit yang timbul akibat kelainan pada ruas tulang belakang manusia&lt;/p&gt;  &lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;img src="http://www.tinggibadan.com/images/stories/tulang.jpg" border="0" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;span style="color:#003399;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:180%;"&gt;Struktur Tulang Belakang Yang Normal&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff3300;"&gt;Jaringan Syaraf&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; &lt;/p&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;img src="http://www.tinggibadan.com/images/stories/tulang%20manusia.jpg" border="0" /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff3300;"&gt;Struktur Tulang Belakang&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; &lt;/p&gt;&lt;p align="center"&gt;&lt;img src="http://www.tinggibadan.com/images/stories/tulang%20belakang%20normal.jpg" border="0" /&gt; &lt;/p&gt;&lt;h4 align="center"&gt;&lt;span style="color:#003399;"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;strong&gt;Syaraf yang terjepit&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h4&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;img src="http://www.tinggibadan.com/images/stories/syaraf%20terjepit.jpg" border="0" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;img src="http://www.tinggibadan.com/images/stories/terjepit%20tulang.jpg" border="0" /&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7655838855028235640-5515060157965134110?l=tinggibadandotcom.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tinggibadandotcom.blogspot.com/feeds/5515060157965134110/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tinggibadandotcom.blogspot.com/2009/02/penyakit-yang-timbul-akibat-kelainan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7655838855028235640/posts/default/5515060157965134110'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7655838855028235640/posts/default/5515060157965134110'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tinggibadandotcom.blogspot.com/2009/02/penyakit-yang-timbul-akibat-kelainan.html' title='Penyakit Yang Timbul Akibat Kelainan Ruas Tulang Belakang'/><author><name>Blognya tinggibadan.com</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14939837788161814343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='12' src='http://4.bp.blogspot.com/_bmFIDlRlkQs/SUPFUVXZlLI/AAAAAAAAAAw/SEF9Xaki58s/S220/logo+elemen2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7655838855028235640.post-8300353254487731573</id><published>2009-02-25T02:23:00.000-08:00</published><updated>2009-02-25T02:24:11.804-08:00</updated><title type='text'>Akibat dari Sepatu Hak Tinggi</title><content type='html'>&lt;div style="font-family: verdana;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Penyakit yang umumnya diderita wanita yang gemar mengenakan sepatu dengan hak tinggi dikenal dengan nama&lt;strong&gt; Hallux valgus.&lt;/strong&gt; Hallux Valgus merupakan perubahan struktur telapak kaki, dimana tulang ibu jari kaki menyimpang ke arah luar. Ini menyebabkan infeksi dan untuk penyembuhannya &lt;strong&gt;harus dioperasi.&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;img src="http://www.tinggibadan.com/images/stories/bunsurg.jpg" border="0" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: verdana;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;img src="http://www.tinggibadan.com/images/stories/hallux_valgus_praeop.jpg" align="right" border="0" /&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: verdana;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: verdana;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;img src="http://www.tinggibadan.com/images/stories/lumbar_anatomy_intro01.jpg" border="0" /&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: verdana;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Selain itu penggunaan sepatu berhak tinggi, menyebabkan tekanan di sumsum tulang belakang bagian tengah (lumbar spine) menjadi besar, sehingga dapat &lt;strong&gt;juga menyebabkab sakit pinggang.&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: verdana;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: verdana;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;Tips membeli sepatu&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-family: verdana;font-family:verdana,geneva;font-size:85%;"  &gt;Belilah sepatu hanya pada jedah waktu &lt;strong&gt;siang sampai sore hari&lt;/strong&gt;, karena di waktu itu kaki akan mengembang ke bentuknya yang normal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Carilah sepatu yang alasnya&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;strong&gt;tidak terlalu keras &lt;/strong&gt;(usahakan yang fleksibel) dan &lt;strong&gt;bahannya terbuat dari kulit&lt;/strong&gt; sehingga dapat terjadi sirkulasi udara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada kemungkinan &lt;strong&gt;dengan bertambahnya usia anda harus membeli sepatu dengan ukuran yang lebih besar&lt;/strong&gt;, karena jaringan tubuh tidak kencang lagi seperti di usia muda, sehingga telapak kaki menjadi lebih besar.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7655838855028235640-8300353254487731573?l=tinggibadandotcom.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tinggibadandotcom.blogspot.com/feeds/8300353254487731573/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tinggibadandotcom.blogspot.com/2009/02/akibat-dari-sepatu-hak-tinggi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7655838855028235640/posts/default/8300353254487731573'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7655838855028235640/posts/default/8300353254487731573'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tinggibadandotcom.blogspot.com/2009/02/akibat-dari-sepatu-hak-tinggi.html' title='Akibat dari Sepatu Hak Tinggi'/><author><name>Blognya tinggibadan.com</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14939837788161814343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='12' src='http://4.bp.blogspot.com/_bmFIDlRlkQs/SUPFUVXZlLI/AAAAAAAAAAw/SEF9Xaki58s/S220/logo+elemen2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7655838855028235640.post-5291209024680296574</id><published>2009-02-20T02:46:00.000-08:00</published><updated>2009-02-20T02:48:53.310-08:00</updated><title type='text'>Fraktur dan Fraktur Radius Ulna</title><content type='html'>&lt;p style="margin-bottom: 0pt; line-height: 150%; font-family: verdana;" align="center" lang="id-ID"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;Fraktur&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 1.27cm; margin-bottom: 0pt; line-height: 150%; font-family: verdana;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;Fraktur adalah gangguan pada kontinuitas tulang dengan atau tanpa letak perubahan letak fragmen tulang (Kumar,1997). Menurut Lane and Cooper (1995), fraktur atau patah tulang adalah kerusakan jaringan atau tulang baik komplet maupun inkomplete yang berakibat tulang yang menderita tersebut kehilangan kontinuitasnya dengan ayau tanpa adanya jarak yang menyebabkan fragmen. Gejala klinis yang terjadi pada fraktur adalah kebengkakan, deformitas, kekakuan gerak yang abnormal, krepitasi, kehilangan fungsi dan rasa sakit (Archibald, 1965).&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0pt; line-height: 150%; font-family: verdana;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span lang="id-ID"&gt;&lt;strong&gt; &lt;/strong&gt;Penyebab Terjadinya fraktur adalah trauma atau rudipaksa dan penyakit. Fraktur karena trauma ini dikenal sebagai fraktur traumatika. Sedangkan fraktur karena penyakit ini bisa disebabkan oleh penyakit yang berada di dalam tulang (penyakit tulang) baik bersikap lokal maupun umum, dapat juga disebabkan oleh penyakit yang berada diluar tulang. Fraktur karena penyakit ini dikenal sebagai fraktur patologis. Penyakit yang berada di dalam tulang yang bersifat lokal adalah Radang tumor jinak/osteomielisis (TBC tulang) dan Tumor/jinak maupun ganas (osteoma, osteosarcoma). Penyakit yang berada di dalam tulang dan yang bersifat umum adalah osteogenesis imperpecta, penyakit metabolisme/sistemik (Hipovitaminosis A dan D). dan osteoporosis (Formalski, 2000).&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 1.27cm; margin-bottom: 0pt; line-height: 150%; font-family: verdana;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span lang="sv-SE"&gt;Berdasarkan bentuk patahan atau derajat kerusakan fraktur dibedakan menjadi patah tulang komplet (fraktur completa) dan patah tulang incompleta atau patah tulang sebagian. Patah tulang komplet adalah kerusakan tulang patah total dan patah tulang inkompleta atau patah tulang sebagian adalah sebagian kontinuitas tulang terputus yang dapat berupa retak/fissura atau &lt;em&gt;green stic fracture &lt;/em&gt;(Kumar, 1997). Berdasarkan ada tidaknya hubungan dengan udara luar, fraktur dibedakan menjadi fraktur tertutup dan fraktur terbuka.fraktur tertutup adalah fraktur yang tanpa luka dan tidak ada hubungan dengan udara luar. Fraktur terbuka adalah fraktur dengan luka terbuka sampai menembus kulit sehingga tulangnya tampak dari luar tubuh dan berhubungan dengan udara luar (Kumar, 1997). Berdasarkan arah patahan dan lokasi, fraktur dibagi menjadi tujuh yaitu : fraktur transversal jika arah patahannya tegak lurus dengan sumbu panjang tulang. Kemudian fraktur oblique adalah fraktur dengan arah patahan miring, fraktur spiral jika arah patahannya bentuk spiral. Fraktur impaktive adalah fraktur dimana salah satu ujung tulang masuk ke fragmen yang lain. Fraktur comminutive adalah fraktur dimana tulang terpecah menjadi beberapa bagian. Fraktur epiphyseal adalah fraktur pada titik pertemuan epiphysis pada batang tulang dan fraktur condyloid adalah fraktur dimana bagian condylus yang patah terlepas dari bagian yang lain (Kumar, 1997). &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 1.27cm; margin-bottom: 0pt; line-height: 150%; font-family: verdana;" align="justify" lang="sv-SE"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Terapi fraktur diperlukan konsep ”empat R” yaitu : rekognisi, reduksi/reposisi, terensi/fiksasi, dan rehabilitasi.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;ol style="font-family: verdana;"&gt;&lt;li&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0pt; line-height: 150%;" align="justify" lang="sv-SE"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Rekognisi atau pengenalan adalah dengan melakukan berbagai diagnosa yang benar sehingga akan membantu dalam penanganan fraktur karena perencanaan terapinya dapat dipersiapkan lebih sempurna.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0pt; line-height: 150%;" align="justify" lang="sv-SE"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Reduksi atau reposisi adalah tindakan mengembailikan fragmen-fragmen fraktur semirip mungkin dengan keadaan atau kedudukan semula atau keadaan letak normal.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0pt; line-height: 150%;" align="justify" lang="sv-SE"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Retensi atau fiksasi atau imobilisasi adalah tindakan mempertahankan  atau menahan fragmen fraktur tersebut selama penyembuhan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0pt; line-height: 150%;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span lang="sv-SE"&gt;Rehabilitasi  adalah tindakan dengan maksud agar bagian yang menderita fraktur  tersebut dapat kembali normal.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;/li&gt;&lt;/ol&gt; &lt;p style="margin-left: 0.64cm; margin-bottom: 0pt; line-height: 150%; font-family: verdana;" align="justify" lang="sv-SE"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0pt; line-height: 150%; font-family: verdana;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span lang="sv-SE"&gt; Menurut kumar (1997), prinsip dasar penanganan fraktur adalah aposisi dan immobilisasi serta perawatan setelah operasi yang baik. Pertimbangan-pertimbangan awal saat menangani kasus fraktur adalah menyelamatkan jiwa penderita yang kemungkinan disebabkan oleh banyaknya cairan tubuh yang keluar dan kejadian shock, kemudian baru menormalkan kembali fungsi jaringan yang mengalami kerusakan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 1.27cm; margin-bottom: 0pt; line-height: 150%; font-family: verdana;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span lang="sv-SE"&gt;Kriteria penyembuhan fraktur dibagi menjadi 2 yaitu : 1) klinis, meliputi tidak ada pergerakan antar fragmen, tidak ada rasa sakit, ada konduksi yaitu ada kontinuitas tulang; 2) Radiology, meliputi terbentuknya kalus, trabekula tampak sudah menyeberangi garis patahan (Archibald, 1965). &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0pt; line-height: 150%; font-family: verdana;" lang="sv-SE"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0pt; line-height: 150%; font-family: verdana;" align="center" lang="sv-SE"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;Fraktur radius ulna&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 1.27cm; margin-bottom: 0pt; line-height: 150%; font-family: verdana;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span lang="sv-SE"&gt;Fraktur radius ulna yang paling sering terjadi adalah fraktur radius ulna pars sepertiga distal, terutama pada anjing ras kecil. Fraktur ini mencakup 14% dari kasus fraktur tulang panjang yang muncul (Harasen, 2003b). Tipe fraktur radius ulna meliputi fraktur radius, fraktur ulna atau keduanya (Brinker, 1965). Penyebab paling umum dari fraktur ini adalah trauma saat jatuh atau tertabrak kendaraan bermotor (Degner, 2004).&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 1.27cm; margin-bottom: 0pt; line-height: 150%; font-family: verdana;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span lang="sv-SE"&gt;Kebanyakan fraktur ekstremitas depan merupakan fraktur displasia dan tidak stabil. Pemeriksaan fisik merupakan hal yang sangat penting untuk dilakukan untuk menentukan level fraktur. Kemungkinan bahwa fraktur tersebut merupakan fraktur terbuka atau tertutup juga harus diperhatikan, karena &lt;em&gt;open fracture&lt;/em&gt; sering terjadi pada fraktur pars distalis. Pemeriksaan radiologi mutlak dilakukan untuk menentukan penanganan selanjutnya dan prognosis dari fraktur tersebut (Nunamaker, 1985).&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 1.27cm; margin-bottom: 0pt; line-height: 150%; font-family: verdana;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span lang="sv-SE"&gt;Prinsip penanganan kasus fraktur adalah mereduksi fraktur dan menstabilkan reduksi fraktur menggunakan fiksasi. Tekhnik fiksasi fraktur biasanya diklasifikasikan dalam tiga golongan, yaitu: &lt;em&gt;external coaptation&lt;/em&gt;, &lt;em&gt;internal fixation&lt;/em&gt;, dan &lt;em&gt;external-internal fixation &lt;/em&gt;(&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Piermattei, 1997)&lt;/span&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 1.27cm; margin-bottom: 0pt; line-height: 150%; font-family: verdana;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span lang="sv-SE"&gt;&lt;em&gt;External coaptation&lt;/em&gt; merupakan salah satu bentuk fiksasi yang paling sederhana. Fiksasi ini disukai karena ekonomis dan non invasif. Keterbatasan dari bentuk fiksasi ini adalah keterbatasan aplikasinya pada dan tidak memberi stabilitas yang cukup pada kasus-kasus berat. &lt;em&gt;External coaptation&lt;/em&gt; pada prinsipnya membatasi aktivitas dari persendian dan otot pada bagian fraktur. Hal ini dapat menyebabkan rasa nyeri akibat tekanan terus menerus dan seringkali menyebabkan komplikasi pada jaringan disekitar area fraktur. Selain itu, karena kurang stabilnya fiksasi yang diberikan, pembentukan kalus menjadi lambat sehingga kesembuhan fraktur juga menjadi lebih lambat (Harasen, 2003a).&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 1.27cm; margin-bottom: 0pt; line-height: 150%; font-family: verdana;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span lang="sv-SE"&gt;Ada banyak tipe dari &lt;em&gt;external coaptation&lt;/em&gt;, seperti &lt;em&gt;Robert Jones bandage&lt;/em&gt;, &lt;em&gt;Spica splint&lt;/em&gt;, &lt;em&gt;Schroeder-Thomas splint&lt;/em&gt;, &lt;em&gt;Velpeu sling&lt;/em&gt;, &lt;em&gt;Ehmar sling&lt;/em&gt;, &lt;em&gt;Pelvic Limb sling&lt;/em&gt;, &lt;em&gt;Carpal flexion bandage&lt;/em&gt;, &lt;em&gt;Hobbies&lt;/em&gt;,  &lt;em&gt;Full leg cast&lt;/em&gt;, &lt;em&gt;Half cast&lt;/em&gt;, &lt;em&gt;Walking bar&lt;/em&gt;, dan &lt;em&gt;Bivaved cast.&lt;/em&gt; Material yang digunakan juga bervariasi dari bahan &lt;em&gt;polypropylene&lt;/em&gt; hingga &lt;em&gt;polymer&lt;/em&gt;. Bahan-bahan tersebut idealnya mudah diaplikasikan, nyaman digunakan, dan dapat mencapai kekuatan maksimum dengan cepat, sedangkan &lt;em&gt;external coaptation&lt;/em&gt; yang baik harus bersifat radiolusen, sehingga dapat dimonitor dengan baik tanpa harus membuka perban. Selain itu &lt;em&gt;cast&lt;/em&gt; harus bersifat mudah dileps, kuat dan ringan, tahan air, dan ekonomis (&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Piermattei, 1997; &lt;/span&gt;Slatter, 2002&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;)&lt;/span&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0pt; line-height: 150%; font-family: verdana;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span lang="sv-SE"&gt; Fiksasi internal adalah fiksasi fraktur dimana pada tulang yang mengalami fraktur difiksasi menggunakan pin, plat, &lt;em&gt;screw&lt;/em&gt;, dan &lt;em&gt;wire&lt;/em&gt;. Salah satu bentuk dari &lt;em&gt;internal fixation&lt;/em&gt; adalah &lt;em&gt;intramedullary pin&lt;/em&gt; atau &lt;em&gt;Steinman pin&lt;/em&gt; (Slatter, 2002). &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 1.27cm; margin-bottom: 0pt; line-height: 150%; font-family: verdana;" align="justify" lang="sv-SE"&gt; &lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0pt; line-height: 150%; font-family: verdana;" align="center" lang="sv-SE"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;strong&gt;Perbaikan jaringan dan kesembuhan luka&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 1.27cm; margin-bottom: 0pt; line-height: 150%; font-family: verdana;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span lang="sv-SE"&gt;Berdasarkan proses terjadinya, kesembuhan luka dibagi menjadi dua yaitu kesembuhan primer dan kesembuhan sekunder. Kesembuhan primer merupakan kesembuhan jaringan dengan nekrosis pasca operasi yang minimal dan tidak ditemukannya pernanahan. Kesembuhan primer dapat diusahakan dengan meminimalisir trauma bedah, mengupayakan dengan sungguh-sungguh pembedahan yang aseptis dan menyatukan kembali jaringan yang terpisah dengan hati-hati (Mayer, 1959). Kesembuhan sekunder adalah kesembuhan yang terjadi pada luka operasi setelah mengalami infeksi yang mengakibatkan kesembuhan primer tidak terjadi.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 1.27cm; margin-bottom: 0pt; line-height: 150%; font-family: verdana;" align="justify" lang="sv-SE"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Pada proses pembedahan yang baik, setelah dilakukan penutupan luka dengan benar maka ruang kecil diantara jahitan dua jaringan yang disatukan akan tersisi cairan serous. Pada beberapa hari pertama, aktivitas kesembuhan sedikit-demi sedikit mulai tampak dan penyatuan kembali jaringan tergantung pada kekuatan jahitan yang dibuat.dalam waktu sekitar empat hari, fibroblast mulai mulai berproliferasi dengan cepat dan membantu dalam menyatukan luka operasi. Dalam tahap ini ujung-ujung pembuluh darah yang terluka mulai berproliferasi dan membentuk jaringan kapiler yang baru. Penyatuan jaringan akan sempurna setelah 12-14 hari setelah pembedahan (mayer, 1959).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 1.27cm; margin-bottom: 0pt; line-height: 150%; font-family: verdana;" align="justify" lang="sv-SE"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Secara rinci proses penyembuhan fraktur dapat dibagi dalam beberapa tahap sebagai berikut :&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;ol style="font-family: verdana;"&gt;&lt;li&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0pt; line-height: 150%;" align="justify" lang="sv-SE"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Fase hematoma&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;/li&gt;&lt;/ol&gt; &lt;p style="margin-left: 1.27cm; margin-bottom: 0pt; line-height: 150%; font-family: verdana;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span lang="sv-SE"&gt;Pada mulanya terjadi hematoma dan disertai pembengkakan jaringan lunak, kemudian terjadi organisasi (proliferasi jaringan penyambung muda dalam daerah radang) dan hematoma akan mengempis. Tiap fraktur biasanya disertai putusnya pembuluh darah sehingga terdapat penimbunan darah di sekitar fraktur. Pada ujung tulang yang patah terjadi ischemia sampai beberapa milimeter dari garis patahan yang mengakibatkan matinya osteocyt pada daerah fraktur tersebut.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;ol style="font-family: verdana;"&gt;&lt;li&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0pt; line-height: 150%;" align="justify" lang="sv-SE"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Fase proliferatif&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;/li&gt;&lt;/ol&gt; &lt;p style="margin-left: 1.27cm; margin-bottom: 0pt; line-height: 150%; font-family: verdana;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span lang="sv-SE"&gt;Proliferasi sel-sel periosteal dan endoosteal, yang menonjol adalah proliferasi sel-sel lapisan dalam periosteal dekat daerah fraktur. Hematoma terdesak oleh proliferasi ini dan diabsorbsi oleh tubuh. Bersamaan dengan aktivitas sel-sel sub periosteal maka terjadi aktifitas sel-sel dari kanalis medularis dari lapisan endosteum dan dari bone marrow masing-masing fragmen. Proses dari periosteum dan kanalis medularis dari masing-masing fragmen bertemu dalam satu preses yang sama, proses terus berlangsung kedalam dan keluar dari tulang tersebut sehingga menjembatani permukaan fraktur satu sama lain. Pada saat ini mungkin tampak di beberapa tempat pulau-pulau kartilago, yang mungkin banyak sekali,walaupun adanya kartilago ini tidak mutlak dalam penyembuhan tulang. Pada fase ini sudah terjadi pengendapan kalsium.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;ol style="font-family: verdana;"&gt;&lt;li&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0pt; line-height: 150%;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span lang="sv-SE"&gt;Fase  pembentukan callus&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;/li&gt;&lt;/ol&gt; &lt;p style="margin-left: 1.27cm; margin-bottom: 0pt; line-height: 150%; font-family: verdana;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span lang="sv-SE"&gt;Pada fase ini terbentuk fibrous callus dan disini tulang menjadi osteoporotik akibat resorbsi kalsium untuk penyembuhan. Sel-sel osteoblas mengeluarkan matriks intra selluler yang terdiri dari kolagen dan polisakarida, yang segera bersatu dengan garam-garam kalsium, membentuk tulang &lt;em&gt;immature &lt;/em&gt;atau &lt;em&gt;young callus,&lt;/em&gt; karena proses pembauran tersebut, maka pada akhir stadium ter dapat dua macam callus yaitu didalam disebut internal callus dan diluar disebut external callus.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;ol style="font-family: verdana;"&gt;&lt;li&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0pt; line-height: 150%;" align="justify" lang="sv-SE"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Fase konsolidasi&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;/li&gt;&lt;/ol&gt; &lt;p style="margin-left: 1.27cm; margin-bottom: 0pt; line-height: 150%; font-family: verdana;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span lang="sv-SE"&gt;Pada fase ini callus yang terbentuk mengalami maturisasi lebih lanjut oleh aktivitas osteoblas, callus menjadi tulang yang lebih dewasa (mature) dengan pembentukan lamela-lamela). Pada setadium ini sebenarnya proses penyembuhan sedah lengkap. &lt;/span&gt;Pada fase ini terjadi pergantian &lt;em&gt;fibrous callus &lt;/em&gt;menjadi &lt;em&gt;primary callus.&lt;/em&gt; &lt;span lang="sv-SE"&gt;Pada saat ini sudah mulai diletakkan sehingga sudah tampak jaringan yang &lt;em&gt;radioopaque. &lt;/em&gt;Fase ini terjadi susudah empat minggu, namun pada umur-umur lebih mudah lebih cepat. Secara berangsur-angsur &lt;em&gt;primary bone callus &lt;/em&gt;diresorbsi dan diganti dengan second bone callus yang sudah mirip dengan jaringan tulang yang normal.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;ol style="font-family: verdana;"&gt;&lt;li&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0pt; line-height: 150%;" align="justify" lang="sv-SE"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Fase remodeling&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;/li&gt;&lt;/ol&gt; &lt;p style="margin-left: 1.27cm; margin-bottom: 0pt; line-height: 150%; font-family: verdana;" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span lang="sv-SE"&gt;Pada fase ini &lt;em&gt;secondary bone callus&lt;/em&gt; sudah ditimbuni dengan kalsium yang banyak dan tulang sedah terbentuk dengan baik, serta terjadi pembentukan kembali dari medula tulang. Apabila union sudah lengkap, tulang baru yang terbentuk pada umumnya berlebihan, mengelilingi daerah fraktur di luar maupun didalam kanal, sehingga dapat membentuk kanal medularis. Dengan mengikuti stress/tekanan dan tarik mekanis, misalnya gerakan, kontraksi otot dan sebagainya, maka callus yang sudah mature secara pelan-pelan terhisap kembali dengan kecepatan yang konstan sehingga terbentuk tulang yang sesuai dengan aslinya. (Santoso, 1999). &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 1.27cm; margin-bottom: 0pt; line-height: 150%; font-family: verdana;" align="justify" lang="sv-SE"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Proses kesembuhan jaringan pada fraktur tulang menurut Archibald (1974), hampir sama dengan kesembuhan pada jaringan lunak, hanya saja tidak terbentuk serabut kolagen melainkan terbentuk osteosit dan matriks tulang. Fase pertama yaitu terjadi peningkatan kegiatan sel-sel tulang yang akan mengisi celah antara ujung patahan tulang dengan dibentuknya jaringan yang banyak mengandung sel. Fase kedua yaitu terbentuknya matriks tulang yang dibentuk di dalam sumsum tulang dan di sekeliling ujung patahan tulang membentuk selubung penguat yang disebut kalus. Jaringan kalus ini lama-lama akan diabsorbsi lagi yang kemudian akan terjadi kondensasi garam-garam kalsium pada matriks sehingga akan terbentuk sistema haversi dan matriks akan menjadi tulang yang sempurna.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-indent: 1.27cm; margin-bottom: 0pt; line-height: 150%; font-family: verdana;" align="justify" lang="sv-SE"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Bentuk kesembuhan tulang dapat bervariasi tergantung pada ketepatan reduksi dan fiksasi. Secara ringkas proses kesembuhan tulang dapat dikategorikan menjadi 3 macam, yaitu kesembuhan normal, kesembuhan kontak dengan fiksasi yang kokoh dan kesembuhan gap dengan fiksasi yang kokoh (Archibald, 1974).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7655838855028235640-5291209024680296574?l=tinggibadandotcom.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tinggibadandotcom.blogspot.com/feeds/5291209024680296574/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tinggibadandotcom.blogspot.com/2009/02/fraktur-dan-fraktur-radius-ulna.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7655838855028235640/posts/default/5291209024680296574'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7655838855028235640/posts/default/5291209024680296574'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tinggibadandotcom.blogspot.com/2009/02/fraktur-dan-fraktur-radius-ulna.html' title='Fraktur dan Fraktur Radius Ulna'/><author><name>Blognya tinggibadan.com</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14939837788161814343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='12' src='http://4.bp.blogspot.com/_bmFIDlRlkQs/SUPFUVXZlLI/AAAAAAAAAAw/SEF9Xaki58s/S220/logo+elemen2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7655838855028235640.post-1848246059865855988</id><published>2009-02-20T02:45:00.003-08:00</published><updated>2009-02-20T02:46:50.656-08:00</updated><title type='text'>Pengobatan Narkoba</title><content type='html'>-Pengobatan adiksi (detoks)&lt;br /&gt;-Pengobatan infeksi&lt;br /&gt;-Rehabilitasi&lt;br /&gt;-Pelatihan mandiri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Pencegahan Narkoba:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-Memperkuat keimanan&lt;br /&gt;-Memilih lingkungan pergaulan yang sehat&lt;br /&gt;-Komunikasi yang baik&lt;br /&gt;-Hindari pintu masuk narkoba yaitu rokok&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Pertolongan Pertama&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertolongan pertama penderita dimandikan dengan air hangat, minum banyak, makan makanan bergizi dalam jumlah sedikit dan sering dan dialihkan perhatiannya dari narkoba. Bila tidak berhasil perlu pertolongan dokter. Pengguna harus diyakinkan bahwa gejala-gejala sakaw mencapai puncak dalam 3-5 hari dan setelah 10 hari akan hilang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Empat Cara Alternatif Menurunkan Risiko atau "Harm Reduction" :&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-Menggunakan jarum suntik sekali pakai&lt;br /&gt;-Mensuci hamakan (sterilisasi) jarum suntik&lt;br /&gt;-Mengganti kebiasaan menyuntik dengan menghirup atau oral dengan tablet&lt;br /&gt;-Menghentikan sama sekali penggunaan narkoba&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Detoksifikasi&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Detoksifikasi adalah proses menghilangkan racun (zat narkotika atau adiktif lain) dari tubuh dengan cara menghentikan total pemakaian semua zat adiktif yang dipakai atau dengan penurunan dosis obat pengganti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Detoksifikasi bisa dilakukan dengan berobat jalan atau dirawat di rumah sakit. Biasanya proses detoksifikasi dilakukan terus menerus selama satu sampai tiga minggu, hingga hasil tes urin menjadi negatif dari zat adiktif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Rehabilitasi&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah menjalani detoksifikasi hingga tuntas (tes urin sudah negatif), tubuh secara fisik memang tidak Ã¢â‚¬Å“ketagihanÃ¢â‚¬Â lagi, namun secara psikis ada rasa rindu dan kangen terhadap zat tersebut masih terus membuntuti alam pikiran dan perasaan sang pecandu. Sehingga sangat rentan dan sangat besar kemungkinan kembali mencandu dan terjerumus lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk itu setelah detoksifikasi perlu juga dilakukan proteksi lingkungan dan pergaulan yang bebas dari lingkungan pecandu, misalnya dengan memasukkan mantan pecandu ke pusat rehabilitasi.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7655838855028235640-1848246059865855988?l=tinggibadandotcom.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tinggibadandotcom.blogspot.com/feeds/1848246059865855988/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tinggibadandotcom.blogspot.com/2009/02/pengobatan-narkoba.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7655838855028235640/posts/default/1848246059865855988'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7655838855028235640/posts/default/1848246059865855988'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tinggibadandotcom.blogspot.com/2009/02/pengobatan-narkoba.html' title='Pengobatan Narkoba'/><author><name>Blognya tinggibadan.com</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14939837788161814343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='12' src='http://4.bp.blogspot.com/_bmFIDlRlkQs/SUPFUVXZlLI/AAAAAAAAAAw/SEF9Xaki58s/S220/logo+elemen2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7655838855028235640.post-4605113174583627704</id><published>2009-02-20T02:45:00.002-08:00</published><updated>2009-02-20T02:46:15.819-08:00</updated><title type='text'>AKIBAT  ROKOK</title><content type='html'>Akibat negatif dari rokok, sesungguhnya sudah mulai terasa pada waktu orang baru mulai menghisap rokok.  Dalam asap rokok yang membara karena diisap, tembakau terbakar kurang sempurna sehingga menghasilkan CO (karbon mono oksida), yang disamping asapnya sendiri, tar dan nikotine (yang terjadi juga dari pembakaran tembakau tersebut) dihirup masuk ke dalam jalan napas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;CO, Tar, dan Nikotin tersebut berpengaruh terhadap syaraf yang menyebabkan :&lt;br /&gt;- Gelisah, tangan gemetar (tremor)&lt;br /&gt;- Cita rasa / selera makan berkurang&lt;br /&gt;- Ibu-ibu hamil yang suka merokok dapat kemungkinan keguguran kandungannya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Tar dan Asap Rokok&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Tar dan asap rokok merangsang jalan napas, dan tar tersebut tertimbun disaluran itu yang menyebabkan :&lt;br /&gt;- Batuk-batuk atau sesak napas&lt;br /&gt;- Tar yang menempel di jalan napas dapat menyebabkan kanker jalan napas,&lt;br /&gt;   lidah atau bibir&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Nikotin&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Nikotin merangsang bangkitnya adrenalin hormon dari anak ginjal yang menyebabkan :&lt;br /&gt;- Jantung berdebar-debar&lt;br /&gt;- Meningkatkan tekanan darah serta kadar kholesterol dalam darah,&lt;br /&gt;   tang erat dengan terjadinya serangan jantung&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Gas CO (Karbon Mono Oksida)&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Gas CO juga berpengaruh negatif terhadap jalan napas dari pembuluh darah.&lt;br /&gt;Karbon mono oksida lebih mudah terikat pada hemoglobin daripada oksigen&lt;br /&gt;Oleh sebab itu, darah orang yang kemasukan CO banyak, akan berkurang daya angkutnya bagi oksigen dan orang dapat meninggal dunia karena keracunan karbon mono oksida.  Pada seorang perokok tidak akan sampai terjadi keracunan CO, namun pengaruh CO yang dihirup oleh perokok dengan sedikit demi sedikit, dengan lambat namun pasti akan berpengaruh negatif pada jalan napas dan pada pembuluh darah.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7655838855028235640-4605113174583627704?l=tinggibadandotcom.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tinggibadandotcom.blogspot.com/feeds/4605113174583627704/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tinggibadandotcom.blogspot.com/2009/02/akibat-rokok.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7655838855028235640/posts/default/4605113174583627704'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7655838855028235640/posts/default/4605113174583627704'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tinggibadandotcom.blogspot.com/2009/02/akibat-rokok.html' title='AKIBAT  ROKOK'/><author><name>Blognya tinggibadan.com</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14939837788161814343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='12' src='http://4.bp.blogspot.com/_bmFIDlRlkQs/SUPFUVXZlLI/AAAAAAAAAAw/SEF9Xaki58s/S220/logo+elemen2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7655838855028235640.post-4276316604493222786</id><published>2009-02-20T02:45:00.001-08:00</published><updated>2009-02-20T02:45:29.254-08:00</updated><title type='text'>Fakta tentang alkohol</title><content type='html'>Alkohol merupakan pilihan utama anak dan remaja&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; :arrow: Lebih dari 40% individu yang mulai minum alkohol sebelum berusia 15 tahun akan mengalami ketergantungan alkohol seumur hidupnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; :arrow: 205 dari siswa kelas 8 (kelas 2 SLTP) dan 42% siswa kelas 10 (1 SMA) pernah mabuk setidaknya sekali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; :arrow: 67% siswa kelas 8 (2 SLTP) dan 83% siswa kelas 10 (1 SMA) yakin bahwa mereka siap mengkonsumsi alkohol.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; :arrow: Siswi kelas 9 (setara dengan kelas 3 SLTP) melaporkan bahwa mereka mengkonsumsi alkohol lebih banyak dari anak laki-laki. 38,5% siswi dan 33,9% siswa minum dalam 1 bulan terakhir, dan 20,9% siswi dan 18,8% siswa berpesta minum-minuman keras. Tahun 2001, para siswi dilaporkan mengkonsumsi alkohol lebih sedikit atau paling tidak sama dengan para siswa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; :arrow: 36,4% siswa kelas 9 (3 SLTP) mengatakan bahwa mereka telah mengkonsumsi alkohol sejak mereka belum berusia 13 tahun. Sedangkan hanya 19,3% siswa/i kelas 9 mengaku telah merokok, dan 11.7% mengaku telah mengkonsumsi mariyuana (ganja) sebelum mereka berusia 13 tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; :arrow: Di antara siswa SLTA, mereka yang mulai mengkonsumsi minuman keras sebelum usia 13 tahun memiliki kecenderungan 9 kali lebih besar untuk sering berpesta minum-minuman keras (lebih dari 5 gelas setiap minum, sedikitnya 6 kali sebulan)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; :arrow: Riset pada siswa kelas 5 sampai kelas 11 (setara dengan kelas 2 SMA), menemukan bahwa mereka yang melihat dan menikmati iklan alkohol lebih melihat minum minuman keras sebagai kebiasaan yang baik dan mengatakan bahwa mereka cenderung akan minum-minuman keras dan mengkonsumsi lebih banyak alkohol di masa depan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7655838855028235640-4276316604493222786?l=tinggibadandotcom.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tinggibadandotcom.blogspot.com/feeds/4276316604493222786/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tinggibadandotcom.blogspot.com/2009/02/fakta-tentang-alkohol.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7655838855028235640/posts/default/4276316604493222786'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7655838855028235640/posts/default/4276316604493222786'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tinggibadandotcom.blogspot.com/2009/02/fakta-tentang-alkohol.html' title='Fakta tentang alkohol'/><author><name>Blognya tinggibadan.com</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14939837788161814343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='12' src='http://4.bp.blogspot.com/_bmFIDlRlkQs/SUPFUVXZlLI/AAAAAAAAAAw/SEF9Xaki58s/S220/logo+elemen2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7655838855028235640.post-5859355163543285294</id><published>2009-02-20T02:44:00.003-08:00</published><updated>2009-02-20T02:44:56.049-08:00</updated><title type='text'>Amfetamin, Si Pemicu Tindak Kriminal</title><content type='html'>Dalam kasus penembakan akhir 2004 lalu di Bar Fluid Club dengan tersangka Adiguna Sutowo, sempat disebutkan bahwa tdalam pengetesan awal, darah Adiguna positif mengandung metamfetamina, sedangkan urinenya mengandung metamfetamina dan fenmetrazina. Kedua zat itu tergolong dalam psikotropika golongan II.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah sebenarnya metamfetamina itu, dan apa kaitannya dengan tindak kriminal?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Metamfetamina merupakan jenis narkoba yang terbuat dari bahan dasar amfetamin, yaitu kelompok narkoba yang dibuat secara sintesis, biasanya berbentuk bubuk putih, kuning atau coklat dan kristal kecil berwarna putih. Nama lainnya ialah Shabu, SS, ubas, Ice dll. Cara memakai amfetamin yang paling umum adalah dengan menghirup asapnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu efek yang ditimbulkan amfetamin ialah pemakai mengalami gangguan kejiwaan, termasuk diantaranya tingkah laku yang aneh, paranoid dan halusinasi. Hal inilah yang dapat menjadi pemicu bagi pemakai untuk melakukan tindak kriminal.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7655838855028235640-5859355163543285294?l=tinggibadandotcom.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tinggibadandotcom.blogspot.com/feeds/5859355163543285294/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tinggibadandotcom.blogspot.com/2009/02/amfetamin-si-pemicu-tindak-kriminal.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7655838855028235640/posts/default/5859355163543285294'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7655838855028235640/posts/default/5859355163543285294'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tinggibadandotcom.blogspot.com/2009/02/amfetamin-si-pemicu-tindak-kriminal.html' title='Amfetamin, Si Pemicu Tindak Kriminal'/><author><name>Blognya tinggibadan.com</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14939837788161814343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='12' src='http://4.bp.blogspot.com/_bmFIDlRlkQs/SUPFUVXZlLI/AAAAAAAAAAw/SEF9Xaki58s/S220/logo+elemen2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7655838855028235640.post-563499951861695729</id><published>2009-02-20T02:44:00.001-08:00</published><updated>2009-02-20T02:44:38.822-08:00</updated><title type='text'>SEJARAH HEROIN</title><content type='html'>Heroin merupakan salah satu jenis obat terlarang yang sangat populer di Amerika saat ini. Walaupun sebenarnya heroin bukanlah barang baru. Jenis ini telah ada sejak akhir tahun 60-an, efek negatifnya juga tidak asing lagi buat kita. Heroin merupakan bagian dari opium/candu, seperti candu, ada beberapa ketergantungan yang timbul baik secara fisik maupun mental yang dialami saat mengkonsumsinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Awal Mula Generasi Pecandu Heroin di Amerika&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;             Pada pertengahan tahun 1800, candu adalah jenis obat terlarang yang paling terkenal saat itu. Sarang/rumah candu tersebar di tempat-tempat di Amerika yang sekarang dikenal dengan sebutan Ã¢â‚¬ËœWild West.Ã¢â‚¬â„¢ Banjir candu pada masa itu berasal dari para imigran Cina yang datang ke Amerika sebagai pekerja pembangunan rel kereta api. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;            Sejarah Amerika secara akurat mengatakan bahwa tokoh yang kita kenal sampai saat ini seperti Wild Bill Hickock dan Kit Carson sebenarnya lebih sering mengunjungi rumah madat dari pada bar. Gambaran stereotip yang kita miliki tentang para cowboy yang beristirahat di bar setelah melakukan perjalanan panjang menelusuri jalan kecil yang berdebu hanyalah sebagian dari cerita tentang Amerika di masa lalu. Kenyataannya, para cowboy ini seringkali tidak beristirahat di bar sama sekali. Mereka kedapatan sedang duduk dengan posisi kepala tertelungkup ke depan menghirup candu ditemani oleh pelacur oriental di dalam sebuah ruangan yang hanya diterangi temaram cahaya lilin. Saat itu bukanlah hal yang aneh jika ditemukan cowboy-cowboy yang menghabiskan hari dan malam-malam mereka di rumah madat dalam keadaan fly/seperti bermimpi. Akhirnya, mereka menjadi ketagihan dan menjadi pecandu.    &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;            Meskipun demikian, masalah ketergantungan alkohol tetap menempati urutan pertama pada masa itu. Alkohol merupakan salah satu sumber utama penyebab kekerasan dan kematian. Sedangkan candu lebih dikenal sebagai alat penyembuh ketergantungan alkohol pada akhir tahun 1800-an.     &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;            Candu merupakan Ã¢â‚¬ËœibuÃ¢â‚¬â„¢ dari morfin, mulanya dikembangkan sebagai obat penghilang rasa sakit sekitar tahun 1810. Morfin dikategorikan sebagai obat yang ajaib karena mampu mengurangi rasa sakit akibat operasi atau luka parah. Pada saat dikonsumsi, obat ini menyebabkan penggunanya berada dalam kondisi mati rasa sekaligus diliputi perasaan senang/ euforia seperti sedang berada dalam alam mimpi. Oleh karena efek sampingnya yang berupa euforia ini, pada tahun 1811 obat ini diberi nama Morpheus sama seperti nama dewa mimpi Yunani oleh Dr. F.W.A. Serturner, seorang ahli obat dari Jerman. Pertengahan tahun 1850, morfin telah tersedia di seluruh Amerika Serikat dan semakin populer dalam dunia kedokteran. Morfin dimanfaatkan sebagai obat penghilang rasa sakit yang membuat takjub dokter-dokter pada masa itu. Sayangnya, ketergantungan terhadap obat tersebut terlewatkan, tidak terdeteksi sampai masa Perang Saudara berakhir. Selama perang saudara, jumlah pasien yang dirawat dengan menggunakan morfin akibat terkena misil udara dalam perang meningkat tajam. Sepuluh ribu tentara Amerika Utara dan Konfederasi berubah menjadi pecandu morfin. Hanya dalam waktu 10 tahun sejak pertama kali morfin memasuki Amerika, obat ini telah menjadi wabah.epidemik yang besar di Amerika. Walaupun tidak ada data statistik yang aktual mengenai angka ketergantungan/kecanduan saat ini, tetapi masalah ini telah berkembang sedemikian rupa yang memerlukan perhatian serius dari dunia kedokteran. Para dokter menjadi kebingungan dan tidak mengerti apa yang harus diperbuat dalam mengangani epidemik baru ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;        &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                        Pada tahun 1874, orang mengira telah menemukan jawaban atas masalah ini lewat obat baru yang ditemukan di Jerman. Obat ajaib baru ini disebut Heroin, sesuai dengan merek yang beredar di Jerman. Tidak lama setelah ditemukan, heroin pun diimpor masuk ke Amerika Serikat. Titik penjualan yang tinggi tercapai dari pasar yang yang terdiri dari para dokter dan pasien mereka yang sebelumnya merupakan pecandu morfin kemudian beralih menjadi pecandu heroin karena dirasa lebih Ã¢â‚¬Å“aman, dan tidak menimbulkan ketergantungan.Ã¢â‚¬Â  Sejak saat itu, lahirlah pecandu-pecandu heroin yang bertahan dalam kebudayaan Amerika sampai saat ini.     &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;            Sejak akhir 1800-an sampai dengan awal 1900-an, pabrik obat terkemuka pada saat itu mulai memproduksi peralatan yang diperlukan untuk menggunakan heroin. Peralatan ini dapat ditemui di toko-toko obat yang terdiri dari sebuah jarum suntik hipodermik terbuat dari kaca lengkap dengan sebuah botol kecil berisi opiat (morfin/ heroin) dan atau kokain yang dikemas rapi dalam sebuah kotak timah yang berukir indah. Laudanum (opium/ candu berbahan dasar alkohol) merupakan nama obat yang sangat populer karena kasiatnya dalam mengobati berbagai jenis penyakit. Laudanum dapat dapat diperoleh dengan bebas oleh anak-anak maupun orang dewasa Ã¢â‚¬â€œ sama seperti aspirin sekarang ini.    &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;            Pabrik-pabrik obat berusaha memasarkan produk obat mereka melalui kampanye iklan yang memuji narkotik sebagai obat penyembuh berbagai jenis gangguan fisik dan mental mulai dari ketergantungan alkohol sampai dengan penyembuhan kanker, depresi, kelambanan, batuk, pilek, TBC dan penyakit karena usia. Bahkan kebanyakan dari obat mujarab yang dipromosikan oleh para penjual obat Ã¢â‚¬Å“yang licik seperti ularÃ¢â‚¬Â sebagai obat yang dapat menyembuhkan segala macam penyakit biasanya mengandung satu atau lebih unsur narkotika dalam campurannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;            Heroin, morfin, dan jenis derivatif opiat lainnya dijual dengan bebas dan legal sampai tahun 1920, yaitu saat pihak Kongres menemukan bahaya dari obat-obatan ini dan menetapkan Undang-Undang Obat Terlarang. Hukum baru ini membuat penjualan obat seperti ini tidak lagi diijinkan dijual di toko-toko obat seperti sebelumnya. Pihak federal juga melarang penyebaran obat-obatan jenis tersebut. Namun pada saat undang-undang tersebut diberlakukan, sudah sangat terlambat. Pasar heroin di Amerika Serikat telah tercipta. Tahun 1925 diperkirakan terdapat sekitar 200000 pecandu di negara itu. Pasar tersebut terus bertahan sampai hari ini.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7655838855028235640-563499951861695729?l=tinggibadandotcom.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tinggibadandotcom.blogspot.com/feeds/563499951861695729/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tinggibadandotcom.blogspot.com/2009/02/sejarah-heroin.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7655838855028235640/posts/default/563499951861695729'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7655838855028235640/posts/default/563499951861695729'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tinggibadandotcom.blogspot.com/2009/02/sejarah-heroin.html' title='SEJARAH HEROIN'/><author><name>Blognya tinggibadan.com</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14939837788161814343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='12' src='http://4.bp.blogspot.com/_bmFIDlRlkQs/SUPFUVXZlLI/AAAAAAAAAAw/SEF9Xaki58s/S220/logo+elemen2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7655838855028235640.post-2288924285060616453</id><published>2009-02-20T02:42:00.002-08:00</published><updated>2009-02-20T02:43:58.424-08:00</updated><title type='text'>Steroid dan Pengaruhnya</title><content type='html'>Impian memiliki bentuk tubuh ideal dan penampilan yang atletis bisa membuat remaja serta pria dan wanita dewasa untuk menggunakan anabolik steroid, dengan mengesampingkan efek samping yang serius dari penggunaan obat ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Dr.Alan I. Leshner, Direktur NIDA (National Institute Drug Abuse), survei Ã¢â‚¬ËœMonitoring the FutureÃ¢â‚¬â„¢ tahun 1999 menunjukkan bahwa penggunaan steroid di kalangan siswa SLTP dan SLTA semakin meningkat. Dibutuhkan penanganan yang serius untuk menanggulangi trend yang berbahaya ini sebelum mencapai puncaknya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anabolik steroid merupakan nama yang biasa digunakan untuk zat sintetik yang berkaitan dengan testosteron, hormon seks laki- laki. Meskipun memiliki kegunaan medis, seperti mengatasi pubertas yang tertunda, impotensi, namun bila steroid disalahgunakan akan menimbulkan dampak yang buruk bagi kesehatan. Bagi pria, penyalahgunaan steroid dapat mengakibatkan berkurangnya produksi sperma, penyusutan alat kelamin, impotensi, dan pembesaran payudara. Bagi wanita dapat menyebabkan bertambahnya karakter maskulin seperti pembesaran suara dan pertumbuhan rambut tubuh secara berlebihan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu penggunaan steroid juga dapat mengakibatkan kerusakan yang permanen pada jantung, hati dan ginjal. Orang yang memakai anabolik steroid melalui suntikan dengan menggunakan jarum yang tidak steril juga dapat terjangkit HIV dan penyakit lainnya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7655838855028235640-2288924285060616453?l=tinggibadandotcom.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tinggibadandotcom.blogspot.com/feeds/2288924285060616453/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tinggibadandotcom.blogspot.com/2009/02/steroid-dan-pengaruhnya.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7655838855028235640/posts/default/2288924285060616453'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7655838855028235640/posts/default/2288924285060616453'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tinggibadandotcom.blogspot.com/2009/02/steroid-dan-pengaruhnya.html' title='Steroid dan Pengaruhnya'/><author><name>Blognya tinggibadan.com</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14939837788161814343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='12' src='http://4.bp.blogspot.com/_bmFIDlRlkQs/SUPFUVXZlLI/AAAAAAAAAAw/SEF9Xaki58s/S220/logo+elemen2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7655838855028235640.post-2073029293721554511</id><published>2009-02-20T02:42:00.001-08:00</published><updated>2009-02-20T02:42:24.663-08:00</updated><title type='text'>Prinsip-prinsip dasar strength training bagi anak/remaja adalah sebagai berikut :</title><content type='html'>1. Panduan jelas. Anak musti diajari cara ambil nafas yang benar saat angkat dan turunkan beban, tidak boleh tahan nafas. Postur tubuh juga musti benar saat latihan. Minimal ada 1 instruktur membawahi maksimal 10 anak guna menjamin pemahaman anak.&lt;br /&gt;2. Pengawasan. Agar aman sekaligus memastikan apa yang diajarkan sudah diterapkan dengan benar, musti ada pengawas (orang dewasa) merangkap spotter jika dirasa beban terlalu berat bagi anak. Jika anak/remaja belum pernah latihan pakai berat badan sendiri sebelumnya, jangan biarkan mereka latihan pakai besi. Selalu ingatkan anak untuk banyak minum air selama dan sesudah latihan. Biasakan anak untuk jalani diet sehat dengan iming-iming memaksimalkan potensi genetik atletik si anak.&lt;br /&gt;3. Pemanasan / pendinginan. Sebelum latihan, luangkan 5-10 menit pemanasan (misal jalan, jogging ditempat, lompat tali, peregangan, aerobik low impact, dll). Di akhir latihan, lakukan pendinginan (peregangan ringan) 10-15 menit.&lt;br /&gt;4. Beban ringan, repetisi musti terkendali. Untuk anak, 1 set isinya 12-20 repetisi, pakai beban ringan. Untuk pemula cukup 8-15 repetisi saja. Lakukan 6-8 jenis latihan berlainan (untuk semua grup otot), 1-3 set per latihan. Gerakan harus full, tidak boleh tanggung. Jika si anak gagal menyelesaikan set/repetisinya, turunkan bebannya. Boleh saja si anak pakai beban yang sama dengan orang dewasa, asal mampu dan tidak menyiksa. Yang penting disini adalah kemauan anak untuk ikut latihan serius. Soal target seberapa berat beban yang musti bisa diangkatnya, serahkan saja tanggung jawab itu pada orang dewasa. Tak perlu kasih beban moral seperti itu pada anak-anak.&lt;br /&gt;5. Istirahat. Sisipkan 1 hari untuk istirahat sebelum masuk ke latihan berikutnya. 2-3 kali latihan per minggu (durasi per latihan 20-30 menit) sudah cukup. Cukup biarkan anak-anak menikmati gerakan latihan fitness-nya, nanti lama-kelamaan kekuatan / kemampuan motoriknya akan berkembang secara bertahap.&lt;br /&gt;6. Pantau progress latihan. Ajarkan anak cara mengisi tabel latihan berisikan prestasi latihannya selama ini (jumlah repetisi, jenis latihan, dll).&lt;br /&gt;7. Naikkan beban secara bertahap. Setelah si anak dirasa sudah menguasai latihannya selama ini, naikkan bebannya.&lt;br /&gt;8. Have fun. Jangan jalani latihan yang itu-itu saja, variasikan dengan jenis latihan lainnya. Anak cenderung betah jika tidak merasa bosan karenanya. Jangan terkesan memaksakan latihan tersebut pada anak. Anda musti ikut terlibat latihan bersama anak anda, jangan hanya nonton/beri instruksi saja.&lt;br /&gt;9. Sabar. Semuanya butuh waktu, jadi jalani saja semuanya dengan konsisten. Hilangkan pikiran “Kapan yah saya bisa begini dan begitu” pada diri anda dan anak anak. Akan tiba sebuah hari dimana anda/anak anda merasakan ada perbedaan (kekuatan dan daya tahan otot).&lt;br /&gt;10. Terapkan gaya hidup sehat. Termasuk didalamnya diet seimbang, istirahat cukup, dan latihan konsisten. Luangkan waktu 1-2 minggu sekali untuk rekreasi dan makan diluar kebiasaan agar mental anak tetap waras.&lt;br /&gt;11. Sistim rewards. Berikan penghargaan atas konsistensi / prestasi anak selama latihan. Bentuknya bisa macam-macam, tergantung kondisi keuangan orang tua. Sangat membantu menghidupkan motivasi anak. Diharapkan kelak si anak akan tekun latihan bukan karena hadiahnya, tapi karena ada sesuatu yang lebih menarik ketimbang sekedar soal materi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh program latihan beban untuk anak umur 7-13 tahun, bisa dilakukan seusai sekolah atau di weekend, pastikan anak sudah sarapan 2-3 jam sebelumnya agar punya energi memadai. Jika tidak tersedia beban, maka buku tebal atau sejenisnya bisa jadi pengganti bagus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SENIN – dada dan pundak&lt;br /&gt;Press-ups – 3 x 15-20 memakai berat badan sendiri&lt;br /&gt;Side lateral – 3 x 20-30 pakai beban ringan (kira kira seberat kaleng ukuran 425gram yang di isi buah sampai penuh)&lt;br /&gt;Shoulder-press – 3 x 20-25 dengan beban 1 kg pada tiap tangannya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;RABU – kaki dan perut&lt;br /&gt;Squats – 3 x 20-25 dengan berat badan sendiri&lt;br /&gt;Lunges – 3 x 15-20 dengan berat badan sendiri (tangan disilang didepan dada)&lt;br /&gt;Crunches - 3 x 15-25&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;JUMAT – punggung dan tangan&lt;br /&gt;Bent-rowing – 3 x 15-20 dengan 1 kg pada tiap tangannya&lt;br /&gt;Chin-ups – 3 set, repetisi sebanyak mungkin, pakai berat badan sendiri, pastikan orang tua memegang kaki anak sebagai stabilizer&lt;br /&gt;Dumbell Curls – 3 x 15-20 dengan beban 1 kg ditiap tangannya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6packs chick&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7655838855028235640-2073029293721554511?l=tinggibadandotcom.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tinggibadandotcom.blogspot.com/feeds/2073029293721554511/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tinggibadandotcom.blogspot.com/2009/02/prinsip-prinsip-dasar-strength-training.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7655838855028235640/posts/default/2073029293721554511'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7655838855028235640/posts/default/2073029293721554511'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tinggibadandotcom.blogspot.com/2009/02/prinsip-prinsip-dasar-strength-training.html' title='Prinsip-prinsip dasar strength training bagi anak/remaja adalah sebagai berikut :'/><author><name>Blognya tinggibadan.com</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14939837788161814343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='12' src='http://4.bp.blogspot.com/_bmFIDlRlkQs/SUPFUVXZlLI/AAAAAAAAAAw/SEF9Xaki58s/S220/logo+elemen2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7655838855028235640.post-523001392992775415</id><published>2009-02-20T02:41:00.001-08:00</published><updated>2009-02-20T02:41:42.000-08:00</updated><title type='text'>Sejak Usia Dini</title><content type='html'>Dalam sebuah seminar olahraga untuk anak-anak, pertanyaan berikut dilontarkan publik pada pembicara, “Mulai kapan orang tua seharusnya mempersiapkan anaknya untuk berolahraga?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Berapa umur bapak?” tanya sang pembicara. “Dua puluh tiga” jawab peserta seminar. Lalu sang pembawa seminar menjawab, “Anda musti memulainya sejak 23 tahun lalu.”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa intinya? Orang tua harus bisa jadi idola anak-anaknya. Itu tugas terpenting dan terberat seorang ayah/ibu. Kenapa? Karena butuh waktu seumur hidup untuk mewujudkannya. Jadi jika anda mau anak anda suka olahraga, maka harus dimulai dari anda sebagai orang tuanya. Orang tua musti kasih contoh pada anaknya. Jika sebagai orang tua anda malas olahraga, kecil kemungkinan sang anak akan suka olahraga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dimata anak, orang / guru terpenting di dunia adalah orang tuanya. Mayoritas kelakuan orang tua akan menurun pada anaknya secara permanen, masuk ke alam bawah sadarnya. Kenapa?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak percaya total pada orang tuanya, apapun yang dikatakan orang tua dianggap benar dan sah untuk ditiru. Jika orang tua mereka percaya total pada olahraga, menganggap olahraga sebagai prioritas utama dalam hidup mereka, maka anak akan menganggapnya sebagai hal yang sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Percuma saja memaksakan olahraga pada anak, jika anda sendiri melempem olahraga-nya. Bukan begitu cara kerja pikiran anak-anak. Fungsi intelektual anak belum berkembang, maka fungsi emosi pegang peran dominan, untuk sementara waktu hingga sang anak dewasa, menyerap informasi melebihi apa yang dilihat dan di dengar ketimbang apa yang diajarkan padanya. Anda capek-capek berbusa mulutnya menyuruh anak olahraga, tapi anak bisa merasakan jika sebenarnya anda sebagai orang tuanya sebenarnya super duper malas olahraga. Yah percuma saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang tua musti sadar profile dirinya berpengaruh kuat bagi anak, melebihi perkiraan anda sendiri. Anak akan meniru orang tuanya. Memang begitu cara kerja alam. Menjadi orang tua itu sama saja menjadi idola bagi anak. Menjadi orang tua tak cuma sekedar melahirkan, memberi makan, membesarkan, menyekolahkan saja. It is all about you !!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada seorang guru TK yang pernah mengingatkan segerombol para orang tua murid TK, agar hati-hati dengan perilaku mereka didepan anak selama di rumah. Para orang tua itu shock kaget setelah sang guru mengatakan “Saya tahu bagaimana kalian memperlakukan anak-anak anda. Saya tahu siapa diantara kalian yang memakai kalimat tak senonoh di rumah. Saya tahu kelakuan anda semua di rumah, karena anak anak anda menirukan semua kelakuan anda dikelas. Semua itu terlihat dari cara anak kalian bermain, bicara, dan berperilaku.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika anda pikir apa yang anda lakukan di rumah tak bakal diketahui orang luar, itu salah besar. Anak anda melihat semuanya, walau sepintar apapun anda menutupinya. Anak akan meniru anda, mempraktekkannya dan memperlihatkannya ke seluruh dunia. JADI, pastikan apa yang anda lakukan sebagai orang tua saat ini, adalah sesuatu yang anda cita-citakan pada anak anda di masa mendatang. Jika anda ingin anak anda suka olahraga, maka sebagai orang tua, seriuslah sedikit dalam berolahraga sedari sekarang. Jangan cuma sekedar wasting time di gym saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fitness itu ada banyak ragam didalamnya, dimana strength training hanyalah sebagian kecil saja darinya. Jika orang tua menanamkan kebiasaan fitness sejak dini pada anaknya, maka kelak anak anda akan meraih keuntungan seumur hidupnya. Warisan terhebat yang bisa diberikan orang tua pada anaknya adalah KESEHATAN ! Kesuksesan orang dewasa datang dari jiwa dan fisik yang sehat yang di rintis sejak usia dini. Jika anda melihat orang dewasa yang terlihat sukses, tapi sakit-sakitan, maka sebenarnya itu adalah kesuksesan semu. Most of people today looks like that !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;STRENGTH TRAINING&lt;br /&gt;Apa yang terjadi jika berhenti latihan? Maka akan terjadi detraining (penurunan sementara/permanen atau berkurangnya stimulus latihan yang berakibat  hilangnya adaptasi psikis / anatomi dan penurunan kinerja atletik seseorang). Dalam sebuah penelitian, Faigenbaum dkk berhasil membuktikkan penurunan kekuatan otot upper dan lower body anak anak yang tadinya latihan 8 minggu, lalu stop latihan selama 8 minggu berikutnya. Yang lebih parah, penurunan terbesar justru terjadi pada penekun olahraga lain (football, baseball, sepakbola, dll) karena pada kesehariannya mereka tidak pernah ikut latihan resistance.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan campur adukkan strength training dengan weightlifting, bodybuilding maupun powerlifting. Weightlifting, binaraga, dan powerlifting jelas tidak disarankan bagi anak-anak. Apa bedanya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Strength training memakai metode resistance untuk menaikkan kemampuan seseorang memakai / menolak kekuatan dari luar. Unsur-unsur resistance antara lain free weight (dumbell / barbell), angkat diri sendiri (pakai berat badan bersangkutan / bagus bagi pemula) seperti push up, sit ups, chin up, dips, pull up, squat, lunges, crunches, dll, alat fitness, aksesoris fitness (medicine ball, karet elastis, dll). Strength training anak-anak lebih difokuskan memakai beban ringan/sedang, pakai teknik angkatan benar / terkendali, sangat mengutamakan keamanan. Jadi jika anda para orang dewasa latihan fitness dengan beban ringan/sedang, secara tak langsung menyamakan diri anda sendiri dengan anak-anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pepatah ‘no pain - no gain’ tidak berlaku bagi anak-anak. Intensitas / volume latihan anak tidak sama dengan orang dewasa. Anak-anak tidak boleh mencoba teknik one-rep-max (satu kali angkatan maksimal dengan beban terberat).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bicara soal keamanan, statistik menunjukkan bahwa weightlifting dan weight training (latihan beban), bahkan bagi anak sekalipun, jauh lebih aman ketimbang jenis olahraga lainnya (Hamil, 1994). Malahan, jumlah kasus cedera weightlifting lebih rendah ketimbang weight training. Kenapa? Untuk menguasai weightlifting (multijoint movement), ada beberapa tahapan keahlian yang musti dikuasai. Plus belajar teknik / manuver yang benar. Pada level seperti itu, tuntutan penguasaan teknis sangat tinggi (Faigenbaum &amp;amp; Polakowski, 1999). Sesuatu yang mustahil di kuasai anak/remaja secara alamiah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Weightlifting dan powerlifting mengandung unsur kompetisi, sesuatu yang tabu diterapkan pada anak-anak. Yang dilombakan adalah kemampuan angkatan maksimal. Weightlifting mengandalkan clean-and-jerk dan snatch. Sedangkan powerlifting mengandalkan squat, bench press, dan deadlift. Intensitas weightlifting dan powerlifting teramat sangat tinggi, sangat tabu bagi anak-anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Binaraga mengandalkan unsur estetika (penampilan keindahan fisik). Yang dilombakan adalah keindahan fisik, bukan ukuran angkatan terberat. Walau begitu, binaraga memakai weightlifting sebagai alat bantu mencapai tujuannya (mendapatkan otot sebanyak/sebesar mungkin).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Strength training pada anak dirancang khusus untuk meningkatkan kekuatan, koordinasi dan daya tahan otot (bukan untuk membesarkan badan). Bonus lainnya adalah sang anak tidak mudah cedera, fungsi jantung/paru diatas rata-rata, komposisi fisik yang sehat dan indah, tulang menjadi kuat, rendah kolesterol, punya kebiasaan suka olahraga yang akan terbawa seumur hidupnya, prestasi olahraga di sekolahnya meningkat, rasa percaya meningkat, terhindar dari depresi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum di ijinkan memakai beban sungguhan (besi), sang anak harus berlatih pakai berat badannya sendiri. Jika sudah mahir, lanjut ke fase berikutnya, yaitu latihan plyometric seperti loncat keatas, lompat jauh, dll. Kemampuan plyometric anak adalah ukuran/pertanda kesiapan anak mendapatkan latihan beban sebenarnya (pakai besi).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang paling di untungkan adalah anak yang lebih tua usianya ketimbang yang masih muda, demikian menurut Edward Laskowski, M.D., dokter spesialis obat dan rehabilitasi di Mayo Clinic, Rochester, Minn., dan wakil direktur Mayo Clinic's Sports Medicine Center. Walau demikian, tak ada batasan umur anak untuk ikut strength training.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perkembangan kekuatan otot anak ditentukan oleh umur, ukuran badan, level ketahanan fisik terdahulu, dan berbagai fase pertumbuhan sebelumnya. Idealnya anak boleh ikut strength training sejak usia 5-6 tahun (Washington 2001). Di usia itu sang anak bisa belajar mengenal dan mengendalikan tubuhnya sendiri – termasuk didalamnya keseimbangan, lari, loncat, melempar – semuanya ketrampilan yang dipakai di pelajaran olahraga sekolah. Bagi anak yang punya minat pada olahraga tertentu, maka jelas strength training jadi kian penting bagi mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Misal: main skater dengan lompat tinggi, main sepakbola dengan kekuatan kaki mengagumkan, semuanya berkat strength training. Pastikan si anak memiliki harapan realistik dan pemahaman bahwa siapapun butuh waktu mempelajari olahraga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perkembangan fitness anak harus dievaluasi per masing-masing anak, bukan per grup anak. Untuk latihan beban sesungguhnya (ala orang dewasa), usia anak yang diperbolehkan berkisar 13-16 tahun (termasuk teknik angkatan yang benar dan jeda istirahat antar set). Pada kisaran umur itulah perkembangan sistim syaraf dan otot berada pada tahap paling pas untuk laithan yang sifatnya agresif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pastikan sang anak berada dalam pengawasan. Anak musti pakai beban kecil dulu, jangan langsung beban berat. Secara bertahap beban boleh dinaikkan sebesar 1-lbs (untuk dumbell / barbell) atau 2,5 s/d 5 pounds (untuk mesin fitness), atau kenaikan berkisar 5-10%.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengajari teknik benar adalah segalanya jika anak ikut fitness. Selama anak belum cukup dewasa membaca / memahami aturan mainnya (misalnya instruksi cara pakai mesin fitness tertentu di gym), jangan biarkan anak sendirian latihan di gym. Apa patokannya? Jika si anak sudah mulai ikutan organisasi olahraga tertentu seperti klub sepakbola, basket, lari, badminton, dll - ATAU sudah dianggap mampu memahami instruksi yang ada, barulah ia bisa dianggap telah siap untuk ikut strength training. Tapi sebelumnya, periksa dulu ke dokter olahraga sekaligus minta ijin. Jangan sampai salah pilih dokter. Mereka biasanya cenderung cari aman dengan tidak menganjurkan anak ikut fitness tanpa alasan ilmiah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Boleh saja anak dibawah usia 13 tahun ikut latihan beban, tidak perlu tunggu sampai usia 13-16 tahun (kisaran usia kematangan hormon androgen dan testosterone) – mereka akan tetap diuntungkan oleh strength training, asal dilatih dengan benar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mentang mentang yang ikut adalah anak-anak, bukan berarti strength training adalah versi mini-nya latihan orang dewasa di gym. Ciri utama yang harus dipenuhi anak adalah teknik yang benar, gerakan yang halus terkendali, beban tidak terlalu berat dan repetisi yang banyak. Beda dengan fitness orang dewasa, yang lebih fokus pada repetisi berjumlah sedikit tapi memakai beban lebih berat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemula fitness, siapapun, anak/remaja/orang dewasa, perlu fokus lebih banyak latihan perut dan pundak (anterior deltoid, supraspinatus, deltoid tengah, posterior deltoid, rotator internal dan eksternal), karena pada area otot tersebut itulah mereka para pemula paling lemah, paling berpotensi mengundang cedera.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk upper back (otot stabilizer scapular) gunakan latihan shrugs, bent-over lateral raise, bent-over rows, bench rows, seated rows, dan latissimus pull-downs. Untuk lower back dan perut, lakukan latihan peregangan untuk lumbar paraspinous, crunch sit up dengan 3 arah berlainan (untuk rectus, oblique, dan abdominals), dan reverse sit up (otot lumbar paraspinous).&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7655838855028235640-523001392992775415?l=tinggibadandotcom.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tinggibadandotcom.blogspot.com/feeds/523001392992775415/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tinggibadandotcom.blogspot.com/2009/02/sejak-usia-dini.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7655838855028235640/posts/default/523001392992775415'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7655838855028235640/posts/default/523001392992775415'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tinggibadandotcom.blogspot.com/2009/02/sejak-usia-dini.html' title='Sejak Usia Dini'/><author><name>Blognya tinggibadan.com</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14939837788161814343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='12' src='http://4.bp.blogspot.com/_bmFIDlRlkQs/SUPFUVXZlLI/AAAAAAAAAAw/SEF9Xaki58s/S220/logo+elemen2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7655838855028235640.post-1727646653392026415</id><published>2009-02-20T02:40:00.000-08:00</published><updated>2009-02-20T02:41:14.716-08:00</updated><title type='text'>Mitos tidak benar</title><content type='html'>Fitness untuk anak dan remaja itu yang bagus, benar, dan aman itu yang seperti apa sih? Jawabannya adalah strength training. Caranya mirip weight training atau resistance training, tapi yang di incar bukanlah hipertropi (pembesaran otot ala orang dewasa), tapi yang di incar adalah kekuatan otot. Penasaran? Teruskan membaca tulisan ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah strength training aman untuk anak-anak? Jawabannya bervariasi, tergantung seberapa pintarnya orang yang anda tanyakan hal tersebut. Jujur saja, saat ini dalam dunia fitness, jawaban atas pertanyaan itu masih terpecah jadi 2 kubu, masih simpang siur, dan menjadi bahan perdebatan selama beberapa dekade terakhir ini. Akibatnya banyak orang tua kebingungan menyikapinya. Ada yang bilang “tidak bagus”, ada yang bilang “bagus”. Jika anda para orang tua juga bingung soal topik ini, tenang saja, anda tak sendirian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua ini terjadi karena minimnya pemahaman publik akan latihan beban itu sendiri. Intinya adalah, program latihan beban pada anak tidak sama dengan orang dewasa. Para orang tua jadi takut, karena menyangka cara latihannya sama dengan orang dewasa. Mereka takut angkat beban bisa menghambat pertumbuhan anak (daerah cartilage, cikal bakal tulang). Tulang anak kecil dianggap tak cukup kuat menahan stress fisik. Adanya beberapa kasus kerusakan ‘pelat pertumbuhan’ (struktur epiphyseal) pada anak, itu lebih disebabkan kurangnya pengawasan pelatih, pemakaian beban berlebih, dan teknik latihan tak benar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menyalahkan kerusakan epiphyseal pada anak akibat latihan beban adalah anekdot, tidak bisa dipertanggungjawabkan secara ilmiah. Asal tahu saja, jumlah kasus kerusakan seperti itu (pada anak), jumlahnya lebih rendah dibandingkan pada remaja karena epiphyseal plate mereka lebih kuat, lebih mampu menahan kekuatan dari luar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah dampak negatif strength training for kids itu lebih parah ketimbang jika dilakukan mereka yang lebih dewasa? Belum ada bukti yang mengarah pada hal itu. Dahulu memang ada beberapa penelitian yang berusaha menjawab pertanyaan itu. Sayangnya dilakukan secara tidak komprehensif. Tentu saja hasil laporan mereka menyeramkan, kian memperparah mitos salah kaprah soal fitness for kids.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contohnya saja penelitian 1978 oleh Vrijens yang menunjukkan, selama 8 minggu menjalani resistance training, ternyata para anak-anak tak mampu meningkatkan kekuatan ototnya. Tapi jika dilakukan para remaja, justru sebaliknya, mereka mengalami peningkatan kekuatan otot. 1 dekade kemudian, penelitian sejenis dilakukan oleh Docherty, yang menunjukkan jika anak umur 12 tahun tidak mendapat keuntungan dari program strength training yang diikutinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelemahan kedua penelitian tersebut adalah – para ilmuwan hanya memakai daya resistance yang rendah, hanya 1-2 set latihan per sesi saja. Volume intensitas dan durasi latihannya terlalu singkat. Terlalu sedikit tentu saja, sehingga hasilnya tak bisa dipertanggungjawabkan. Penelitian mereka kebanyakan memakai metodologi yang buruk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi karena hasil penelitian tersebut sudah terlanjur diumumkan ke publik, maka tumbuhlah mitos salah kaprah. AAP menyuarakan pernyataan sentimen di tahun 1983, yaitu “Anak lelaki yang mendekati masa puber (yang mulai tumbuh bulu kemaluannya, baik tahap 1 atau 2) sama sekali tidak mengalami peningkatan kekuatan/massa otot selama ikut program latihan beban. Penyebabnya mereka tak punya cukup banyak androgen dalam tubuh mereka. Karena itu, resistance training bagi anak/remaja dianggap tidak perlu/tidak berguna.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam penelitian mereka, para ilmuwan jaman dulu lupa memasukkan parameter penting seperti “pertumbuhan sang anak”. Pertumbuhan anak menjadi orang dewasa, biasanya diiringi dengan naiknya kekuatan fisik mereka, dengan atau tanpa latihan. Jadi kalau anda mau merancang program strength training for kids, maka frekwensi, durasi, dan intensitas latihannya juga musti disesuaikan dengan pertumbuhan sang anak itu sendiri. Dan parameter inilah yang diabaikan penelitian jaman dulu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesalahan lain para ilmuwan terdahulu adalah memakai ukuran otot sebagai patokan efektif tidaknya strength training for kids. Mustinya yang benar adalah memakai faktor neural sebagai tolak ukur prestasi sang anak, bukan ukuran otot. Kenapa? Normalnya otot dikendalikan dengan cara mengaktifkan unit unit motor. Tiap unit motor tersebut mengendalikan sejumlah serat otot tubuh. Aktifitas fisik yang sepele seperti seperti kedip mata, menulis, dll - hanya mengaktifkan sejumlah kecil unit motor saja. Tapi aktifitas berat seperti squat, bench press – akan mengaktifkan sekian banyak unit motor. Kita bisa melatih sistim syaraf sang anak dengan melibatkannya dalam strength training, sehingga mereka bisa mengaktifkan sebanyak mungkin unit motor yang ada pada tubuh mereka (baca: kontraksi sebanyak mungkin otot tubuh), jika dikehendaki/diperlukan. Semakin banyak yang bisa diaktifkan, maka semakin kuat sang anak. Setelah latihan 10 minggu, unit motor pada bagian flexor siku dan extensor lutut  sang anak bisa meningkat 9% dan 12%. Jadi benefit fitness untuk anak lebih kepada kekuatan otot, bukan ukuran otot.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, orang tua takut memasukkan anaknya ke gym karena dampak publikasi oleh National Electronic Injury Surveillance System of the US Consumer Product Safety Commision. Salah satunya disebutkan dari 1991-1996, diperkirakan terjadi 20.940 s/d 26.120 kasus cedera angkat beban oleh anak (umur 0-21) yang butuh penanganan segera tiap tahunnya. Sayangnya tidak dijelaskan anak yang mana saja yang ikut program pengawasan yang benar dan yang tidak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mitos yang bilang ikut fitness akan menganggu pertumbuhan/tinggi badan anak  adalah pemahaman keliru. Mitos ini muncul akibat hasil sebuah penelitian jaman dulu (Kato &amp;amp; Ishiko, 1964) yang mengkaitkan terhambatnya pertumbuhan buruh anak di Japan yang biasa memikul beban berat di pundaknya selama beberapa jam per hari, dengan latihan beban. Ada beberapa parameter penting yang dilupakan penelitian tersebut seperti seperti miskinnya nutrisi, kurang tidur, dan kondisi kesehatan anak keseluruhan. Kesemuanya bisa mempengaruhi pertumbuhan (Faigenbaum, 2001).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Strength training for kids lebih aman ketimbang gymnastik. Orang tua jaman sekarang senang sekali memasukkan anaknya dalam kelas gimnastik. Lagi trend, lagi populer, katanya. Keahlian menahan beban pada gimnastik dan latihan beban, sama sama dibutuhkan anak. Cuma dampaknya beda. Gymnastik mengandung banyak unsur peregangan dan dilakukan terus menerus, akibatnya pertumbuhan fisik anak bisa terganggu sampai ke titik dimana fisik anak tak lagi mampu untuk stretching lebih jauh lagi, pertumbuhan tinggi badan anak terhenti. Tak heran jika para gymnastik rata-rata punya fisik pendek.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sadar akan kesalahannya, akhirnya AAP merevisi pernyataannya (2001) yang kini berbunyi “Penelitian menunjukkan strength training, asalkan diprogram dengan benar (frekwensi, jenis angkatan, intensitas, durasi latihan), maka akan bisa meningkatkan kekuatan anak dan remaja.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini para ilmuwan fitness sudah sadar. Sang anak tidak perlu menambah beban progesif layaknya orang dewasa di gym, karena anak tidak bakalan (belum waktunya) bisa membesarkan ototnya (hipertropi), kecuali jika sudah lewat masa puber (Tanner tahap 5 / mendekati dewasa). Hipertropi mustahil terjadi pada anak, karena kadar hormon androgen (termasuk testosterone) mereka masih rendah. Demikian menurut The American Academy of Pediatrics (AAP) dan the American Orthopaedic Society for Sports Medicine (AOSSM). Kalaupun terjadi hipertropi, ukuran otot tetap bukan faktor penentu kekuatan otot anak, tapi lebih ditentukan oleh pembelajaran neuromuscular.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Asalkan diawasi secara ketat oleh pelatih, tidak over-training (kebanyakan), pakai beban ringan s/d sedang,  pakai teknik benar, justru fitness for kids akan memperkuat mineral tulang (Morris et al., 1997). Dari sini tumbuh kemampuan anak menahan tekanan (kompresi). Tubuh anak dipaksa tak punya pilihan lain, selain tumbuh dan terus tumbuh. Resistance training tak akan mempengaruhi genotypic maksimal seseorang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penderita Osteoporosis (penyakit keropos tulang) saat ini sudah mencapai 20 juta orang di Amerika saja. Penyebabnya bukan cuma karena kekurangan kalsium saja. Ingat, sebagian besar dari mereka doyan ngemil, dan banyak makanan siap saji yang mengandung kalsium didalamnya. Sayangnya apa yang mereka makan juga berkategori sampah (junk-food), sehingga kalsium yang masuk juga banyak terkuras keluar tubuh. Akibat kurang kalsium, maka tubuh otomatis mengambil kalsium dari tulangnya sendiri. Ingat pepatah “Jika anda makan sampah/junk-food, maka tubuh anda juga akan terlihat seperti sampah.” PLUS diperparah dengan gaya hidup mereka yang malas. PLUS pertambahan umur juga menurunkan kepadatan tulang (Katch &amp;amp; McArdle, 1993). Bagaimana cara melawan semua proses degeneratif itu? Latihan beban akan meningkatkan kepadatan kalsium dalam tulang, asalkan asupan kalsium cukup. Membiasakan anak ikut latihan beban, berarti anak dapat bekal sejak dini melawan osteopenia dan osteoporosis kelak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The American Academy of Pediatrics (AAP), the American College of Sports Medicine (ACSM), AOSSM, dan the National Strength and Conditioning Association (NSCA) – semua organisasi sport bergengsi tersebut mendukung strength training bagi anak/remaja. Banyak pakar fitness, dokter, dan orang tua yang kini yakin akan keuntungan strength training bagi anak mereka. Trend olahraga anak-anak jaman sekarang adalah, mereka selalu mencari cara untuk berprestasi di level kompetisi. Jumlah mereka meningkat pesat. Bayangkan benefit yang mereka dapatkan jika mengkombinasikan olahraga mereka dengan strength training.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penelitian terbaru menunjukkan, keuntungan strength training lebih besar ketimbang resiko yang musti dipikul jika sampai terjadi hal yang tak diinginkan. Jika bicara soal strength training, maka resiko anak/remaja tidak lebih besar ketimbang mereka yang belum pernah latihan sekalipun (Guy et al., 2001).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut ini adalah keuntungan strength training bagi anak :&lt;br /&gt;• Kekuatan otot meningkat&lt;br /&gt;• Kepadatan mineral tulang meningkat&lt;br /&gt;• Kemampuan fitness kardio meningkat&lt;br /&gt;• Profile lemak darah menjadi sehat&lt;br /&gt;• Komposisi fisik terkoreksi (otot vs lemak) – keuntungan paling utama&lt;br /&gt;• Menurunkan tekanan darah&lt;br /&gt;• Tidak mudah cedera&lt;br /&gt;• Rasa percaya diri meningkat&lt;br /&gt;• Cara pandang terhadap diri dan sekitarnya terkoreksi&lt;br /&gt;• Kebiasaan olahraga seumur hidup&lt;br /&gt;• Memiliki konsep mengejar target/tujuan dalam tiap sendi kehidupannya&lt;br /&gt;• Daya tarik terhadap kesehatannya meningkat&lt;br /&gt;• Kebiasaan makan sehat terbentuk&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7655838855028235640-1727646653392026415?l=tinggibadandotcom.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tinggibadandotcom.blogspot.com/feeds/1727646653392026415/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tinggibadandotcom.blogspot.com/2009/02/mitos-tidak-benar.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7655838855028235640/posts/default/1727646653392026415'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7655838855028235640/posts/default/1727646653392026415'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tinggibadandotcom.blogspot.com/2009/02/mitos-tidak-benar.html' title='Mitos tidak benar'/><author><name>Blognya tinggibadan.com</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14939837788161814343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='12' src='http://4.bp.blogspot.com/_bmFIDlRlkQs/SUPFUVXZlLI/AAAAAAAAAAw/SEF9Xaki58s/S220/logo+elemen2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7655838855028235640.post-2474446807794702240</id><published>2009-02-20T02:39:00.000-08:00</published><updated>2009-02-20T02:40:18.964-08:00</updated><title type='text'>FITNESS FOR KIDS: WHY NOT?</title><content type='html'>The Center for Disease Control memperkirakan 15% dari anak-anak umur 6-19 tahun saat ini kelebihan berat badan karena kurang aktif secara fisik. Adakah salah seorang teman kalian yang kebetulan menjadi binaragawan? Jawabannya: tak banyak – atau tak satupun! Diperkirakan 85% remaja tidak bahagia dengan penampilan mereka! Dan besar kemungkinan termasuk didalamnya adalah anda para pembaca majalah ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua itu berujung pada perasaan tidak aman yang senantiasa membayangi diri anda. Misalnya diintimidasi orang yang berbadan lebih besar dari anda. Hal semacam itu bisa menyebabkan depresi dan kelainan pola makan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apapun bentuk fisik para remaja saat ini, fitness bisa menjadi solusi memperbaiki penampilan fisik anda. Tidak perlu harus berbadan gede seperti Ronnie Coleman. Yang penting enak dilihat, keras jika disentuh, dan otot sekujur tubuh terdefinisi jelas garis-garisnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memulai fitness sejak usia dini sangat dianjurkan. Anak dan remaja paling rentan terjerumus hal negatif karena salah pergaulan. Hal yang mustinya tak perlu terjadi jika si anak punya rasa percaya diri besar. Dan itu bisa didapatkan anak/remaja dari hasil dedikasi dan latihannya di fitness. Rasa percaya diri itu akan berpengaruh besar pada karir dan pengembangan bakatnya kelak. Fitness sejak dini bisa membantu mengatasi masalah kenakalan remaja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apalagi kian meningkatnya kasus penyakit kronis anak saat ini seperti kegemukan, diabetes, tekanan darah tinggi, maka fitness bagi anak/remaja sudah tak bisa ditawar lagi. Wajib hukumnya !&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7655838855028235640-2474446807794702240?l=tinggibadandotcom.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tinggibadandotcom.blogspot.com/feeds/2474446807794702240/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tinggibadandotcom.blogspot.com/2009/02/fitness-for-kids-why-not.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7655838855028235640/posts/default/2474446807794702240'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7655838855028235640/posts/default/2474446807794702240'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tinggibadandotcom.blogspot.com/2009/02/fitness-for-kids-why-not.html' title='FITNESS FOR KIDS: WHY NOT?'/><author><name>Blognya tinggibadan.com</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14939837788161814343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='12' src='http://4.bp.blogspot.com/_bmFIDlRlkQs/SUPFUVXZlLI/AAAAAAAAAAw/SEF9Xaki58s/S220/logo+elemen2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7655838855028235640.post-8642866642307279943</id><published>2009-02-20T02:36:00.000-08:00</published><updated>2009-02-20T02:39:11.698-08:00</updated><title type='text'>Garis Epiphyseal</title><content type='html'>&lt;p&gt;Lebih dari 10 % fraktur pada anak-anak melibatkan cedera pada lempeng pertumbuhan ( fisis ) karena fisis merupakan suatu bagian tulang yang relatif lemah. Salter Haris merupakan jenis patah tulang yang terjadi hanya pada anak-anak yaitu patah tulang yang melibatkan piringan epiphyseal.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;Patah tulang piringan epiphyseal menimbulkan permasalahan khusus dalam hubungannya dengan diagnosa maupun perawatan, selain itu patah tulang ini menimbulkan resiko komplikasi dengan gangguan serius pertumbuhan local dan perkembangan pembentukan tulang selanjutnya selama masa pertumbuhan tulang sehingga klasifikasi luka sangat berpengaruh dalam perawatan dan dapat sebagai petunjuk komplikasi jangka panjang yang mungkin terjadi.&lt;br /&gt;Maka dari itu penanganan patah tulang pada anak membutuhkan pertimbangan bahwa anak masih tumbuh. Disamping itu kemampuan penyembuhan anak lebih cepat dan karena itulah perpendekan serta perubahan bentuk akibat patah tulang lebih dapat ditoleransi oleh anak.2&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A. DEFINISI&lt;br /&gt;Piringan pertumbuhan, juga disebut sebagai piringan epiphyseal atau fisis adalah area jaringan pertumbuhan didekat ujung tulang panjang anak-anak atau remaja. Tiap tulang panjang mempunyai sedikitnya dua piringanan pertumbuhan yaitu pada masing-masing ujungnya. Piringan pertumbuhan menentukan panjang dan ukuran tulang dewasa pada masa yang akan datang. Jika pertumbuhan telah lengkap, kadang-kadang selama masa remaja piringan pertumbuhan tertutup dan digantikan oleh tulang padat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. PATHOFISIOLOGI&lt;br /&gt;Gambaran histologis dari fisis sangat penting untuk memahami prognosis patah physeal. Lapisan germinal tulang rawan berada diatas epiphisis dan menguraikan nutrisi dari bejana epiphyseal. Sel tulang rawan tumbuh dari epiphysis menuju metaphysis, yang kemudian terjadi degeneratif, fragmentasi dan mengalami hipertrofi. Fragmentasi sel kemudian termineralisasi. Ini merupakan zona pengerasan sementara yang membentuk pembatas metaphyseal, dan bukan tulang rawan.&lt;br /&gt;Neovaskularisasi terjadi dari metaphysic menuju epiphysis. Sel endothelial berubah menjadi osteoablast dan menggunakan puing-puing sel yang mengalami degeneratif untuk membentuk tulang muda primer. Tulang muda ini secara progresif dibentuk kembali menjadi tulang dewasa dan pembentukan ini kemudian menjadi tulang harversian dewasa. Kerusakan baik pada saluran vascular epiphyseal maupun metaphyseal menggangu pertumbuhan tulang, akan tetapi kerusakan lapisan tulang rawan munkin tidak signifikan jika permukaannya tidak terganggu dan saluran vascular ke tulang rawan tidak terganggu secara permanent. Jika kedua dasar vascular saling bersentuhan, fisis tersebut tertutup dan tidak ada lagi pertumbuhan tulang berikutnya yang terjadi.&lt;br /&gt;Daerah piringan epiphyseal merupakan bagian tulang rawan yang mengeras, dan jika terjadi fraktur yang melibatkan piringan epiphyseal, biasanya garis pemisah berjalan melintang melalui lapisan hipertrofik atau lapisan kapur pada lempeng pertumbuhan, dan sering masuk kedalam metafisis pada salah satu tepi dan mencakup bibir segitiga dari tulang. Ini tidak memberikan banyak efek terhadap pertumbuhan longitudinal yang terjadi dalam lapisan germinal fisis dan lapisan fisis yang sedang berkembang biak.1,5&lt;br /&gt;Tetapi kalau fraktur melintasi lapisan sel reproduksi pada lempeng dapat mengakibatkan penulangan premature pada bagian yang mengalami cidera dan menyebabkan gangguan pertumbuhan tulang. Selain itu suplai darah piringan epiphyseal yang masuk dari permukaan epiphyseal dapat kehilangan pasokan darahnya sehingga dapat mengakibatkan piringan tersebut menjadi nekrotis dan tidak tumbuh lagi. Pada beberapa tempat suplai darah pada epiphyseal tidak rusak pada saat terjadi luka karena pada epiphyseal femoral proximal dan epiphyseal radial proximal pembuluh darah mengalir melalui leher tulang dan memotong sekeliling epiphyseal.1,5&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;C. KLASIFIKASI&lt;br /&gt;Klasifikasi fraktur piringan epiphyseal Salter Haris berdasarkan pada mekanisme fraktur dan juga hubungan garis patahan terhadap sel tumbuh piringan epiphyseal, selain itu, ini berkaitan dengan metode perawatan dan juga prognosis luka yang berhubungan dengan gangguan pertumbuhan.1,2,3,4,5,6&lt;br /&gt;1. Type I&lt;br /&gt;Terdapat pemisahan total epiphysis sepanjang tulang tanpa patah tulang, sel piringan epiphyseal yang tumbuh masih melekat pada epiphysis. Jenis luka ini akibat gaya gunting, lebih umum terjadi pada bayi yang baru lahir ( dari luka kelahiran ) dan pada anak-anak yang masih muda dimana piringan epiphyseal masih relative tebal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Type II&lt;br /&gt;Garis pemisah patah tulang memanjang sepanjang piringan epiphyseal hingga jarak tertentu dan kemudian keluar melalui bagian metaphysis sehingga mengakibatkan fragmentasi metaphyseal berbentuk triangular. Sel tumbuh pada piringan tersebut masih melekat pada epiphysis. Jenis fraktur ini, akibat dari gaya gunting dan tekuk, basanya terjadi pada anak-anak yang lebih besar dimana piringan epiphyseal relatif tipis. Periosteum tersobek pada sisi cembung angulasi tersebut tetapi melekat pada sisi cekung sehingga engsel periosteal utuh dan selalu berada pada sisi potongan mataphyseal.&lt;br /&gt;3. Type III&lt;br /&gt;Patah tulang tersebut adalah intra-articular, mamanjang dari permukaan sambungan hingga bagian dalam piringan epiphyseal dan kemudian sepanjang piringan tersebut hingga sekelilingnya. Jenis fraktur yang tidak umum ini disebabkan oleh gaya gunting intra artikular dan biasanya terbatas pada epiphysis tibia distal.&lt;br /&gt;4. Type IV&lt;br /&gt;Patah tulang yang intra-articular, mamanjang dari permukaan sambungan malalui epiphysis memotong ketebalan piringan epiphyseal dan melalui bagian metaphysic. Contoh yang paling umum dari fraktur tipe IV ini adalah patah tulang condyle lateral tulang lengan bagian atas.&lt;br /&gt;5. Type V&lt;br /&gt;Fraktur yang relatif kurang umum ini diakibatkan oleh gaya tekan yang keras yang terjadi pada epiphysis menuju ke piringan epiphyseal. Tidak ada fraktur yang kelihatan tetapi lempeng pertumbuhan remuk dan ini mungkin mengakibatkan terhentinya pertumbuhan. Seperti juga yang terjadi pada daerah lutut dan pergelangan kaki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D. GAMBARAN KLINIK&lt;br /&gt;Fraktur ini lebih sering ditemukan pada anak laki-laki daripada anak perempuan dan biasanya ditemukan pada masa bayi atau diantara usia 10-12 tahun. Defomitas biasanya sedikit sekali, tetapi setiap cedera pada anak yang diikuti dengan rasa nyeri dan nyeri tekan di dekat sendi harus dicurigai, dan pemeriksaan dengan sinar X penting dilakukan.5&lt;br /&gt;Sinar X fisis sendiri bersifat radiolusen dan penulangn epipisis mungkin belum lengkap, ini membuat sulit mengatakan apakah ujung tulang telah rusak atau mengalami deformasi. Lebih muda si anak lebih kecil bagian epifisis yang kelihatan sehingga lebih sukar menegakkan diagnosis maka perbandingan dengan sisi yang normal dapat sangat membantu. Tanda-tanda yang memberi petunjuk adalah pelebaran dari celah fisis , ketidaksesuaian sendi atau miringnya poros epiphysis. Kalau terdapat pergeseran yang nyata diagnosinya jelas, tapi fraktur tipe IV sekalipun mula-mula dapat sedikit pergeserannya sehingga garis fraktur sulit dilihat dan kalau terdapat kecurigaan yang sedikitpun mengenai adanya fraktur fisis, pemeriksaan ulang sinar X setelah 4 atau 5 hari perlu dilakukan.3,5&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;E. PENANGANAN&lt;br /&gt;Fraktur yang tidak bergeser dapat diterapi dengan membebat bagian itu dalam gips atau suatu slab gips yang ketat selama 2-4 minggu (tergantung tempat cedera dan anak umur itu). Tetapi pada fraktur tipe 3 dan tipe 4 yang tak bergeser, pemeriksaan sinar X setelah 4 hari dan sekali lagi sekitar 10 hari kemudian wajib dilakukan agar pergeseran yang terjadi belakangan tidak terlewatkan.&lt;br /&gt;Pada tipe I reduksi tertutup tidak sulit karena perlekatan periosteal utuh disekitar lingkarannya dan kemudian dibebat dengan erat selama 5-6 minggu. Prognosis untuk masa yang akan datang sangat dipengaruhi oleh suplai darah pada epiphysis, dimana biasanya pada tempat selain epiphysis femoral femoral proximal dan epiphysis radial proximal.1,5&lt;br /&gt;Pada tipe II reduksi tertutup relatif mudah didapatkan begitu juga dengan perawatannya karena engsel periosteal utuh dan potongan metaphysis terlindung selama reduksi. Prognosis selama perkembangan yang sempurna dengan suplai darah pada epiphisis adalah baik, yang hampir selalu berada pada tempat dimana fraktur type II terjadi.1,5&lt;br /&gt;Penanganan pada tipe III membutuhkan reduksi anatomis yang sempurna. Dapat dilakukan usaha untuk mencapai hasil ini dengan manipulasi secara pelan-pelan dibawah anestesi umum, kalau ini berhasil tungkai ditahan dengan gips selama 4-8 minggu. Kalau tidak dapat direduksi dengan tepat dengan manipulasi tertutup, reduksi terbuka biasanya dibutuhkan segera untuk mengembalikan permukaan sambungan normal yang sempurna. Tungkai kemudian dibebat selama 4-6 minggu, tetapi diperlukan waktu selama itu lagi sebelum anak siap untuk melanjutkan aktivitas tanpa batasan. Prognosis untuk pertumbuhan adalah suplai darah yang baik yang diberikan pada bagian epiphysis yang terpisah.1,5&lt;br /&gt;Penanganan tipe IV yaitu reduksi terbuka dan fiksasi internal dengan kawat Kirschner diperlukan dimana tidak hanya untuk mengembalikan permukaan sambungan normal tetapi juga untuk mendapatkan pengembalian posisi piringan epiphyseal, kecuali jika permukaan patah piringan epiphyseal dibiarkan tereduksi maka penyembuhan patahan tulang terjadi sepanjang piringan tersebut dan selanjutnya memberikan pertumbuhan longitudinal yang tidak mungkin. Prognosis untuk pertumbuhan pada tipe IV ini jelek kecuali jika reduksi sempurna dicapai dan terjaga.1,5&lt;br /&gt;Karena epiphysis tersebut biasanya tidak tergeser, diagnosis fraktur tipe V sulit untuk dilakukan. Beban ringan harus diabaikan paling tidak tiga minggu dengan harapan untuk menjaga tekanan selanjutnya pada epiphyseal. Prognosis fraktur tipe V kurang diperhatikan karena gangguan pertumbuhan hampir tidak terlihat.1,5&lt;br /&gt;Dari penanganan diatas dapat dikatakan bahwa luka yang melibatkan piringan epiphyseal harus dirawat dengan hati-hati dan secepatnya. Fraktur tipe I dan II hampir dapat selalu dirawat dengan reduksi tertutup. Fraktur tipe III biasanya membutuhkan reduksi terbuka dan tipe IV selalu membutuhkan reduksi terbuka dan fiksasi internal. Periode immobilisasi yang dibutuhkan pada fraktur tipe I, II, dan III hanya setengah dari yang dibutuhkan untuk patah tulang mataphysis pada tulang yang sama pada anak dengan usia yang sama. Selanjutnya perlu diteliti secara klinis dan radiologi dengan cemat dalam interval yang teratur paling tidak satu tahun dan kadang lebih untuk mendeteksi adanya gangguan pertumbuhan. 1,5&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;F. PROGNOSIS&lt;br /&gt;Faktor-faktor yang harus diperhatikan dalam memperkirakan prognosis fraktur piringan epiphyseal pada anak antara lain:1&lt;br /&gt;1. Tipe fraktur.&lt;br /&gt;Prognosis untuk masing-masing dari kelima tipe klasifikasi fraktur piringan epiphyseal telah dibahas diatas.&lt;br /&gt;2. Usia anak.&lt;br /&gt;Anak dengan usia yang lebih muda pada saat mengalami fraktur akan mempunyai gannguan pertumbuhan yang lebih besar.&lt;br /&gt;3. Suplai darah pada epiphysis&lt;br /&gt;Gangguan suplai darah pada epiphysis berhubungan dengan prognosis jelek.&lt;br /&gt;4. Metode Reduksi&lt;br /&gt;Manipulasi yang sangat besar pada epiphysis yang tergeser dapat merusakan piringan epiphyseal tersebut dan oleh karenanya dapat meningkatkan gangguan pertumbuhan.&lt;br /&gt;5. Luka terbuka atau tertutup&lt;br /&gt;Fraktur piringan epiphyseal terbuka dapat mengakibatkan infeksi yang pada akhirnya akan merusak piringan tersebut dan mengakibatkan berhentinya proses pertumbuhan sebelum waktunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DAFTAR PUSTAKA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Apley G., Solomon L., 1993, apley’s System of Orthopedies and Fractures, 7th edition: 432 – 438, Butterworth-Heinemann Ltd., Oxford.&lt;br /&gt;2. De Jong W., Sjamsuhidajat R., 1997, Buku Ajar Ilmu Bedah, Edisi Revisi : 1140, Penerbit Buku Kedokteran EGC, Jakarta.&lt;br /&gt;3. Moore W., 2003, http//www. eMedicine - Salter-Harris Fractures  Article,.htm&lt;br /&gt;4. National Institutes of Health, 2001, http//www. Epiphyseal Plate Injury – Questions and Answers About Growth Plate Injuries. htm&lt;br /&gt;5. Nugroho E., 1995, Buku Ajar Ortopedi dan Fraktur Sistem Apley, ED. 7, hal 281-282, Widya Medika, Indonesia.&lt;br /&gt;6. Terrell WD., 2001, What is a fracture?Fracture Description and Classification, Hughston Sport Medicine foundation, Auburn, Alabama.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7655838855028235640-8642866642307279943?l=tinggibadandotcom.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tinggibadandotcom.blogspot.com/feeds/8642866642307279943/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tinggibadandotcom.blogspot.com/2009/02/garis-epiphyseal.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7655838855028235640/posts/default/8642866642307279943'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7655838855028235640/posts/default/8642866642307279943'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tinggibadandotcom.blogspot.com/2009/02/garis-epiphyseal.html' title='Garis Epiphyseal'/><author><name>Blognya tinggibadan.com</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14939837788161814343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='12' src='http://4.bp.blogspot.com/_bmFIDlRlkQs/SUPFUVXZlLI/AAAAAAAAAAw/SEF9Xaki58s/S220/logo+elemen2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7655838855028235640.post-5405435425946892448</id><published>2009-01-05T20:11:00.000-08:00</published><updated>2009-01-05T20:12:38.023-08:00</updated><title type='text'>Operasi Penurunan Berat Badan Tingkatkan Potensi Seks Pria</title><content type='html'>Gangguan seks yang biasa terjadi pada pria bertubuh sangat gemuk membaik, menyusul operasi penurunan berat badan, demikian hasil satu studi baru.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;"Gangguan seks mesti dipertimbangkan sebagai salah satu dari sejumlah komplikasi kegemukan yang dapat diubah," demikian kesimpulan tim studi tersebut, seperti dikutip Xinhuanet.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;Dr. Ramsey M. Dallal, dari Albert Einstein Healthcare Network, Philadelphia, dan rekannya mengukur tingkat 97 orang bertubuh sangat gemuk yang mengalami gangguan seks, dan kemudian menganalisis perubahan seks setelah mereka kehilangan berat badan cukup banyak menyusul operasi bypass perut.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;Sebelum operasi, pria yang memiliki tubuh sangat gemuk memiliki kemampuan seks yang jauh lebih rendah dibandingkan dengan kelompok pria rujukan yang disiarkan sebelumnya sebelum operasi, demikian laporan para peneliti.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;Setelah mengalami penurunan rata-rata dua pertiga dari kelebihan bobot tubuh mereka, pria itu mengalami peningkatan mencolok dalam fungsi seks mereka, jumlah penurunan berat badan meramalkan angka peningkatan.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;"Kami memperkirakan bahwa seorang pria yang memiliki tubuh sangat gemuk memiliki tingkat gangguan seks yang sama dengan pria yang tidak bertubuh gemuk, dengan usia sekitar 20 tahun lebih tua," kata para peneliti tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Fungsi seks meningkat secara mencolok setelah operasi bypas lambung ke tingkat yang mencapai atau mendekati tolok-ukur berdasarkan usia."&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;"Fungsi seks adalah aspek penting bagi kualitas hidup dan sekarang terdokumentasi dengan baik sebagai kondisi yang dapat diubah," demikian penjelasan Dallal.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;"Kami tertarik pada upaya memastikan fungsi seks pada perempuan serta memahami mekanisme gangguan seks yang berhubungan dengan kegemukan," tambah Dallal. (*)&lt;!-- google_ad_section_end --&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7655838855028235640-5405435425946892448?l=tinggibadandotcom.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tinggibadandotcom.blogspot.com/feeds/5405435425946892448/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tinggibadandotcom.blogspot.com/2009/01/operasi-penurunan-berat-badan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7655838855028235640/posts/default/5405435425946892448'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7655838855028235640/posts/default/5405435425946892448'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tinggibadandotcom.blogspot.com/2009/01/operasi-penurunan-berat-badan.html' title='Operasi Penurunan Berat Badan Tingkatkan Potensi Seks Pria'/><author><name>Blognya tinggibadan.com</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14939837788161814343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='12' src='http://4.bp.blogspot.com/_bmFIDlRlkQs/SUPFUVXZlLI/AAAAAAAAAAw/SEF9Xaki58s/S220/logo+elemen2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7655838855028235640.post-410938604194611103</id><published>2008-12-13T06:19:00.001-08:00</published><updated>2008-12-13T06:20:44.816-08:00</updated><title type='text'>Yang Mempengaruhi penyerapan Kalsium</title><content type='html'>&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_bmFIDlRlkQs/SUPElFCcCpI/AAAAAAAAAAk/YxbOji4Fh_0/s1600-h/2.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5279279329494960786" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 320px; CURSOR: hand; HEIGHT: 207px" alt="" src="http://2.bp.blogspot.com/_bmFIDlRlkQs/SUPElFCcCpI/AAAAAAAAAAk/YxbOji4Fh_0/s320/2.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Kesehatan tulang selain tergantung pada kalsium juga pada zat-zat lain seperti protein, fosfor, zinc, mangan, cuprum (tembaga), vitamin C, dan vitamin D. Bila kalsium diberikan sebagai suplemen, maka penyerapan yang terbaik adalah bila suplemen itu dimakan bersama makanan lain...&lt;br /&gt;Namun demikian, ada zat-zat lain yang menghambat penyerapan kalsium yang terkandung dalam makanan yang kita asup, misalnya zat besi dengan kadar tinggi, asam fitat(ada dalam kacang-kacangan, biji-bijian seperti gandum), asam oksalat (ada dalam cokelat dan sayuran tertentu seperti bayam dan pucuk umbi). Intinya, bahan-bahan makanan itu adalah bahan yang berserat tinggi. Serat dalam makanan membuat makanan terlalu cepat meninggalkan usus sehingga tidak cukup waktu banyak untuk mengadakan penyerapan kalsium ke dalam badan. Jadi sebaiknya jangan mengkonsumsi serat berlebihan. Selain itu kebiasan merokok, minum alcohol, dan minuman berkafein dapat mengurangi efisiensi penyerapan kalsium di dalam tubuh. Bahan-bahan yang kita asup ini bisa meningkatkan ekskresi kalsium lewat ginjal sehingga kebutuhan akan kalsium harus ditingkatkan. Beberapa minuman ringan mengandung fosfat sehingga bisa mengubah rasio kalsium dan fosfor dalam tubuh. Rasio kalsium dan fosfor yang seimbang adalah 1:1, kalau rasio ini menjauhi angka tersebut kalsium tidak akan terserap dalam tubuh secara optimal. Bahan-bahan lain yang bisa mempengaruhi penyerapan kalsium dalam tubuh adalah obat-obatan seperti antasid (maag), tetrasiklin, diuretic dan heparin. Karena itu sedapat mungkin hindari penggunaan obat-obatan tersebut secara berlebihan. Bila terpaksa minum obat tersebut, maka konsumsi kalsium harus ditingkatkan untuk mengatasi ketidakefisien penyerapannya. &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7655838855028235640-410938604194611103?l=tinggibadandotcom.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tinggibadandotcom.blogspot.com/feeds/410938604194611103/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tinggibadandotcom.blogspot.com/2008/12/yang-mempengaruhi-penyerapan-kalsium.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7655838855028235640/posts/default/410938604194611103'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7655838855028235640/posts/default/410938604194611103'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tinggibadandotcom.blogspot.com/2008/12/yang-mempengaruhi-penyerapan-kalsium.html' title='Yang Mempengaruhi penyerapan Kalsium'/><author><name>Blognya tinggibadan.com</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14939837788161814343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='12' src='http://4.bp.blogspot.com/_bmFIDlRlkQs/SUPFUVXZlLI/AAAAAAAAAAw/SEF9Xaki58s/S220/logo+elemen2.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_bmFIDlRlkQs/SUPElFCcCpI/AAAAAAAAAAk/YxbOji4Fh_0/s72-c/2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7655838855028235640.post-7159752850447146434</id><published>2008-12-13T05:30:00.001-08:00</published><updated>2008-12-13T05:43:55.001-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_bmFIDlRlkQs/SUO6zC-qDYI/AAAAAAAAAAc/Cuoc4oD_ZSU/s1600-h/2.jpg"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_bmFIDlRlkQs/SUO6Q_ayFMI/AAAAAAAAAAU/t1NhK7g1uiM/s1600-h/tulang.JPG"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5279267989272794306" style="FLOAT: left; MARGIN: 0px 10px 10px 0px; WIDTH: 286px; CURSOR: hand; HEIGHT: 165px" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_bmFIDlRlkQs/SUO6Q_ayFMI/AAAAAAAAAAU/t1NhK7g1uiM/s320/tulang.JPG" border="0" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;strong&gt;eLeMeN Alat Therapy Peninggi Badan&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Metode Mutakhir Penambah Tinggi Badan yang akan membuat Anda takjub pada penampilan Anda sendiri dalam beberapa bulan!&lt;br /&gt;Tanpa obat-obatan, 100% alami, dan memperbaiki system metabolisme tubuh Anda.&lt;br /&gt;Tanpa efek samping, justru membuat tubuh Anda lebih bugar dan sehat.&lt;br /&gt;Menyeimbangkan porsi tubuh antara tinggi dan berat badan.&lt;br /&gt;Mencegah bungkuk udah yang disebabkan posisi badan ketika duduk dan tidur yang salah.&lt;br /&gt;Cocok untuk siapa saja, baik sudah berumur 30 tahun.&lt;br /&gt;Harga yang sangat terjangkau bagi siapa saja.&lt;br /&gt;Mudah dilakukan, tidak memerlukan keahlian khusus.&lt;br /&gt;Bertahap mengangkat tulang belakang yang terbenam dan memanjangkan tungkai tulang kaki dengan cara yang unik.&lt;br /&gt;Terdiri dari Alat Therapy, Vitamin yang dianjurkan dan Buku yang khusus membahas tentang tinggi badan, semua rahasia dan panduan pelatihan, diet khusus yang dilengkapi dengan tuntunan nutrisi untuk menambah masa tulang punggung dan tungkai kaki Anda.&lt;br /&gt;Kebanyakan dari program peninggi badan yang ditawarkan adalah kurang efektif yang biasanya berisikan saran dan teori saja. Sehingga program tersebut hanya membuang uang, waktu dan tenaga Anda saja.&lt;br /&gt;Mungkin Anda bertanya-tanya, apakah mungkin tulang masih dapat tumbuh jika sudah berumur diatas 30 tahun? Saya setuju dengan Anda, siapapun akan berpendapat termasuk para ahli ortopedi, bahwa tulang permanen akan mengalami pemberhentian tumbuh pada usia sekitar 18 tahun (tiap orang beragam), apapun program peninggi badan didunia ini tidak ada satupun yang dapat membuktikan dapat menumbuhkan kembali tulang layaknya pada masa pertumbuhan seperti pra-remaja.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Pada program ini saya membeberkan bahwa ada beberapa komponen tulang dalam tubuh yang masih dapat dikembangkan, atau lebih dikenal dengan tulang rawan. &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Perhatikan point yang ditunjuk adalah gambaran tulang rawan pada tulang punggung kita atau disebut Intervertebral Discs. Terdapat 33 lempengan tersebut pada tulang punggung yang berpotensi akan mengalami penebalan permanen melalui latihan dan diet khusus. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Bayangkan, dari setiap ruas cakram jika mengalami penebalan 3 mm (mili meter) saja, maka tulang punggung kita akan bertambah panjang 99 mm (9,9cm) hampir 10 cm!!Bayangkan jika Anda memakai sepatu bertumit setebal 10 cm, apakah Anda merasa jangkung?ya, belum terbilang penambahan massa Epifisis pada tungkai kaki.&lt;br /&gt;Dan Anda mungkin akan bertanya, apakah nantinya tubuh tidak terlihat ganjil hanya dengan pertumbuhan pada tulang punggung saja? tentu saja tidak. Karena pada dasarnya setiap orang memiliki persentase ketinggian yang berbeda antara tubuh dan kakinya. Ada yang 60% pada pinggul kebawah, dan 40% pada tubuh, ada pula yang 55% dan 45% dan sebagainya. Dengan demikian Anda tidak perlu khawatir dengan penambahan tinggi beberapa cm saja. Contoh lainnya jika Anda memakai sepatu ber-hak setinggi 7 cm. Apakah Anda akan terlihat lucu karena pertambahan tinggi pada kaki Anda saja?&lt;br /&gt;Apalagi yang Anda tunggu-tunggu, kini saatnya merubah penampilan Anda yang juga akan merubah hidup Anda. Bertambah percaya diri dapat memperbesar kesempatan Anda untuk berkarir. Berkarir? Ya, karena tidak menampik bahwa penampilan seseorang adalah salah satu pendukung untuk lebih mudah mencari pekerjaan.&lt;br /&gt;Anda pasti mengetahui bahwa banyak sekali instansi-instansi pemerintah maupun swasta yang memberlakukan tinggi badan sebagai persyaratan berkarir seperti Kepolisian, AKABRI, Penerbangan, Modeling, Perhotelan, Perawat, Kapal Pesiar, dan lain sebagainya.&lt;br /&gt;Belum lagi terbilang jika ada orang tinggi dan pendek dengan level skill yang sama, mereka melamar pekerjaan, manakah yang akan cenderung diterima? Secara fakta dimasyarakat, tentunya yang tinggi akan mendapat prioritas utama. Bukankah begitu? Dan tentunya menjadi sebuah hukum alam bahwa dengan tubuh yang lebih tinggi akan membuat nilai tambah bagi Anda untuk memikat lawan jenis.&lt;br /&gt;Hasil yang didapatkan setelah mengikuti Kursus Independen eLeMeN adalah:&lt;br /&gt;Kondisi tubuh menjadi lebih prima disebabkan Kursus Independen eLeMeN adalah sebuah panduan untuk olahraga yang sistematis dan benar, sehingga hasil yang diharapkan benar-benar dapat dipertahankan (permanen) serta membentuk tubuh yang sangat proporsional dan ideal (seimbangnya tinggi dan berat badan). Percaya atau tidak Kursus Independen eLeMeN hampir sama dengan melakukan olahraga bola basket dan berenang.&lt;br /&gt;Kondisi kesehatan bertambah baik, karena pada saat kita bergerak atau melakukan kegiatan, guncangan yang menyebabkan penggoresan pada sumsum tulang belakang dan syaraf tidak terjadi lagi dikarenakan ketebalan cakram-cakram tulang rawan (intervertebral) dan massa tulang rawan kaki (epiphyseal) semakin kuat dan menjadi bertambah.&lt;br /&gt;Bertambahnya percaya diri dan kemauan untuk maju tanpa hambatan sifat introvert dan penyakit negatif lainnya.&lt;br /&gt;Perlu diketahui, meskipun pertumbuhan kerangka manusia pada umumnya dikatakan berhenti setelah mencapai usia 18 sampai 25 tahun, tetapi asalkan usia orang tersebut belum mencapai usia 30 tahun, intervertebral dan epiphyseal masih dapat ditumbuhkan. Ini adalah kesempatan untuk menambah tinggi badan yang tidak banyak diketahui orang. Latihan dengan menggunakan eLeMeN, pola hidup yang teratur, pengaturan makanan, istirahat yang teratur dan lainnya dapat merangsang pertumbuhan intervertebral dan epiphyseal sehingga bertambah panjang.&lt;br /&gt;Cukuplah kiranya penjelasan dari Kami, hal ini menunjukkan bahwa Kursus Independen eLeMeN sangat masuk akal dan sangat-sangat rasional sekali, serta menyehatkan tubuh. Praktekkan seluruh instruksi dalam buku panduan Kursus Independen eLeMeN ini dengan sungguh-sungguh (disiplin kerja, waktu, keyakinan dan kemantapan jiwa, konsentrasi pikiran dan kemauan yang keras). Kursus Independen eLeMeN akan senantiasa menemani Anda dalam menambah tinggi badan dan selalu siap melayani Anda 24 jam di &lt;a href="http://tinggibadan.com/"&gt;http://tinggibadan.com/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Instruksi menambah tinggi badan&lt;br /&gt;1. Latihan dengan menggunakan eLeMeN selama 5 menit, 2 kali sehari, pagi dan sore hari.&lt;br /&gt;2. Setiap setelah menggunakan eLeMeN harap melakukan olahraga kaki 5 menit saja, pagi dan sore hari.&lt;br /&gt;3. Melakukan tendangan kebawah (tidak melawan gravitasi bumi) 100 kali setiap kaki kanan dan kiri sebelum dan sesudah tidur malam, lakukan dengan santai dan rileks, agar tidak membosankan.&lt;br /&gt;4. Lakukan pola hidup yang sehat : mengkonsumsi dan mengatur makanan dan minuman yang bergizi, vitamin yang cukup, olahraga dan tidur yang teratur.&lt;br /&gt;5. Usahakan tubuh dalam posisi tegak, baik pada saat berdiri, duduk dan berjalan, sehingga tulang belakang terbiasa dengan keadaan yang lurus.&lt;br /&gt;6. Pijatlah badan Anda secara menyeluruh satu bulan sekali untuk melancarkan peredaran darah, urat syaraf dan membuat badan lebih rileks dan sehat.&lt;br /&gt;7. Yakinkan diri. Saat melaksanakan instruksi-instruksi pada Kursus Independen eLeMeN ini, Anda hendaklah berpegang teguh pada satu keyakinan utama Anda dalam mencapai tujuan. Keyakinan tidak hanya Anda wujudkan dalam kenyataan bahwa Anda sedang berusaha untuk menambah tinggi badan, tetapi anggaplah seolah-olah Anda merasa telah mencapai pertambahan tinggi badan. Keyakinan ini masih tetap harus dipertahankan secara konsisten meskipun Anda telah memperoleh keberhasilan, karena motivasi ini adalah setengah dari pada jalan pencapaian kesuksesan tujuan Anda.&lt;br /&gt;8. Lakukanlah lagi instruksi-instruksi tersebut pada pagi, sore dan malam hari serta mengatur pola hidup, makanan dan minuman yang bergizi. Lakukan semuanya dengan teratur dan konsisten. &lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7655838855028235640-7159752850447146434?l=tinggibadandotcom.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://tinggibadandotcom.blogspot.com/feeds/7159752850447146434/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://tinggibadandotcom.blogspot.com/2008/12/elemen-alat-therapy-peninggi-badan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7655838855028235640/posts/default/7159752850447146434'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7655838855028235640/posts/default/7159752850447146434'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://tinggibadandotcom.blogspot.com/2008/12/elemen-alat-therapy-peninggi-badan.html' title=''/><author><name>Blognya tinggibadan.com</name><uri>http://www.blogger.com/profile/14939837788161814343</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='12' src='http://4.bp.blogspot.com/_bmFIDlRlkQs/SUPFUVXZlLI/AAAAAAAAAAw/SEF9Xaki58s/S220/logo+elemen2.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_bmFIDlRlkQs/SUO6Q_ayFMI/AAAAAAAAAAU/t1NhK7g1uiM/s72-c/tulang.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
